Barasuara Dalam Konser Taifun

foto oleh koestomo (1)

Suasana konser “Taifun”/Foto: Koestomo

Barasuara baru saja menggelar peresmian album pertamanya yang dituangkan lewat konser tunggal perdana dengan tajuk “Konser Taifun pada 22 Oktober 2015 di bilangan Fatmawati tepatnya Rossi Musik. Sebelum acara dimulai yang dijadwalkan pukul 21.00 WIB, sesi penukaran tiket sudah dibuka sejak 15.00 WIB dan booth merchandise yang mulai beroperasi tiga jam setelahnya. Booth tersebut memuat beberapa diantaranya kaos resmi Barasuara, CD, poster, totebag dan stiker yang kesemuanya berkisar diantara Rp. 15.000 – Rp. 150.000. Dari beranda tempat berlangsungnya pun sudah cukup mengular antrian penonton yang sedang menunggu giliran masuk ke gedung setelah mereka menukarkan cetakan tiket lewat surel dengan tiket aslinya yang di-bundle dengan CD lewat sesi pre order pada 9 Oktober sebelumnya yang ludes terjual pula dalam hitungan kurang dari satu hari, sebuah antusias yang mengundang decak kagum bagi grup musik yang memulai debut performanya pada 8 Juni 2014 di Tokove, Jakarta Selatan ini. Iga (vokalis) sempat memberitahu bahwa kenapa kuota tiket ini dibatasi untuk 300 lembar agar mencegah terjadinya desak-desakan mengingat tempat terselenggaranya acara yang tidak terlalu lapang. Para penonton baru diperbolehkan memasuki area pukul 8 malam, molor 2 jam dari yang dijanjikan sebelumnya yaitu pukul 6 sore. Tapi bisa dilihat pula keseriusan penyelanggara acara dalam melibatkan banyak panitia serta penyediaan jasa ambulan di konser Taifun ini.

Jam sudah menunjukan pukul 9 malam dan pintu menuju panggung utama pun dibuka yang disertai sedikit desak-desakan karena antusias para penonton yang ingin mendapatkan spot terbaik saat menonton Barasuara tampil. Benar saja, mereka melahap habis keseluruhan sembilan lagu untuk dieksekusi. Menembangkan “ Tarintihsebagai mukadimah, audiens pun dibuat bersorak kagum dengan lanjutan tembang Mengunci Ingatan. Momen emosional pun tertangkap saat reffrain “Hagia(yang dikutip dari ayat Matius 6:12 Alkitab), Iga Massardi menitikkan air mata dengan raut haru sehingga beberapa kali audiens yang berada di bibir panggung meneriakkan namanya. Di tembang ini pula, Barasuara turut mengundang beberapa kolaborator untuk memainkan pelbagai jenis perkusi. Setelahnya, Iga menginstruksikan kepada audiens untuk bersama-sama memutar lagu  Angin atau  Hujan  yang sebelumnya diunggah lewat laman Soundcloud resmi Barasuara sebagai intro “Taifun. Di tembang ini pula, Gerald Hiras yang akrab disapa Gesit (bass) menukar sementara instrumennya dengan gitar akustik klasik pun Puti Chitara yang memainkan bass milik Gesit. Momen kolaborasi yang terjadi di Artwarding Night lalu terulang lagi di nomor “ Sendu Melagu dimana Cholil (Efek Rumah Kaca & Pandai Besi) turut menyuarakan serta menghidupi bait-baitnya dan seperti biasa improvisasi ketukan Marco (drum) yang sedikit beda namun bertaji terjadi lewat nomor ini. Iga, Tj, Gesit, Puti & Asteriska pun terbawa atmosfir saat sesi instrumen Menunggang Badai yang beat up dengan lepas berjoget ria dimana diramaikan pula oleh para kolaborator pemain saksofon dan terompet. Bahas Bahasa yang merupakan single perdana dimana video lirik resminya belum lama diunggah lewat kanal youtube pun, melanjutkan hegemoni konser Taifun tersebut dimana riuh koor tepuk tangan pun bersambut padu. Tak mau kalah seru, para audiens membuka koor  Api & Lentera   dengan kompak nan apik sampai tiba pada pengujung setlist yang diamini lewat Nyala Suara.

Momen spesial pun diantaranya terjadi seperti para fotografer panggung resmi menjepret beruntun ke arah audiens. Terjadi juga momen crowd surfing yang dilakukan Gesit dan Iga di sela lagu melantun. Selepas konser, tak sedikit audiens yang memanfaatkan kesempatan untuk mengabadikan momen lewat foto bersama & meminta rilisan fisik yang sudah dibeli untuk dilegalisir oleh masing-masing personilnya. Raut lelah namun emosional ceria terpancar dari para audiens sehingga membekas dan menjadi cerita tersendiri bagi pengalaman konser musiknya.

Setlist Konser Taifun:

Tarintih

Mengunci Ingatan

Hagia

Taifun

Sendu Melagu

Menunggang Badai

Bahas Bahasa

Api & Lentera

Nyala Suara

(Visited 543 times, 1 visits today)

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment