_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/05/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/ehr_men_060417liam/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee

Band Tuan Rumah Mengokupasi Panggung Pennyland Music Fest Hari Kedua

Reporter: Hanifa Miryami

Pennyland,  festival musik dua harian yang diselenggarakan di Bioskop Kelud, Malang, memasuki hari kedua pada tanggal 4 Maret 2017 yang lalu. Pintu dibuka mulai jam 12 siang dengan tenant pameran dan jajanan yang telah siap menyambut para pengunjung. Acara utama yaitu penampilan dari band-band di panggung Soundsation dimulai pada pukul 13.00 dengan MUCH yang menjadi pembuka line up hari tersebut. Membawakan single teranyar mereka yang berjudul “Uneven” serta lagu-lagu pada EP mereka “Closest Things I Can Relate To” (2015) seperti “Carried Away” dan “Season Changed, Everybody’s Leaving”, Aulia Anggia CS berhasil mencuri perhatian para pengunjung dan para penikmat musik yang telah menanti penampilan mereka.

Young Savages mengambil alih panggung diurutan selanjutnya. Walaupun Malang saat itu diguyur hujan yang cukup deras, barisan penonton tetap bertahan untuk menyaksikan band Indie Rock yang diusung oleh vokalis nan flamboyan, Adin Pramudita, ini. “Highway High” dibawakan dengan enerjik oleh Adin dan kawan-kawan. Lagu tersebut menjadi juru kunci untuk album baru mereka yang direncanakan rilis dalam waktu dekat. Selain itu “2000s Kid” dan lagu andalan saat debut mereka dulu yaitu “Night Fall” turut diperdengarkan.

Ada Humi Dumi dari Surabaya yang juga siap menemani kesenduan pula kesegaran sehabis hujan di Kota Malang. Unit yang memproklamirkan Innocence Indie Pop Music sebagai genre mereka ini membawakan list yang reguler mereka bawakan seperti “Sleep”.

Acara dilanjutkan dengan ‘Layar Tancep’ yang menayangkan film lawas hasil tembakan proyektor.  Fun activities ini bertujuan menghidupkan dan mengingatkan kembali fungsi utama Bioskop Kelud yang sempat hits di era 80an. Film “Depan Bisa, Belakang Bisa” dari Warkop DKI dipilih untuk menambah keseruan malam itu, sensasi menonton film di ruang terbuka berhasil menangkap perhatian kaum muda Malang yang hadir saat itu.

Sejam penuh dilewatkan dengan nostalgia menonton film melalui proyektor lawas, stage utama siap melanjutkan line up band malam itu. Ratusan pengunjung memadati area tonton dan telah menanti aksi dari Beeswax, band 90s Emo yang tengah mempersiapkan album baru mereka yang ketiga. Nomor kuncian seperti “Start The Line, Break It All”, “Stuck” dan “Bleed” berhasil menciptakan koor penonton di tengah gerimis tipis malam itu. “Autumn” yang diumumkan akan ada di track album baru mereka,  dibawakan untuk pertama kalinya di Pennyland Festival. “Fix” dari album pertama Beeswax, menjadi penutup suguhan Bagas Yudhiswa cs.

Sambadha dari Coldiac dengan visual panggung serba kuning khas mereka, menyapa para penonton yang tidak beranjak sehabis Beeswax sebelumnya. Membawakan lagu-lagu dari album perdana mereka “Heartbreaker” seperti “That Was You”, “Upside Down” dan “Heartbreaker” itu sendiri.  Seperti tulisan pada jaket jeans yang dikenakan sang vokalis pada malam itu, Coldiac memperkenalkan unreleased track yang berjudul “Wreck This Journal” kepada khalayak. Ada pula penampilan spesial dari Steffani BPM membawakan track yang juga dinyanyikannya di album Heartbreaker berjudul “No One”

Menjadi penutup malam itu, adalah Elephant Kind membawakan deretan lagu pamungkas mereka seperti “Love Ain’t For Rookies”, “Scenario III”, dan “What If”. Sajian pop yang dibawakan oleh band yang asal muasal terbentuknya adalah dari tugas akhir salah satu personilnya ini berhasil menghentak Malang di kedatangan mereka yang pertama kalinya. Bam Mastro dan kawan-kawan terlihat sangat antusias, seantusias para penggemar Elephant Kind di Malang yang telah menunggu mereka seharian. Atau malah telah menunggu penampilan mereka berhari-hari sebelumnya?

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *