Benda Yang Wajib Dibawa Ke 5 Destinasi Alam di Malang‏

1 sempu

Malang dewasa ini banyak sekali menarik perhatian khalayak. Selain karena kegiatan travelling yang tengah diminati orang-orang, tapi juga karena Malang menawarkan banyak keindahan alam yang mudah dijangkau namun indah. Murah meriah berhadiah foto instagram yang pasti di like puluhan orang.

Malang punya banyak sekali tempat yang menarik, 5 diantaranya adalah Pulau Sempu, Pantai Goa Cina, Pantai Bajul Mati, Pantai Kondang Merak, dan Paralayang. Ketika kamu berada di kelima tempat tersebut, ada barang yang wajib kamu bawa demi pengalaman liburan yang maksimal.

Ketika ke Pulau Sempu

Siapa sih anak traveller yang tidak tau Pulau Sempu? Pulau dengan keindahan pantainya yang berwarna toska, yang damai tanpa ombak besar, yang santai tanpa banyak pikuk manusia, yang adventurous karena kamu harus menyebrangi hutan untuk menikmati itu semua. Semua orang akan pusing lalu giat bekerja untuk menabung setelah membayangkan keindahan Pulau Sempu. Sayangnya, entah kenapa para manusia yang mengaku traveller sejati itu sering memberikan ‘oleh-oleh’ pada alam Pulau Sempu yang begitu cantik itu.  Pada tahun 2013-2014, jumlah manusia yang berkunjung terus bertambah. Padahal aslinya, Pulau ini bukanlah objek wisata, malah sebuah cagar alam yang dilindungi. Bertambahnya jumlah pengunjung bukan artinya itu hal yang buruk, namun sikap merekalah yang memperburuk keadaan. Banyak orang yang meninggalkan sampah disana, sampai akhirnya pihak pemerintah kota menutup sementara Pulau Sempu demi kelestariannya. Karena itu, mulai sekarang, ke Sempu, selain membawa indomie, oatmeal, dan air putih untuk minum yang banyak, jangan lupa membawa kresek sampah. Untuk membuang sampah yang kamu buat, dan juga sampah yang kamu lihat. Semesta Sempu akan senang. Kita senang, mereka senang, semua senang!

Ketika ke Pantai Goa Cina

Goa Cina memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Keindahan Goa Cina benar-benar akan memfanakan segala realita. Ketika kamu kesana, kamu akan merasa berholiday tak pernah usai. Cocok kalau Ade Paloh kesana lalu nyanyi Apatis Ria. Dengan hamparan bulir pasir putih sebesar biji wijen, air laut yang menggulung membentuk ombak yang kokoh berwarna biru, angin pantainya yang menerpa kulit dan gigimu yang sedang nyengir melihat semua karya Tuhan itu. Di tempat seindah ini, yang wajib kamu bawa adalah, kamera. Bawa kamera kesayanganmu! DSLR, pocket camera, polaroid, analog, toycam atau bahkan disposable camera, yang pasti kamera. Jangan sekedar kamera handphone, karena kalau kamu hanya mengandalkan handphone, lalu batre kamu habis, lalu kamu rungsing sendiri dengan powerbankmu, lalu kamu takut meninggalkan handphone dan powerbankmu lantas kamu hanya duduk dipinggir pantai sedang teman-temanmu menjelajah Goa Cina hingga kaki berdarah-darah. You’ll regret it, dude.

Ketika ke Pantai Bajul Mati

Lokasi Bajul Mati tidak jauh dari Pantai Goa Cina. Namanya agak serem sih, tempatnya juga agak serem, tapi asik-asik aja buat ngilangin penat. Bisa dalam sehari pergi ke dua pantai kan cool aja gitu. Jadi kenapa mesti pulang kalau pantai tetangga masih bisa dicemplungin? Well, Pantai Bajul Mati mungkin tidak semegah Goa Cina, tapi ciptaan Tuhan mana yang tidak artsy? Tuhan kan maha artsy. Kelebihan Pantai Bajul Mati, selain namanya yang dark dan misterius ini adalah luas pantainya yang luas sekali hingga bikin kaki pegal. Pantai ini cocok untuk dibuat syuting video klip atau short movie. Karena ukuran pantai yang begitu luas, itulah mengapa kamu harus membawa kuda kesini! Iya. Kuda. Menunggangi kuda sambil menikmati pantai. Dari angle manapun dan dari alat perekam jenis bagaimanapun kamu akan terlihat dramatis, heroik, dan tegar.

Ketika ke Pantai Kondang Merak

Dilihat dari thumbnail foto google pun, Kondang Merak terlihat sangat tempting. Letaknya beda arah dari geng Sempu, Goa Cina, dan Bajul Mati, namun keindahannya tak perludiragukan lagi. Bagi pecinta pantai, bagi yang ingin kebebasan bersama alam, bagi yang haus akan vacation yang unfrogetable,  saya rasa Kondang Merak mampu mengantarkan klimaks libur yang jauh diluar ekspektasi. Pantai eksotis satu ini menawarkan air yang tenang, namun tenangnya itulah yang mengantarkanmu pada surealis, sampai lupa kalau kamu masih di dimensi yang sama. Pantai ini memiliki air berwarna hijau lumut jernih, memperlihatkan seluruh isinya, seluruh karang yang mereka miliki, yang ratusan banyaknya itu.Karena hamparan karang itulah, maka plester, adalah benda yang wajib kamu bawa untuk berlibur ke Pantai Kondang Merak.

Ketika ke Paralayang

Kali ini mari naik menuju Batu. Sahabat kota Malang yang masih cukup ‘bertahan’ dari polusi yang kian meningkat dan mengikat. Di Paralayang tentu saja benda yang harus kamu bawa adalah uang. Sebesar Rp 300.000. Karena dengan Rp 300.000 kamu bisa bermain Paralayang di Paralayang. Kedengarannya saja epik bukan main. Bayangkan betapa membahagiakannya bisa menikmati scenery Batu dari ketinggian yang tinggi sekali. Melihat rumah pak camat yang besar, menjadi begitu kecil. Mengingatkan kita, bahwa sesungguhnya kita ini apa? Hanya sekecil pilus dilihat dari atas sana. Bahwa kita tidak pernah punya alasan untuk berhak sombong dan berlagak besar. Bahwa kita ini akan terlihat sebegitu kecilnya dari atas sana, terlihat begitu ringkih, maka tak perlu belagu. Ya. Alam memang selalu berhasil membawa kita kembali pada diri orisinalitas diri. Pada titik dimana akhirnya kita ingat kembali dan sadar. Namun biasanya nggak lama kambuh lagi. Makanya ayok kembali vakansi, biar ingat lagi!

(Visited 648 times, 1 visits today)

Author: Yuna Pradjipta

Share This Post On

Submit a Comment