Bertukar Tangkap Dengan Lepas: Karnaval Perayaan 20 Tahun Teater Garasi

IMG_7647

Bertukar Tangkap dengan Lepas: Karnaval 20 Tahun Teater Garasi adalah rangkaian peristiwa perayaan 20 tahun perjalanan Teater Garasi, salah satu kelompok teater terdepan di Indonesia saat ini. Perayaan ini juga dimaksudkan sebagai refleksi kritis atas sesilangan dan hubungan timbal-balik 20 tahun Teater Garasi dengan medan sosial, politik dan kebudayaan, baik di tingkat lokal maupun global.

Teater Garasi, penerima penghargaan Prince Claus tahun 2013, yang seniman dan karya-karyanya telah aktif memasuki pentas-pentas dunia sejak awal 2000-an, tepat berusia 20 tahun pada tanggal 4 Desember akhir tahun lalu,

Di samping pameran arsip dan dokumentasi kerja 20 tahun Teater Garasi, perayaan dan refleksi ini juga diwujudkan melalui serangkaian pertunjukan oleh seniman-seniman muda Yogyakarta dan Solo yang menafsir ulang dan menghidupkan kembali karya-karya pertunjukan Teater Garasi. Selain itu proyek ini juga akan diisi oleh peluncuran buku foto dan kumpulan tulisan 20 tahun Teater Garasi, seminar dan diskusi, workshop, konser musik “Live at Teater Garasi”, pemutaran video, temu SAGA (Sahabat Garasi), serta kafe dan toko pernak-pernik Teater Garasi. Seluruh rangkaian acara itu akan berlangsung di Ark Galerie, Jl. Suryodiningratan 36 A, Yogyakarta, pada tanggal 12-26 Januari 2014 (kecuali pameran arsip yang akan tetap buka sampai tanggal 8 Februari 2014).

Serangkaian acara perayaan dan refleksi ini berangkat dari kerangka pikiran yang ingin menimbang bagaimana kerja dan karya Teater Garasi selama 20 tahun ini mendekat, berdialog, berselisih atau mungkin menghindar dari kenyataan-kenyataan yang melingkupinya. Kerja seni pertunjukan tak pernah mungkin lepas dari kenyataan sosial yang menjebak, mengampu dan membentuknya. Karenanya, bagi Teater Garasi, mencapai usia ke duapuluh bukanlah suatu capaian subyektif semata. Di tengah situasi kebijakan-budaya yang masih belum ideal dalam kurun dua dekade terakhir, Bertukar Tangkap dengan Lepas mencoba menimbang nilai personal dan sosial dari kerja kesenian, berdasar berbagai keberhasilan dan kegagalannya.

Dengan kerangka pikiran itu proyek ini juga mengundang rekan-rekan seniman dan non-seniman dari beragam disiplin dan sahabat-sahabat yang pernah berproses bersama untuk turut memaknai perjalanan dan pertemuan sepanjang 20 Tahun ini dalam berbagai bentuk. Mereka adalah Kelompok Sahita, Papermoon Puppet Theatre, Bengkel Mime Theatre, Danang Pamungkas, Adi Wicaksono, Marco Kusumawijaya, Antariksa, Farah Wardani, Mira Lesmana, Titarubi, Syafiatudina, Endah N Rhesa, Yoshi Fajar Kresno Murti, Mella Jarsmaa, Wimo Ambala Bayang dan puluhan seniman-seniman muda Yogyakarta.(*)

Photos by: Komang Adhyatma

(Visited 111 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment