Berpameran Seni Jalanan Bersama ‘SILENT SPACE’

IMG_2636
Photo by : Donny Pandega

Melihat ke dalam sudut kota dan mengambil persepsi dari sebuah keindahan visual yang terdapat di dalamnya, banyak regenerasi ruang kota maju tanpa henti menuju kebaruan, tantangan bagi kita adalah untuk menoleh nilai-nilai lama yang patut direaktualisasi. Nilai murni inilah yang kemudian kami temukan di banyak ruang yang patut diangkat untuk menanggapi perilaku alpa dengan kebaruan tadi.

SILENT SPACE adalah tajuk dari sebuah kegiatan diskusi dan pameran karya seni yang diprakarasai oleh MUTE, pelaku street art collective dari Bandung yang telah berkontribusi menyumbangkan karyanya sejak tahun 2007 silam. Mencoba menanggapi isu sosial dan mengkolaborasikan dengan karya seni visual, MUTE yang beranggotakan Bedlam, Noah dan Kumkum bekerjasama dengan House The House, Loubelle Shop, Traffic Light (TRL) dan Wadezig pada hari Sabtu 21 Maret 2015 telah sukses menggelar mini showcase hasil karya apresiasi seni jalanan (street art) yang dikemas secara rapi dalam media kebaruan sebagai salah satu cara meregenerasi ruang dan budaya.

Selain pameran karya seni, SILENT SPACE juga menggelar sebuah diskusi ringan untuk membuka kacamata publik dan bersama-sama membahas budaya serta pendekatan sosial dalam mengaktualisasi dan mengapresiasi sebuah karya seni, khususnya seni jalanan (street art) bersama Reggie Munggaran dan Herry Sutresna.

Ambience musik dari Traffic Light (TRL) mewarnai suasana di sore itu, sekaligus mengajak semua partisipan yang hadir untuk bergabung dalam kegiatan After Party dan peluncuran mixtape hasil kolaborasi antara MUTE dan Traffic Light (TRL). Acara dengan tajuk “SILENT SPACE x MUTE” merupakan peleburan estetik dari karya visual dan audio yang digawangi oleh musik selektor Raraarar, Mocha Addict, Jiezy, Rae, Huget, RizkyCore dan Rizal Sastra telah menyuguhkan beragam aliran musik dari techno, deep house, instrumentalis, pop disco sampai lagu tahun 90an dan berhasil merangkul seluruh pengunjung serta menjadi punutup acara yang menarik di hari itu.

(Visited 67 times, 1 visits today)

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment