Blackstar Akan Merilis Album Kedua Tahun Ini

blackstar

Masuk dapur rekaman untuk album kedua, Black Star ingin pendengarnya semakin meluas. Aloel, sang gitaris pun memaparkan bahwa album kedua mereka lebih dewasa dan lebih ‘ringan’ di telinga.

“Mungkin lebih easy listening ya dari album pertama. Lebih ke alternatifnya diangkat, selama ini kita bermain dengan minor-minor chord. Jadi album kedua ini sedikit terasa perubahan-perubahannya,” ujarnya.

Selain aransemen musik, penulisan lirik lagu di album mendatang pun hadir dengan beragam tema. “Lagu yang temanya cinta juga ada. Cuma berhubung nggak bisa bikin lagu cinta berbahasa Indonesia jadi bahasa Inggris aja. Ada tentang seorang pelacur atau budak seks tentara Jepang satu lagu, ada juga satu lagu sifatnya politislah ada satu,” Emir … memaparkan.

“Sisanya masih juga ada beberapa lagu yang temanya dekat dengan lagu-lagu di album pertama, tentang orang yang depresi tentang fenomena yang aneh-anehlah. Sejauh ini kita record 12 lagu, walaupun nanti tetap ada yang dibuang dua lagu,” imbuh pria yang mendapatkan piala Best Overall Male Act di ajang penghargaan VIMA 2013.

Album yang direkam di ALS studio daerah Rempoa dan belum diberi judul tersebut diperkirakan rilis tahun ini. “Kalau itung-itungan dari rekaman, mungkin tiga bulan lagi baru selesai tahap mixing-mastering. Mungkin akhir tahun atau nggak pertengahan tahun ini,” kata Aloel.

Debut album selftitled Black Star dirilis tahun 2009 lalu. Perjalanan bermusik mereka sempat terhambat lantaran kesibukan masing-masing personel dari mulai alasan kerja sampai memprioritaskan urusan rumah tangga. Emir juga sempat dinas luar kota selama satu tahun.

Penggemar Blackstar pasti sudah tidak sabar mendengarkan karya terbaru mereka. Single pemanasan akan dipikirkan diberikan secara gratis lewat internet. “Tergantung strategi promosi,” kata Aloel.

Ya, rilisan album dalam format CD atau digital download mempunyai pasar tersendiri. Adapula orang yang tetap mengoleksi rilisan fisik walau sudah memiliki lagu di gadget mereka, “Sejauh ini apa yang kita bayangkan masih dua-duanya, cetak fisik juga digital download juga,” tutup Emir. (Putri Indah Macharani)

(Visited 80 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment