12 Musikus Bawakan Ulang Lagu Ikkubaru

Grup musik city pop asal Bandung, Ikkubaru, kembali menunjukan reputasinya di negeri sakura. Setelah sebelumnya sukses menggelar tour ke 3 kota (Nagoya, Osaka, Tokyo) Agustus silam dalam rangka memperkenalkan single anyar berjudul “Skyline”, kali ini band beranggotakan Muhammad Iqbal (Vocal, Keyboard, Guitar), Rizki Firdausahlan (Vocal, Guitar), Muhammad Fauzi Rahman, (Bass) dan Banon Gilang (Drum) tersebut mendapat apresiasi dari para track maker Jepang lewat album remix bertajuk “Breeze From Dancefloor -ikkubaru remixies-“.

Album berformat kompilasi ini datang dari 12 track maker berbeda dengan karakter masing-masing, mereka meramu ulang karya-karya terpilih ikkubaru hampir dari seluruh discography yang dimiliki—Amusement Park-LP dan Brighter-EP—mulai dari lagu Chasing Your Shadow, City Hunter, Slide Away, Highway, Ride, See The Skies, Blue Waltz, Seaside, Love Me Again, Brighter, Eve hingga Amusement Park.

Adapun ke 12 musikus yang terlibat dalam album ini adalah TREMORELA, 909state, Pasocom Music Club Remix, tanaka scat, Xi a.k.a.Musicarus, thamesbeat, Junya Tokuda, Yusuke Udon, Mitaka Sound, Loconyan, And Vice Versa dan ゆnovation. Album remix  “Breeze From Dancefloor -ikkubaru remixies-“ sendiri telah tersedia diseluruh layanan digital, mulai dari iTunes, Spotify dan lain sebagainya terhitung 6 Oktober 2017.

“Musik ikkubaru, telah mendapatkan reputasi yang sangat baik di Jepang. Saya yakin bahwa ini (album remix) akan menjadi hasil yang bagus untuk lagu-lagu tersebut setelah digabungkan dengan musik dansa terbaru oleh track maker Jepang. Selain itu, format remix akan menjadi pendekatan bagi mereka yang menyukai musik berbeda dari apa yang pernah didengarkan sebelumnya. Ini akan menjadi sarana untuk mendapatkan penggemar baru Ikkubaru,“ ujar Naoki Ikeda dari Hope You Smile Records.

Dikatakan Naoki Ikeda, ke 12 track maker yang terlibat sendiri menampilkan komposisi tanpa batas, maksudnya tidak ada campur tangan dari para personel ikkubaru secara langsung. Dalam project ini, ikkubaru hanya menyediakan sumber suara. Sedangkan menyoal proses kurasinya dilakukan secara tertutup di salah satu bar di Osaka bernama “Ohno-ya”.

“Album ini direncanakan bersama oleh tiga records label Jepang, yakni PlainSourRec, LazyArt, Hope you smile Records. Sedang proses kurasinya berangkat dari sebuah Bar DJ di Osaka yang bernama “Ohno-ya”. Ada banyak DJ dan track maker yang berkumpul. Remixer kali ini dipilih oleh orang-orang tersebut,” tandasnya.

Bermula dari sebuah bedroom project milik Muhammad Iqbal (vokalis/gitaris/keyboardist/penulis lagu), ikkubaru (イックバル) memulai karir bermusiknya di medio 2011 di Bandung, bersama gitaris/vokalis Rizki Firdausahlan, drummer Banon Gilang, dan bassist Fauzi Rahman. ikkubaru sendiri diambil dari nama “Iqbal” yang diterjemahkan ke bentuk Katakana.

Dengan influens dari solois Jepang seperti Tatsuro Yamashita dan Kadomatsu Toshiki serta band-band Inggris seperti Tears For Fears, Prefab Sprout, dan Pet Shop Boys, band ini meracik materi-materi easy listening penuh melodi catchy dengan lirik berbahasa Inggris dengan pendekatan musikal bernama City Pop.

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *