15th Economix Usung Tema “The Resurgence of Neo-Protectionism: A changing world”
Oct17

15th Economix Usung Tema “The Resurgence of Neo-Protectionism: A changing world”

Seminar International 15th Economix merupakan agenda pembuka dari rangkaian acara 15th Economix. Tahun ini, 15th Economix mengusung tema besar yaitu “The Resurgence of Neo-Protectionism: A changing world”, yang mendiskusikan tentang perubahan dunia menuju era neo-proteksionisme. Seminar Internasional 15th Economix terdiri dari tiga sesi – satu sesi keynote speaker dan dua sesi seminar. Di setiap sesi, 15th Economix akan mengundang pembicara yang kompeten dan terkemuka dari berbagai negara dan latar belakang untuk membahas isu-isu tentang The Resurgence of Neo-Protectionism.  Sesi keynote speaker akan mendiskusikan subtema “The Disruptive Revival of Neo-Protectionism on Global Trade Dynamics”. Pada sesi ini, peserta akan dijelaskan mengenai gambaran umum neo-proteksionisme, bagaimana hal itu akan mempengaruhi dinamika perdagangan global dan menguraikan kemungkinan dampak buruk dari neo-proteksionisme terhadap lingkungan global. Selanjutnya, Seminar International 15th Economix akan dilanjutkan ke sesi seminar pertama yang mengangkat subtema “Regional Perspective on the Challenges and Opportunities of Neo-Protectionism”. Pada sesi ini, peserta akan dijelaskan bagaimana neo-proteksionisme dapat mempengaruhi kawasan Asia Tenggara, peluang ekonomi dan hubungan dagang dengan regional lain, serta rekomendasi kebijakan untuk negara-negara Asia Tenggara dalam menghadapi era neo-proteksionisme. Seminar Internasional 15th Economix akan ditutup dengan sesi seminar kedua yang membahas subtema “Industrial Behavior in Response to the Threat of Neo-Protectionism”. Pada sesi terakhir ini, pembicara akan menguraikan dampak neo-proteksionisme terhadap industri manufaktur dan jasa. Seminar International 15th Economix akan diselenggarakan pada Senin, 13 November 2017 di Auditorium Soeria Atmadja, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok. Acara ini akan dimulai pukul 08.00 WIB. Tiket Seminar International 15th Economix dapat dibeli dengan harga Rp50.000 untuk early bird dan Rp75.000 untuk pembelian di tempat acara (on the spot). Tiket ini sudah mencakup seminar kit, makan siang, snack serta sertifikat. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website 15th Economix di www.economix-febui.com, atau akun twitter resmi 15th Economix:...

Read More
Tandai 30 Tahun Karier di Industri Musik, Greenday Rilis Album Greatest Hits
Oct17

Tandai 30 Tahun Karier di Industri Musik, Greenday Rilis Album Greatest Hits

Menandai 30 tahun karier mereka di industri musik, band yang digawangi oleh Billie Joe Armstrong ini mengumumkan sebuah album greatest hits. Album kompilasi pilihan bertajuk Greatest Hits: God’s Favorite Band tersebut direncanakan rilis pada 17 November mendatang. Tak tanggung-tanggung, trio asal East Bay, California, AS itu akan menyuguhkan repertoar sebanyak dua puluh track, berisikan lagu-lagu hits di awal karier mereka sampai muatan-muatan di album teranyar. Di album ini juga memuat tambahan dua lagu andalan terbaru, yakni “Back in the USA” dan “Ordinary World”, duet bersama solois country Miranda Lambert. Uniknya, nama ‘God’s Favorite Band’ sendiri didapati Green Day setelah muncul jadi bintang tamu di acara talkshow ternama The Late Show with Stephen Colbert pada bulan Maret lalu. Secara tak sengaja, sang pemandu acara, Stephen Colbert, memanggil Green Day ke atas panggung dengan sebutan ‘God’s Favorite Band’. Sebelumnya Green Day juga pernah menelurkan album greatest hits lainnya berjudul International Superhits! yang rilis pada tahun 2001 silam. Belum lama ini, Green Day juga melepas album studio ke-12 bertajuk Revolution...

Read More
Pijar Rilis Video Musik “Akhir Pekan”
Oct17

Pijar Rilis Video Musik “Akhir Pekan”

Empat tahun eksis di dunia musik Indonesia, kelompok post punk/new wave asal Medan, Sumatera Utara ini kembali melepas satu karya berupa video musik yang berjudul “Akhir Pekan”, dimana lagu ini diambil dari mini album kedua mereka ‘Ekstase’. Dikutip dari siaran pers, di  video musik ini Pijar ingin menyampaikan pesan ke semua orang bahwa  “Jangan pernah hiraukan apa yang telah terjadi, cukup berjalan ke depan.” Terbentuk di Sumatera Utara, band yang digawangi oleh Alfredo (vokal/gitar), Ican (gitar) dan Aul (drum) ini memutuskan mengadu nasib ke Jakarta sejak tahun 2015 yang lalu dengan harapan dapat melebarkan sayap lebih luas lagi. Untuk kamu yang memiliki band di daerah, berminat mengikuti jejak langkah Pijar untuk hijrah ke Ibukota? Share pendapatmu di kolom...

Read More
Januari Mendatang The XX Gelar Konser di Jakarta
Oct17

Januari Mendatang The XX Gelar Konser di Jakarta

Band dream pop elektronik asal Inggris, The XX, telah mengumumkan jadwal konsernya di Indonesia, tepatnya pada 23 Januari 2018 mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Konser bertajuk ‘I See You Concert Tour’ itu merupakan rangkaian konser promosi album ketiga mereka, ‘I See You’, yang baru dirilis pada Januari tahun ini. Tiket konser ini akan mulai dijual oleh promotor Ismaya Live pada 20 Oktober 2017 mendatang mulai jam 09.00 WIB. Setelah ke Jakarta, band yang beranggotakan Oliver Sim, Romy Madley Croft, dan Jamie xx ini akan singgah ke Kuala Lumpur, Hong Kong, Taipei, Manila, Osaka, dan Tokyo. Saat ini The xx terdiri dari OliverSim, Romy Madley Croft dan Jamie xx. Mereka mencuri perhatian lewat album debut xx yang dirilis pada 2009. Kesuksesan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan perilisan Coexist yang dilepas pada 2012. Dan sebelumnya di awal tahun ini, The xx telah melepas album studio ketiga, I See You  yang memuat singel On Hold, Say Something Loving, I Dare You, dan Dangerous....

Read More
Membangkitkan Gairah Perfilman Lokal dalam Sewon Screening #3
Oct16

Membangkitkan Gairah Perfilman Lokal dalam Sewon Screening #3

Eksebisi film pendek yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Film & Televisi, Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini sudah memasuki tahun ketiganya. Eksebisi yang bertujuan menjadi wadah apresiasi dan berbegi referensi film pendek bagi mahasiswa, komunitas maupun penggiat film pendek di Indonesia. Eksebisi yang diselenggarakan tahun ini mengusung tema yang sama dengan tahun lalu yaitu “Angin Segar”. Tema itu dipilih karen amelihat perkembangan karya film pendek pasti akan mengalami perubahan, baik dari segi teknis, estetika, maupun unsur-unsur lainnya. Terlebih bagi mahasiswa jurusan Film dan Televisi Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang dalam proses pembelajarannya mengembangkan kompetensi di bidang audio visual, salah satunya berupa karya film yang segmentasi dan wilayah eksplorasi terbatas. Sewon Screening #3 sendiri diselenggarakan pada 30 Oktober – 4 November 2017, bertempat di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Sewon Screening sendiri memiliki beberapa rangkaian berupa pra-acara; Layar Tancep yang diadakan di wilayah Sewon, Kelas Bunga Matahari atau kelas apresiasi kritik film dan acara utama yang berupa pemutaran film hasil kurasi, pemutaran film hasil kurasi, pemutaran film spesial, pemutaran film focus on, temu komunitas, dan diskusi alternatif Dengan adanya Sewon Screening diharapkan dunia perfilman dapat lebih baik lagi dan dikenal oleh masyarakat luas. Karena pada dasarnya dunia film bukan hanya milik production houseatau filmmakers semata, melainkan milik semua lapisan masyarakat yang meiliki ketertarikan dalam dunia perfilman....

Read More