Deadly Weapon – Disillusional Blurs

BHpjMwGCUAAyo33

Sebuah penantian yang panjang dari band grindcore berbahaya asal Yogyakarta Deadly Weapon yang akhirnya merilis full album mereka “Disillusional Blurs” pada awal bulan april kemarin. Walaupun setelah bongkar-pasang personil dan hanya menyisakan satu personil asli di departemen drum dan album ini mundur dari jadwal perilisan semula yaitu tahun 2012, akan tetapi rilisan full album perdana dari band yang digawangi oleh Jay (Vocal), Made (Gitar), Sandra (Bass), dan Aryo (Drum) ini perlu diperhitungkan oleh para penikmat musik cada khususnya genre grindcore. Album ini resmi di rilis oleh Label spesialis musik Cadas Rottrevore records.  Jika dinilai keseluruhan mulai dari artwork yang digarap oleh Yudha Matirasa sudah dapat merepresentaskan misi yang akan dilontarkan oleh grup ini. Selain itu album ini berisi 16 track ngebut dengan segi kualitas rekaman yang baik yang dapat menaikkan adrenalin para pendengarnya. Pada track 15 Juga terdapat kontribusi dari performer noise Yogyakarta To Die pada track  Rotting Away At The End Of It serta satu track cover version dari band swedish hardcore punk Refused  pada track New Noise.

Menurut pengamatan, rilisan ini dinilai cukup cerdas dikarenakan mereka tak hanya menyinggung unsur-unsur yang telah lazim dipakai padam musik cadas.  Bahkan unsur yang tak lazim pun mereka tumpahkan pada lirik mereka. Seperti yang terurai pada track M.K.D.S (Mati Kau Dikoyak Sepi) yang merupakan judul lagu yang diambil dari kalimat penggalan puisi karya Chairil Anwar, dan pada track Pejah Gesang sebagai pencerminan bahwa mereka tidak meninggalkan Bahasa Ibu dalam kehidupan mereka, karena lagu ini dilantunkan dengan baik dan menggunakan Bahasa Jawa.

Wajar saja jika dewasa ini Deadly Weapon sedang marak pentas di berbagai acara musik baik dalam skala kecil maupun besar, dari dalam kota maupun luar kota. Seperti contoh mereka pernah menjadi supporting act pada event tour Wormrot di Indonesia, dan mereka juga baru saja pentas di pagelaran musik cadas Obscene Extreme Asia bersama band sekaliber Rotten Sound, Unholy Grave, dan band-band lokal pendukung lainnya seperti Jasad, Extreme Decay dan lain sebagainya.

Tentunya Hasil Pencapaian dari kerja keras mereka yang baik tentu akan membuahkan hasil yang baik. “Disillusional Blurs” merupakan sebuah rilisan perdana yang mematikan yang diharapkan akan selalu membangkitkan semangat mereka dalam berkarya. Stay Grind and Deadly…

 

Text by:  Adhy

 

 

(Visited 508 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment