Vokalis The Cranberries, Dolores O’Riordan Meninggal Dunia
Jan16

Vokalis The Cranberries, Dolores O’Riordan Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari London, Inggris.  Dolores O’Riordan  yang dikenal juga sebagai vokalis dari band The Cranberries dikabarkan telah meninggal dunia di London pada hari ini, Selasa (16/1). Dolores meninggal dunia di usia yang ke 46 tahun. “Dolores sedang berada di London untuk sesi rekaman singkat,” ujar publisis. Pihak Cranberries belum bisa memberikan detil apapun hingga berita ini diterbitkan. The Cranberries sempat menjadi idola anak muda era 90an berkat tembang hitsnya seperti “Linger” dan...

Read More
Ketahui 6 Tips Sebelum Menjadi Seller di Marketplace
Jan15

Ketahui 6 Tips Sebelum Menjadi Seller di Marketplace

Hadirnya e-commerce C2C secara tidak langsung membuat banyak netizen bergerak untuk menjadi seller. Bagi Kamu yang masih awam dengan dunia “per-seller-an”, panduan ini mungkin cocok buat Kamu. Kamu pasti sudah sering mendengar beberapa nama e-commerce terkemuka di Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, ataupun Lazada. Ya, daftar e-commerce tersebut dinamakan sebagai e-commerce C2C (Costumer to Costumer). Situs C2C memungkinkan siapa saja untuk melakukan aktivitas transaksi bisnis, baik itu menjadi penjual maupun pembeli. Selama beberapa tahun ke belakang, kehadiran toko online atau biasa disebut olshop semakin menjamur di Indonesia. Biasanya olshop ini berada di platform media sosial seperti Instagram atau Facebook. Kemunculan e-commerce C2C seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee turut meramaikan platform di mana semua orang bisa menjadi seller. Kemudahan menjadi seller inilah lantas membuat orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneurship tergerak untuk membuka bisnisnya sendiri. Perkembangan teknologi nyata memberikan kemudahan orang untuk membuka “lapak” secara daring tanpa modal besar. Meskipun mudah, bukan berarti jauh dari tantangan. Justru kemudahan ini melahirkan tantangan baru, yakni menjamurnya para pebisnis online yang berlomba-lomba untuk menarik konsumen. Apalagi jika yang dijual adalah barang yang sama dengan kualitas yang sama. Harga memang bisa bersaing, namun cara apalagi yang bisa membuat toko online Kamu terlihat menonjol diantara yang lain? Jika Kamu tertarik untuk menjadi seller dari salah satu e-commerce tersebut, jangan minder dulu dengan para seller “sepuh” yang sudah lama berjualan di sana. Berikut ini kami paparkan beberapa panduan bagi seller newbie. Buat Profil Seller yang Menarik Salah satu kunci untuk membuat profil seller Kamu memberikan kesan profesional dan terpercaya adalah dengan memberikan konten yang menarik. Tentu Kamu akan lebih percaya dengan penjual yang memberikan kontak lengkap dan detail toko yang dia miliki, bukan? Mari kita lihat contoh toko yang ada di Shopee di bawah ini. Kamu bisa mencontoh dari profil toko VD Footwear ini. Usahakan untuk memberikan informasi selengkap mungkin terhadap toko yang Kamu miliki. Seperti lokasi, kontak owner, alamat, dan lain-lain. Selain itu buatlah nama toko yang menarik beserta logo yang mudah diingat. Logo toko tidak perlu yang ribet-ribet kok, yang penting jelas dan mudah dikenali. Foto Produk yang Menjanjikan Namanya juga jualan, Kamu harus memastikan produk Kamu dipresentasikan dengan baik dalam bentuk visual. Pastikan Kamu mengambil foto produk Kamu sendiri dengan lighting yang baik sehingga detail foto terlihat jelas. Mengambil foto produk dari berbagai angle juga memiliki nilai plus. Hindari mengambil foto produk dari website resmi atau kepunyaan orang lain. Kamu tidak perlu mengeluarkan modal banyak untuk membeli kamera dan lensa mahal untuk mendapatkan foto-foto seperti ini. Awal-awal, Kamu bisa menyewa kamera dari teman atau tetangga terlebih dahulu sebagai modal awal foto Kamu. Smartphone terkini pun juga sudah ditunjang kamera dengan bokeh yang mantap. Deskripsi...

Read More
Homeshake Siap Menghibur Penggemar Indonesia pada Jumat Ini
Jan15

Homeshake Siap Menghibur Penggemar Indonesia pada Jumat Ini

Seperti telah diumumkan dan digembar-gemborkan lewat media sosial, Homeshake akan menggelar konser di Rossi Musik Fatmawati, Jakarta pada Jumat (19/1) mendatang; dipersembahkan oleh kemitraan antara Studiorama dan Noisewhore. Homeshake adalah proyek musik lo-fi/indie pop kepunyaan Peter Sagar yang berbasis di Montreal, Kanada. Sagar sempat dikenal sebagai gitaris panggung Mac DeMarco namun memutuskan keluar pada 2014 demi fokus menjalani proyek musik yang terpengaruh ragam musik R&B dan smooth soul ini. Pada tahun yang sama dengan keluarnya Sagar sebagai gitaris DeMarco, Homeshake merilis album perdana yang diberi tajuk In the Shower; kemudian menyusul Midnight Snack pada 2015, dan Fresh Air pada 2017. Ketiga album penuh Homeshake menuai respons positif baik dari penggemar maupun pengamat musik. Soal album terbaru Homeshake, Pitchfork menyebutkan bahwa album tersebut “menggabungkan yacht rock dan R&B untuk mendapatkan nuansa synth-pop yang belel.” Exclaim! memuji: “Album yang dimainkan sebagai latar ketika Anda menyalakan lilin, menunggu kedatangan sang kekasih ke rumah.” Sementara Clash menyatakan bahwa Fresh Air adalah album Homeshake yang “paling percaya diri, jenaka, dan lengkap sejauh ini.” Homeshake menambah daftar konser yang diadakan secara kolaboratif oleh Studiorama dan Noisewhore. Sebelumnya mereka—bersama Six Thirty Recordings yang kali ini tidak turut serta—telah lebih dulu mendatangkan Fazerdaze dan A Place to Bury Strangers yang mendulang sukses, baik secara penjualan maupun ulasan. “Mendatangkan Homeshake sejalan dengan misi kami untuk memberikan sajian yang bersifat alternatif, memanggungkan band-band potensial dari seluruh dunia dan menyajikannya ke sub-kultur tanah air,” ungkap Studiorama. Noisewhore menyambung, “Homeshake adalah salah satu band favorit kami belakangan ini, sehingga menggelar konser mereka di Jakarta bisa dibilang sebagai passion project.” Kedatangan Sagar dan bandnya ke Jakarta termasuk dalam rangkaian tur Homeshake Asia 2018. Sebelum tiba di tanah air, mereka lebih dulu beraksi di Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan Taiwan. Harga tiket konser perdana Homeshake di Indonesia ini dipatok Rp 288 ribu dan bisa dibeli melalui...

Read More
Rayakan Kebisingan di Jogja Noise Bombing Fest 2018
Jan15

Rayakan Kebisingan di Jogja Noise Bombing Fest 2018

Jogja Noise Bombing sebagai sebuah kolektif terbuka untuk para musisi dan penikmat musik Eksperimental Noise yang berbasis di Jogja akan kembali membuat “keributan” di 2018. Musik Noise yang bagi sebagian orang tidak bisa dinikmati ini akan dirayakan bersama-sama dalam sebuah festival yang tidak hanya dihadiri oleh para penikmat lokal tapi juga dari luar Indonesia. Jogja Noise Bombing Festival yang saat ini menjadi salah satu tolak ukur perkembangan Noise di Indonesia ini juga berfungsi sebagai tempat berkumpulnya para penggemar Noise di Asia Tenggara. Tidak hanya bergaung di Asia Tenggara, geliat festival ini telah sampai ke benua lain di Eropa, Australia sampai Amerika dimana hal ini bisa dilihat dari banyaknya minat baik dari segi performer maupun penonton yang berdatangan ke event ini. Bila tahun 2017 lalu keriaan ini disuguhkan oleh 17 aksi Noise dari berbagai negara, tahun ini jumlah performer naik cukup drastis sehingga diputuskan untuk menyelenggarakan festival selama 2 hari. Tercatat sebanyak 28 musisi Eksperimental Noise dari 11 negara yang akan ikut berpartisipasi di gelaran 2018, diantaranya: J3M5 (USA) VX Bliss (USA) ASU (USA) Kiran Arora (USA) Garage Olimpo (Italy) Insultor (Germany) NuR (Switzerland) Tzii (Belgium) Pararel Asteroid (Austria) Mampos (Malaysia) Musica Htet (Myanmar) S.I.N (Singapore) Schizophrenic Wonderland (Singapore) Lush Death (Philippines) Jeritan (Samarinda) Theonugraha (Samarinda) Sarana (Samarinda) SoonCrazy (Denpasar) Wahn (Solo) Anggarayesta (Bandung) Tesla Manaf (Bandung) Malang Sub Noise (Malang) Dea Karina Mad Dharma Mahamboro Dissonant Giga Destroyer Coffee Faith Festival yang akan digelar hari Sabtu dan Minggu, 20 – 21 Januari 2018 di Barcode Kitchen and Bar, Jl. R.W. Monginsidi No.23, Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta ini dimulai pukul 17.00 WIB sampai 22.00 WIB (untuk hari Sabtu) dan 17.00 – 24.00 WIB (untuk hari Minggu). Cek akun Instagram @jogjanoiseclub untuk mengetahui run down performer dan info lebih...

Read More
Jogja Audio Con 2018, Konferensi Instrument dan Pro Audio pertama di Yogyakarta
Jan15

Jogja Audio Con 2018, Konferensi Instrument dan Pro Audio pertama di Yogyakarta

    Jogja Audio Con 2018 adalah acara Konferensi Instrument dan Pro Audio pertama di Yogyakarta, yang nantinya akan  berlangsung rutin setiap tahun. Dalam gelaran ini juga akan menjadi ajang berkumpulnya semua pembuat, brand, dan audio services dalam satu wadah, dan membawa semua konsep, prototipe, dan flagship product mereka di depan pencinta audio, profesional audio, dan musisi. Jogja Audio Con 2018 akan diselenggarakan pada tanggal 17-22 Januari 2018 di Atrium Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Dengan mengusung tema Polyphonic Universe, Jogja Audio Con 2018 akan  membuat benchmark tentang apa itu teknologi-teknologi masa depan yang akan membawa dampak untuk kehidupan masyarakat audio seperti perusahaan start up audio dan instrument yang dapat kita lihat dari berbagai aspek, mulai dari produk ke jasa, mulai dari perusahaan lokal, hingga perusahaan besar, dan ini baru permulaan. Terdapat beberapa agenda besar dalam gelaran ini, diantaranya adalah Market yang akan diisi 15 stand baik dari produk lokal serta main distributor/dealer brand internasional. Semua di kurasi sesuai kategori dan tema tahun ini yaitu Polyphonic Universe. Convention akan diisi workshop, clinic dan talkshow, melibatkan profesional dan expert di bidangnya. Talkshow dengan instrument builder dan craft brand lokal seperti ukulele, drum, guitar, bass, synthesizer hingga pedal dan soundsystem. Ada juga agenda ngobrol-ngobrol dengan tema management band, recording, electronic music production, hingga instrument tradisional.    ...

Read More