ZALORA Kembali Gelar ZALORA Style Awards 2017
Mar24

ZALORA Kembali Gelar ZALORA Style Awards 2017

ZALORA, destinasi fashion online terbesar di Asia, mengadakan ZALORA Style Awards untuk yang kedua kali tahun ini. Untuk itu, ZALORA akan memberikan penghargaan kepada individu-individu muda paling berpengaruh di Indonesia serta Singapura, Hong Kong, Taiwan, Malaysia dan Filipina yang berhasil melambungkan Asia Tenggara hingga setara dengan dunia mode internasional. “Mengulang kesuksesan tahun lalu, kami kembali mengadakan ZALORA Style Awards dalam skala yang besar di Asia Tenggara. Kami yakin bahwa acara penghargaan ini akan senantiasa dinanti-nantikan oleh fashion people di Indonesia. Kemudian, ajang ini akan dapat menjadi inspirasi untuk mereka yang ingin masuk ke dalam industri fashion, baik sebagai influencer, pengarah gaya hingga desainer mode,” ujar Anthony Fung, CEO ZALORA Indonesia. Dalam ZALORA Style Awards 2017, ZALORA bekerja sama dengan BNI dan SAMSUNG GALAXY A (2017). BNI sebagai Bank yang selalu mendukung kemajuan industri kreatif dalam negeri akan menyerahkan penghargaan kategori Young Fashion Designer of the Year kepada desainer muda berbakat di Indonesia. BNI berharap ZALORA Style Awards dapat terus mendorong generasi muda untuk semakin meramaikan kancah mode dalam negeri. Sementara itu, SAMSUNG GALAXY A (2017) akan menyerahkan kategori Fashion Game-Changer of The Year. Vebbyna Kaunang, Marketing Director IT&Mobile Samsung Electronics Indonesia mengatakan, “Sesuai dengan para pengguna Galaxy A (2017) yang kami sebut sebagai Aspiring Pioneers, kami ingin turut serta mendukung kalangan muda yang terus memberikan inspirasi dan kali ini dalam dunia fashion. Hal ini sejalan dengan apa yang kami hadirkan dari Galaxy A (2017) sebagai smartphone yang mendukung para generasi muda yang selalu berinovasi dan memberikan inspirasi untuk sebuah perubahan yang lebih baik.” ZALORA Style Awards akan memberikan lima kategori penghargaan: Fashion Game-Changer of the Year Nominasi: Ana Octarina, Emily Jaury, Evita Nuh, Elizabeth dan Maria Rahajeng. Young Fashion Designer of the Year Nominasi: Amanda Rahardjo, Mazuki, Pvra, Sean and Sheila, Tangan Female Style Star of the Year Nominasi: Catherine Sumitri, Caroline Robianto, Cindy Karmoko, Elxi Elvina, Pupu Paula Male Style Star of the Year Nominasi: Alvin Suryanto, Andy Yanata, J Ryan, Martin Natadipradja, Tarra Budiman Stylist of The Year Nominasi: Ajeng Svastiari, Dewi Utari, Geofanny Tambunan, Rahajeng Puspitasari, Yoland Handoko   Panel juri untuk ZALORA Style Awards 2017 termasuk fashion people terkemuka di Indonesia seperti digital influencer dan entrepeneurOlivia Lazuardy, Indonesia renowned photographer Raja Siregar, international model Kelly Tandiono, dan Marketing Director ZALORA Indonesia Jo Bjordal....

Read More
Modis Ala Hipster Eropa – Pria Indonesia Kapan?
Mar02

Modis Ala Hipster Eropa – Pria Indonesia Kapan?

Kontributor: Theresia Clara Pagelaran busana Milan Fashion Week untuk pakaian musim gugur kategori wanita baru saja berakhir tanggal 28 Februari 2017. Italia sebagai salah satu negara pusat fashion selain Amerika, Inggris dan Perancis adalah negara yang selalu menjadi pusat perhatian dan sering dikunjungi oleh masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Ketika berkunjung ke Italia, tidak hanya perut kamu yang akan dipuaskan dengan makanan super lezat tapi juga mata kamu karena negara ini memiliki pemandangan alam, arsitektur dan tata letak kota yang sangat indah! Sebenarnya ada satu hal lagi yang membuat orang-orang betah ketika berada di Italia, yaitu asyik memandang orang lokal yang pandai berdandan. Gaya berpakaian orang Italia, terutama kaum prianya sangat necis, persis seperti model majalah. Baik ke kantor maupun sehari-hari, kamu dapat melihat pria Italia tampil rapi memakai jas, kemeja dan sepatu yang trendi. Sebenarnya pria Indonesia juga pandai berdandan, tapi mereka hanya rajin kalau ada acara tertentu saja misalnya pesta prom, kondangan, ketika berkencan, jika ada dresscode (misalnya dresscode dengan tema The Great Gatsby atau Kingsman:The Secret Service) dan ketika traveling ke luar negeri. Yang biasanya pakai kaos, celana pendek dan sandal jepit tiba-tiba berubah 180 derajat ketika traveling ke luar negeri! Padahal, tampil gentleman seperti pria Italia dan Inggris di negara sendiri akan membuat kamu menjadi lirikan wanita, lho! “Tapi saya kan tinggal di Indonesia yang cuacanya panas, sementara mereka tinggal di Eropa.” Jika membahas soal style, siapapun dan dimanapun kamu tinggal tidak menjadi masalah asalkan kamu merasa nyaman dengan diri sendiri seperti Mr.Erbil, sekumpulan pria Irak yang terkenal berkat gaya berpakaian mereka. Mr.Erbil, Fashion Show di Tengah Perang Mendengar kata Irak, banyak orang membayangkan tanah gersang, bangunan runtuh dan pemandangan mengenaskan lainnya karena sedang terjadi bentrokan antara angkatan militer dengan grup Islamic State (IS). Namun baru-baru ini, negara tersebut tiba-tiba menjadi terkenal bukan karena berita berbau IS tapi karena posting-an Instagram sekumpulan lelaki Irak yang berpakaian super modis ala Barat – lengkap dengan jas, celana berpotongan slim fit dan brewok hipster yang dicukur rapi. Disebut-sebut sebagai “Iraq’s first gentleman’s fashion club” dan “Iraqi hipsters”, Mr.Erbil Gentlemen’s Club adalah sekumpulan pria Irak pencinta fashion yang memadukan gaya berpakaian ala barat dengan gaya berpakaian tradisional kaum Kurd. Omer Nihad, salah satu pendiri klub tersebut, mengaku awalnya hanya iseng dan tidak pernah berharap Mr.Erbil akan diliput oleh media lokal, terlebih lagi media internasional seperti BBC dan Dailymail. Erbil adalah ibukota dari Kurdistan, sebuah daerah yang dibatasi oleh Iran, Turki dan Syria. Karena letaknya berdekatan dengan Mosul, banyak pengungsi yang melarikan diri ke Erbil untuk menghindari perang dan IS. Di tengah-tengah keadaan ekonomi yang buruk dan situasi tegang akibat perang, anggota-anggota Mr.Erbil berhasil memperlihatkan sisi lain kota Erbil yang indah...

Read More
PUMA Luncurkan Koleksi Swan Pack
Feb24

PUMA Luncurkan Koleksi Swan Pack

Merek olahraga global, PUMA melanjutkan komitmen dalam menginspirasi para wanita untuk tetap berani menjadi diri mereka sendiri, melanjutkan kampanye ‘DO YOU’ dengan menghadirkan para penari New York City Ballet dalam koleksi terbaru PUMA Swan Pack. Kebebasan dalam mengekspresikan diri serta kekuatan dan gemulainya para balerina menjadi inspirasi bagi koleksi PUMA Swan Pack. Koleksi ini menghadirkan sisi berani dari Sportstyle dan stylish Training dari PUMA di berbagai detail yang terinspirasi dari angsa: palet hitam dan putih, material berwarna-warni, dan print bermotif bulu. Kampanye ‘DO YOU’ yang PUMA luncurkan di Agustus 2016 silam telah membawa sederet nama wanita yang berasal dari berbagai  latar belakang berbeda yang masing-masingnya membawa cerita keberanian dan kepercayaan diri. Melalui ‘DO YOU’, PUMA ingin wanita dimana pun untuk memiliki kepercayaan diri dengan kekuatan dan menentukan jalan mereka sendiri di dunia ini. Mimi Staker & Olivia Boisson dari New York City Ballet menjadi sosok yang terpilih untuk membawa kisah Swan Pack pada kampanye ini. Hasil jepretan David H.Koch Theater di Lincoln Center, kampanye ini menampilkan para penari, di atas atau pun di luar panggung saat mengenakan koleksi PUMA Swan Pack. “Balet membangun karakter, baik di atas panggung maupun di luar panggung,” menurut Mimi Staker dari New York City Ballet. “Kamu harus mencari inspirasi bagi diri kamu sendiri, selalu berjuang dan mengembangkan diri serta dan tidak mengenal lelah. Tidak ada kata lelah untuk tantangan sebesar apapun.” Olivia Boisson menambahkan, “Untuk dapat sukses dalam segala yang kamu kerjakan, kamu harus memiliki kenyamanan di dalam diri, yang tidak satu pun orang lain mampu memberikan level kepercayaan diri seperti itu. Kamu akan menjadi yang terbaik apa pun yang kamu lakukan, saat kamu memberikan  terbaik dari diri kamu sendiri.” Pada musim ini , PUMA melengkapi para wanita yang menginspirasi ini dengan produk terkini Performance dan Sportstyle yang terinspirasi dari cerita epik ini: Di sisi Performance, runway berpadu dengan panggung dalam sebuah fashion dramatis lahir pada Explosive Bodysuit, yang akan menarik perhatian. Koleksi ini memadukan antara performance dan gaya dengan bentuk potong siluet yang pas untuk tampilan sleek. Penggunaan material lembut serta penambahan bra sisipan di bagian dalam dan tali di bagian leher sebagai ventilasi udara, yang menjadikan tubuh tetap dapat bernafas di setiap momen latihan. Pada koleksi Swan Pack ini, PUMA memperkenalkan koleksi Fierce terbaru: PUMA Fierce Strap Swan. Koleksi ini tidak hanya menggabungkan teknologi untuk bahan berolahraga dalam tampilan street. Kesan sleek  nan modis hadir dalam sepatu ringan tanpa banyak tali, konstruksi bagian depan yang berlapis, sol bagian tengah yang nyaman dan sol sisi luar yang memberikan kesempatan untuk bergerak cepat dan dinamis saat melakukan berbagai gerakan. Tersedia dalam warna hitam dan putih, Fierce Strap Swan menghadirkan permainan warna-warni grafis dan detail...

Read More
Lee Cooper Hadirkan 10 Jaket Jeans Edisi Terbatas
Feb10

Lee Cooper Hadirkan 10 Jaket Jeans Edisi Terbatas

Lee Cooper ingin kembali merayakan kebebasan para pecinta fashion untuk berani mengekspresikan diri mereka melalui kampanye Made To Be Different. Untuk mewujudkan semangat ini, Lee Cooper berkolaborasi dengan 4 ilustrator berbakai asal Indonesia, yaitu Kamal Jihadi, Decky Sastra, Triamansyah, dan Sobefode. Dengan karakter dan gaya melukis tiap ilustrator yang berbeda, Lee Cooper menghadikrna 10 edisi terbatas jaket jeans dengan lukisan tangan (hand-painted denim jackets). Tiap ilustrasi pada jaket memiliki cerita tersendiri yang tentunya bisa menggambarkan karakter pemakainya dan dibuat secara eksklusif untuk para pelanggan setia Lee Cooper. Hal tersebut sejalan dengan komitmen kami dalam kampanye yang bertajuk Made To Be Different, yakni menjadi koleksi busana yang dapat digunakan dan diadopsi untuk mengekspresikan diri serta karakter seseorang yang berbeda. Kami percaya bahwa fashion bisa menjadi wadah kreatif bagi anak muda untuk mengekspresikan diri” ungkap Frieda Dharmawan, General Manager Lee Cooper Indonesia. “Kami ingin melihat lebih banyak lagi anak muda yang menampilkan fashion secara kreatif, apa yang membuat mereka berbeda dari yang lainnya. Ini bukan tentang apa yang kalian pakai, tapi bagaimana kalian memakainya,” tutup...

Read More
PUMA Lahirkan Kembali Sepatu  Court Classic ‘Basket Heart’
Feb03

PUMA Lahirkan Kembali Sepatu Court Classic ‘Basket Heart’

Di awal tahun 2017 ini, merk sepatu olahraga PUMA telah merilis produk terbarunya, Basket Heart, dimana sepatu court classic yang digunakan untuk luar ruang ini  dilahirkan kembali dengan sentuhan feminim. Sebagai salah satu keluaran terbaru dalam jajaran koleksi PUMA untuk perempuan, Basket Heart masih merupakan bagian dari kampanye ‘DO YOU’ yang ingin menginspirasi para perempuan untuk menunjukan sisi percaya diri dalam penuh gaya. Sebagai satu sepatu PUMA yang mengumandangkan kembalinya era baru courtstyle, PUMA Basket Heart banyak mencuri perhatian karena adanya inspirasi siluet streetstyle hip-hop di tahun  70- an yang berpadu dengan tingkat kenyamanan saat dikenakan. Layaknya saudara dari PUMA Suede, Basket Heart merupakan koleksi  yang bersinar dan memukau dengan budaya pop yang melegenda.  Sepatu ini tersedia dengan dua pilihan pita dan sukses menciptakan perpaduan sempurna dengan pita satin atau gaya funk bertali tebal. Untuk pilihan warna, kulit paten putih dan hitam bisa menjadi padanan yang pas dengan gaya cropped pants, jeans, legging atau pun mini...

Read More
Rumah Mode Dior Gelar Pameran di Melbourne
Jan22

Rumah Mode Dior Gelar Pameran di Melbourne

Dengan berkolaborasi bersama National Gallery of Victoria (NGV), Dior mempersembahkan pameran bertajuk The House of Dior: Seventy Years of Houte Couture di NGV International pada 27 Agustus – 7 November 2017 mendatang. Diselenggarakan secara ekslusif di Melbourne, kolaborasi antara Dior dan NGV akan menampilkan lebih dari 140 pakaian yang dirancang oleh Christian Dior Couture dari tahun 1947 hingga 2017. Beberapa pakaian yang menjadi sorotan termasuk koleksi ikonik Christian Dior Spring 1947 ‘New Look’, gaun pesta dan gaun malam yang megah, serta desain kontemporer dari Maria Grazia Chiuri, desainer wanita dan direktur kreatif wanita pertama dari Dior. The House of Dior: Seventy Years of Houte Couture juga akan menampilkan eksplorasi keunikan dari Dior dengan Australia, termasuk parade Spring 1948 di David Jones, Sydney dimana model dari rumah adibusana ini memakai lima puluh kreasi orisinil dari Christian Dior. Hal ini merupakan pertama kalinya pameran lengkap koleksi Dior yang ditampilkan di luar Paris. Pameran akan dibuka dengan perayaan inagurasi NGV Gala, dengan pesta dansa bertemakan black-tie. Tiket Pameran ini dibanderol seharga AUD26 sedangkan tiket masuk untuk pesta dansa dijual...

Read More