Belanja Online 101: Strategi Cerdas Menemukan Diskon Saat Harbolnas
Dec11

Belanja Online 101: Strategi Cerdas Menemukan Diskon Saat Harbolnas

Kontributor: Indah Mustikasari Segala kegiatan yang dilakukan manusia harus dengan strategi, termasuk saat belanja online. Ibarat ujian nasional, Anda pun perlu strategi saat belanja online di Harbolnas 2017 ini. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce tertinggi di Asia Tenggara. Merujuk data dari penelitian yang digagas oleh TEMASEK dan Google, pertumbuhan e-commerce Indonesia meningkat seiring dengan tumbuhnya penggunaan internet. Pada tahun 2015, terdapat 18 juta orang pembeli online di Indonesia. Angka ini diprediksi tumbuh hingga 119 juta pembeli online pada tahun 2025 mendatang. Gegap gempita masyarakat Indonesia dalam berbelanja online ini membuat para pelaku e-commerce semakin sayang dengan pelanggan Berbagai macam program diskon, layanan berkualitas, promo gratis ongkir, dan lain-lain dilakukan semata-mata untuk memanjakan pada konsumen setianya. Selain itu, pelaku bisnis e-commerce Indonesia termasuk rutin mengadakan hari-hari istimewa dengan penuh promo dan diskon belanja. Sebut saja kampanye 11.11 November kemarin, kampanye Black Friday, hingga kampanye mendatang yang bisa dibilang puncak dari segala diskon-diskonan e-commerce. Hari tersebut dinamakan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang telah dicanangkan dari tahun 2012 lalu. Meski diskon bertebaran, bukan berarti konsumen lantas belanja sembarangan. Salah-salah, ingin untung malah menjadi buntung karena kalap melihat promo tanpa pikir panjang. Belanja tidak cerdas malah membuat kantong terkuras dan menyesal belakangan. Untuk menghindari hal tersebut, artikel ini akan menjelaskan secara komprehensif strategi dan persiapan apa saja yang harus Anda lakukan untuk menghadapi Harbolnas 2017. Persiapan Hari-H Harbolnas 2017 Ibarat menghadapi ujian atau lomba cerdas cermat, Anda harus mendapatkan “kisi-kisi” apa saja yang perlu dilakukan sebelum belanja online di tanggal 12 Desember nanti. Kisi-kisi belanja online tersebut akan memudahkan Anda saat bertransaksi di hari-H. Registrasi Newsletter Mungkin awalnya Anda akan berpikir “Tidak! Saya tidak mau ada spam di email saya!”. Padahal registrasi newsletter itu cukup penting dilakukan, karena biasanya para e-commerce suka memberi kejutan diskon yang mereka kirim hanya melalui e-mail. Biasanya Anda bisa menemukan kolom untuk mendaftar newsletter di bagian bawah laman utama e-commerce. Berlangganan newsletter sangatlah mudah. Umumnya terdapat kotak kecil di bawah halaman utama toko online di mana Anda bisa mendaftarkan alamat e-mail. Ketika Anda membuat akun di salah satu e-commerce pun secara otomatis Anda akan berlangganan newsletter yang akan dikirimkan ke kotak masuk e-mail Anda. Membuat Daftar Belanjaan Cara yang paling konvensional dan selalu ampuh untuk mengingatkan Anda apa saja barang yang dibutuhkan. Cara ini memang sudah lumrah dilakukan ketika belanja di pasar atau supermarket. Begitu juga ketika belanja online, lakukanlah daftar belanjaan yang Anda inginkan lengkap dengan brand, ukuran, dan juga harga normal. Supaya Anda benar-benar mendapatkan harga murah, pastikan Anda sudah mencatat harga normal dari barang tersebut. Sehingga Anda tidak terjebak mitos trik marketing “harganya dinaikin dulu sebelum didiskon” yang kerap dilakukan oleh retail...

Read More
Kemeriahan Konser Akhir Tahun JOOX Festival Hura Ceria 2017
Dec11

Kemeriahan Konser Akhir Tahun JOOX Festival Hura Ceria 2017

Meskipun Kota Bandung sempat diguyur hujan deras sejak siang, rupanya animo kaum muda dan pecinta musik tidak ikut surut sesudah hujan reda. Sesuai jadwal, tepat pukul 16.00, panggung “JOOX Live Festival Hura Ceria”, yang diadakan pada Sabtu, 9 Desember 2017 di Lapangan PPI Pussenif Bandung mulai diramaikan oleh penampilan mengesankan dari band-band independen lokal, mulai dari Collapse, Stars and Rabbit, Rendy Pandugo, Sarasvati, The SIGIT dan dipungkasi penampilan bergelora dari Seringai. Disambut dengan antusias oleh para penikmat musik, acara ini dipadati oleh 4792 pengunjung. Trisiska Putri Hapsari, Head of Marketing and PR Department JOOX Indonesia mengungkapkan apresiasinya atas dukungan pecinta musik yang hadir di Bandung. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih kepada kalangan muda dan para pecinta musik independen yang turut hadir memeriahkan JOOX Live Festival Hura Ceria 2017 di Bandung. Kehadiran mereka adalah bentuk dukungan kepada para musisi independen pada khususnya dan industri  music Indonesia pada umumnya,” ungkap Trisiska Putri. Bagi para musisi yang tampil, panggung JOOX Live Festival Hura Ceria 2017 merupakan salah satu ajang untuk mengobati kerinduan para pecinta musik di Bandung akan aksi panggung mereka. Hal ini diutarakan Sarasvati bahwa penampilannya di atas panggung JOOX Live kali ini adalah sebagai pembuktian bahwa mereka masih terus berkarya. “Sudah lama kami tidak tampil, keikutsertaan kami di konser akhir tahun JOOX sebagai salah satu pembuktian kalau kami sedang menyiapkan sesuatu yang baru di tahun 2018,”papar Risa Saraswati. Bagi Seringai yang tampil dengan penuh energi, kehadiran di atas panggung JOOX Live Festival Hura Ceria untuk menghibur para penikmat musik cadas di Bandung merupakan momen akhir tahun yang menyenangkan. “Acara ini perlu diapresiasi karena melibatkan banyak aktivitas seru bagi para pengunjung dancrowd yang hadir juga seru,” tutur Arian, sang vokalis. Sementara Rendy Pandugo merasa sangat tersanjung bisa berada dalam satu panggung bersama para musisi independen terbaik di Indonesia. “Sangat menyenangkan bisa menghibur teman-teman di Bandung bersama para musisi indie kenamaan tanah air. Semoga acara seperti ini bisa selalu didukung JOOX Indonesia,” ungkap solois asal Kota Medan yang juga tampil maksimal ini. Konser yang dimulai pada pukul 16.00 WIB tersebut dibuka dengan penampilan menarik dari Collapse, salah satu band local bergenre indie rock, lalu dilanjutkan dengan alunan musik folk yang manis khas Stars & Rabbit. Lalu dilanjutkan dengan aksi panggung Rendy Pandugo yang mengajak para pengunjung untuk bernyanyi bersama dengan lagu-lagu andalannya dari album ‘The Journey’. Sementara Sarasvati hadir membawakan 9 lagu dengan memukau, di antaranya adalah ‘Bilur’ dan ‘Perjalanan (Kereta Malam)’, sebuah lagu lawas yang dinyanyikan kembali dengan mengesankan oleh Sarasvati. Tentu saja, babak pamuncak dari konser malam itu adalah penampilan dua band yang juga berasal dari kota kembang ini, yaitu The SIGIT dan Seringai. Para pengunjung yang sudah memadati Lapangan PPI Pussenif Bandung turut bernyanyi ketika penampilan enerjik, interaktif dan hangat dari The SIGIT. Kemeriahan konser kemudian...

Read More
Festival Film Dokumenter 2017 ‘Post-Truth’ Resmi Digelar
Dec11

Festival Film Dokumenter 2017 ‘Post-Truth’ Resmi Digelar

Mengusung Post-Truth sebagai tema utama festival melalui program Perspektif. Gelaran Festival Film Dokumenter (FFD) 2017 resmi digelar pada Sabtu, 9 Desember 2017 di Societet, Taman Budaya Yogyakarta. Rangkaian acara yang akan digelar pada 9 – 15 Desember 2017 mendatang ini mencoba untuk menawarkan pertanyaan akan kebenaran melalui film-film dokumenter yang disajikan pada program pemutarannya. Dibuka oleh film The Village’s Bid For UFO (Takuro Kotaka, 2017) dengan narasi atas apa yang terjadi di Suzu, sebuah desa kecil di Jepang, di mana banyak UFO (Unindentified Flying Object) tak terhitung jumlahnya melintasi langit dan mayoritas penduduk yang percaya bahwa UFO dan manusia bisa hidup berdampingan dengan harmonis. Post-Truth diangkat sebagai tema festival untuk merespon kebenaran di masa ini, ketika kebenaran bukan lagi tentang apa yang terjadi di lapangan, melainkan segala yang sesuai dengan persepsi masing-masing personal. Tahun ini, FFD digelar di tiga tempat: Taman Budaya Yogyakarta, IFI-LIP Yogyakarta, dan Langgeng Art Foundation dan dibagi ke dalam empat agenda utama, yakni: Kompetisi, Pemutaran Utama, Parsial, dan Lokakarya Film Kritik. Pada program Kompetisi, FFD menerima 43 film kategori Dokumenter Panjang Internasional, 85 film kategori Dokumenter Pendek, dan 24 film kategori Dokumenter Pelajar. Juri yang terlibat dalam kompetisi Dokumenter Panjang tahun ini antara lain: Ronny Agustinus (Pendiri Ruangrupa, pengelola Marjin Kiri), Anna Har (Produser dan Direktur Freedom Film Festival), serta Sandeep Ray (Sutradara film “Royal Bengal Rahasya” asal India). Dari Dokumenter Pendek melibatkan tiga orang juri, yaitu: Antariksa (Pendiri KUNCI Cultural Studies), Thomas Barker (Asisten Professor Film dan Televisi University of Nottingham Malaysian Campus), dan Vivian Idris (Aktris dan Produser). Sedangkan, Dokumenter Pelajar dengan juri: Irfan R. Darajat (Peneliti LARAS), Jason Iskandar (Sutradara film “Seserahan”), dan Steve Pillar Setiabudi (Sutradara film dokumenter “Tarung”). Agenda pemutaran dibagi ke dalam lima program dengan total 78 film dari 17 negara, yaitu: Perspektif, Spektrum, Dear Memory, program spesial: 5 Pulau / 5 Desa, dan Parsial. Perspektif merupakan program utama non-kompetisi yang mengacu pada tema festival. Spektrum hadir sebagai suguhan FFD atas keragaman film-film dokumenter di dunia yang pada tahun ini mengambil Retrospektif dari karya Mark Rappaport. Sebuah usaha FFD untuk membangun keterlibatan penonton dalam proses menelaah, dan merenungkan baik wacana, kesadaran menerima impresi serta narasi yang dari film Rappaport yang berisi potong-potongan film populer. Dear Memory mencoba melihat bagaimana memori direpresentasikan lewat penceritaan visual, teks, dan audio dalam film dokumenter. Program ini dibagi ke dalam dua perspektif yang berbeda, yakni: Dear Memory: Kebersituasian, dan Dear Memory: Kepingan Masa Lampau. Doc Music, melalui tajuk Discover: Dokumenter Musik dan Komunitas mencoba menjadikan film dokumenter sebagai medium untuk kembali membicarakan musik melalui film-film pilihan seperti: Ruang Rupa Radio of Rock Tour Serial 2 (Henry Foundation, 2017), Metal in Egypt (Luca Tommasini &...

Read More
Berikut Daftar Lengkap Pemuncak Streaming Spotify Indonesia 2017
Dec08

Berikut Daftar Lengkap Pemuncak Streaming Spotify Indonesia 2017

Bulan Desember, tak terasa kita sudah sampai di penghujung tahun 2017. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, di tahun ini industri musik pun semakin familiar dan terbiasa dengan kehadiran music streaming app yang kian merajai, bahkan kini sudah menjadi candu. Spotify, salah satu music streaming app yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia, baru saja merilis rekap music streaming selama tahun 2017 ini. Dan sesuai perkiraan banyak orang, tahun 2017 ini memang milik Ed Sheeran. Single “Shape of You” yang dirilis pada 6 Januari 2017 lalu, menjadi lagu yang paling banyak diputar di Spotify di seluruh dunia, tepatnya ada sebanyak 45 juta pendenger setiap bulannya. Tidak hanya “Shape Of You”, albumnya berjudul “÷ (Divide)” juga menjadi album yang paling sering diputar di seluruh dunia, yaitu lebih dari 1,4 juta kali. Tahun 2017 juga menjadi penanda kebangkitan musik Latin di kancah internasional, berkat dua lagu yang saking populernya, bahkan bisa dinyanyikan oleh anak balita di Indonesia, yaitu “Despacito” dan “Mi Gente”. Lagu “Despacito – Remix” yang dibawakan oleh Luis Fonsi, Daddy Yankee ft. Justin Bieber kemudian dinobatkan sebagai Song Of The Summer dari Spotify. Genre K-Pop pun mengalami pertumbuhan yang signifikan secara global. Jumlah pemutaran lagu K-Pop mengalami pertumbuhan sebesar 63% dari tahun ke tahun. And guess what? Indonesia adalah negara di urutan ke-3 yang paling banyak memutar lagu K-Pop di Spotify. Daebak! Bagaimana dengan Spotify di Indonesia? Seperti tren dunia, Ed Sheeran juga menjuarai daftar artis yang paling banyak diputar di Spotify Indonesia. Tapi meskipun musik-musik internasional banyak mendominasi, popularitas musisi Indonesia juga ternyata tidak kalah bersinar di negara sendiri. Raisa berhasil mengalahkan Taylor Swift, dengan menjadi artis wanita yang lagunya paling banyak diputar di Indonesia. Sedangkan Tulus berhasil masuk ke dalam daftar 5 artis pria yang lagunya paling banyak diputar di Indonesia. Proud! Nah untuk lebih lengkapnya, berikut daftar jawara-jawara streaming di Spotify Indonesia Tahun 2017! Most Streamed Artists Ed Sheeran The Chainsmokers Coldplay BTS Bruno Mars Most Streamed Female Artist Raisa Taylor Swift Dua Lipa Selena Gomez Ariana Grande Most Streamed Male Artist Ed Sheeran Bruno Mars Martin Garrix Charlie Puth Tulus Most Streamed Tracks Shape of You – Ed Sheeran Something Just Like This – The Chainsmokers Despacito – Remix – Luis Fonsi, Daddy Yankee ft. Justin Bieber That’s What I Like – Bruno Mars Attention – Charlie Puth Most Streamed Albums ÷ (Divide) – Ed Sheeran 24K Magic – Bruno Mars Dunia Batas – Payung Teduh Illuminate – Shawn Mendes Lelaku – FOURTWNTY...

Read More
Tidak Lama Lagi Disney Akan Akuisisi Fox
Dec08

Tidak Lama Lagi Disney Akan Akuisisi Fox

Sumber: Cinemags Sepertinya proses merger antara Disney dan Fox mungkin akan benar-benar terjadi. Awal bulan November lalu, sebuah rumor (yang kemudian terbukti kebenarannya) mengenai keinginan The Walt Disney Company (Disney) untuk membeli sebagian besar asset 20th Century Fox seperti Fox Television dan 20th Century Fox movie studio serta FX Networks, National Geographic, Star dan Sky. Sebuah laporan terbaru dari CNBC mengatakan bahwa kedua belah pihak telah melanjutkan kembali perundingan-nya. Dan menurut outlet berita ini kedua belah pihak sudah hampir mencapai kesepakatan serta sudah mendekati nilai transaksi yang diperkirakan dapat mencapai $60 miliyar. Sepertinya mingu depan mereka sudah dapat mencapai kesepakatan dan mengumukkan hasilnya ke publik. Namun menurut rumor yang beredar, Fox News, jaringan penyiaran Fox, media lokal dan media olah raga Fox tidak termasuk dalam perundingan tersebut dan tetap dalam naungan kerajaan bisnis Fox. Disney yang sudah memiliki ABC serta ESPN tidak ingin mengakuisisi media olah raga Fox karena akan dituduh melakukan praktek monopoli. Apa saja yang apat diharapkan oleh para penggemar jika Disney dapat merealisasikan mega merger ini? Sudah pasti franchise X-Men dan Fantastic Four dapat “pulang” kembali ke Marvel Studios. Disney dipastikan akan mendapatkan berbagai franchise kelas berat seperti Alien, Predator, Planet of the Apes, Kingsman, Die Hard dan Avatar. Dan kepemilikan film Star Wars: A New Hope sudah pasti akan dikemlaikan kepada Lucasfilm. Jika akuisis ini benar-benar terjadi maka hal ini juga akan menjadi sebuah keuntungan besar bagi bisnis siaran streaming baru dari Disney. Penambahan konten-konten yang didapatkan dari Fox akan menambah besar daya...

Read More