Album Review: Danilla – Telisik

cover

Satu rilisan album dari seorang penyanyi pendatang baru dari ibukota. Ialah Danilla yang pada rabu malam (26/3) lalu secara resmi melepas album perdananya yang berjudul “Telisik” bekerja sama dengan Orion Records dan Demajors di Cofeewar Kemang, Jakarta. Album yang sebelumnya pernah di rilis melalui iTunes pada tahun 2013 lalu, akhirnya kini kembali di rilis ulang dalam format fisik agar lebih mudah tersebar dan di kenal oleh masyarakat Indonesia khususnya.

Terdapat 13 lagu yang 9 lagu diantaranya di tulis dan di aransemen oleh Lafa Pratomo serta di bantu oleh beberapa musisi seperti Aldi Nada Permana (Piano), Christ Stanley (Piano), Jalu Rohanda (Bass), Galang Perdhana (Bass), dan Edward Manurung (Drum). Secara keseluruhan album Telisik ini menyajikan alunan musik balada bersuara vokal alto nan merdu dipercantik dengan lirik romantis, bijak, dan santun ala era tahun 50-60an.

Simak single perdana Buaian, sebuah lagu perihal asmara tentang sebuah ketertarikan antar lawan jenis berirama swing yang dinilai mampu membuat kita tersenyum simpul ketika mendengarkannya. Kemudian terdapat kesan Ballads pada lagu yang berjudul Ada Disana, Terpaut Oleh Waktu, dan lagu berbahasa Perancis Reste Avec  Moi  yang di tulis oleh Ika Ratih Poespa yang merupakan Ibunda dari Danilla.

Dilanjut dengan alunan Bossanova berbalut petikan keroncong pada lagu Senja Di Ambang Pilu dan Berdistraksi yang menceritakan tentang kegelisahan akan kerinduan pada seseorangyang di cinta. Juga lagu Wahai Kau yang terdengar sejuk ditelinga karena dinyanyikan duet bersama Lafa Pratomo dan mampu merepresentasikan tertang percakapan sepasang kekasih yang terpisahkan jarak.

Tata aransemen yang sedikit mengandung distorsi gitar namun tetap nyaman di telinga terdapat pada lagu Oh No! (Trembling Theory) yang menyinggung sedikit soal seks dan disambut dengan lagu yang ditulis sendiri oleh Danilla bernuansa haru tentang tragedi tragis pelecehan, kekerasan seksual, hingga pembunuhan pada lagu Junko Furuta. Lagu perpisahan berjudul Bilur Serta  cover lagu berdurasi 7 menit My Favorite Things yang mampu menutup kemasan cerita di album Telisik. Tidak ada kekecewaan bagi siapapun yang mendengar dan memiliki album Telisik ini yang patut di perhatikan dengan seksama.(Adhy)

 

 

 

(Visited 2,576 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment