_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/05/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/ehr_men_060417liam/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee
4 Kemampuan yang Wajib dikuasai Para Mahasiswa yang Baru Lulus
May26

4 Kemampuan yang Wajib dikuasai Para Mahasiswa yang Baru Lulus

Kontributor: Andrew Prayatsa Sejauh perjalanan karir saya di 2 perusahaan startup, saya melihat permasalahan pengangguran yang ada di Indonesia terjadi bukan karena tidak ada lapangan pekerjaan di perusahaan, namun sering kali perusahaan tidak mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kualitas yang mereka harapkan. Saat ini saya bekerja di perusahaan rintisan yang berlokasi di Malaysia bernama iPrice. Sebagai perusahaan rintisan yang masih beranggotakan 100 orang lebih, kami memiliki lebih dari 20 lowongan dan berencana untuk terus membuka lebih banyak lagi. Bisa dibayangkan perusahaan-perusahaan dengan skala yang lebih besar, pasti membutuhkan lebih banyak tenaga baru untuk bergabung. Kasus di atas bisa menjelaskan bahwa ada gap antara lulusan universitas saat ini dengan ekspektasi perusahaan yang semakin tinggi terhadap tenaga kerja yang ingin mereka jaring. Dari pengalaman saya mendekatkan diri dengan perusahaan dan juga pengamatan teman-teman yang baru lulus, ada 4 kemampuan yang benar-benar wajib dipersiapkan untuk yang sebentar lagi lulus kuliah dan masuk ke dunia kerja. Mampu Membuat E-Mail dengan Benar Saat ini sudah jarang sekali perusahaan yang meminta calon kandidat mengirimkan CV dalam bentuk print. Rata-rata meminta pelamar mengirimkan email CV ke perusahaan lewat media sosial seperti LinkedIn atau platform khusus yang mempertemukan pekerja seperti JobStreet, JobsDB, Skootjob. Beberapa kali saya dan tim pernah membuka lowongan Indonesia. Namun tidak sedikit yang mengirimkan email dengan seadanya. Yang saya maksus “seadanya” adalah email tanpa subyek dan juga penjelasan yang jelas. Sehingga sebagai penerima email saya juga bingung apa maksud dari email ini. Lalu bagaimana cara membuat email yang benar? Pertama, menggunakan subjek yang menjelaskan tujuan dari email tersebut, contohnya “Saya ingin melamar di posisi ABC di perusahaan XYZ”. Kedua, menyebutkan nama penerima email kita. Contoh “Selamat siang Mas Joko”. Dengan menyebutkan nama, email kita akan terasa lebih personal dan kemungkinan besar mendapatkan perhatian yang lebih dari perusahaan tersebut. Ketiga, memberikan perkenalan diri yang singkat padat dan jelas di badan email. Siapa kita, di mana kita melihat lowongan tersebut, mengapa kita ingin melamar  di perusahaan tersebut, dokumen-dokumen apa saja yang di cantumkan di email dan juga kalimat penutum dengan mengucapkan terima kasih. Mampu Membuat CV yang “Sexy” Kebanyakan CV generasi millennial sekarang fokus kepada visual yang menarik, dan melupakan konten yang lebih penting ketimbang visual. Akan beda cerita jika kamu memang melamar menjadi seorang graphic designer atau tim creative yang menitik beratkan pada aspek visual. CV yang sexy bukan yang punya terlalu banyak informasi yang tidak relevan, namun yang fokus ke pencapaian-pencapaian yang sudah kita miliki. Ada satu artikel yang dulu pernah saya baca mengenai CV yang terbilang sangat simple, namun membuat si pelamar mendapat undangan interview dari Google, BuzzFeed dan lebih dari 20 perusahaan rintisan besar. Ada 2 poin terpenting yang saya rasa kita...

Read More
Destinasi Penginapan di Tengah Perkebunan Anggur, Victoria
Apr30

Destinasi Penginapan di Tengah Perkebunan Anggur, Victoria

Australia merupakan salah satu negara penghasil anggur premium yang telah diakui dunia; Pinot Noir, Cabernet Sauvignon, Chardonnay, Grenache, Riesling, Sauvignon Blanc, Semillon, Shiraz – memiliki kurang lebih 2.400 kilang anggur yang tersebar di 65 kawasan. Victoria, negara bagian yang terletak di tenggara Australia merupakan kawasan yang terkenal sebagai penghasil anggur terbesar di negeri kangguru. Kilang-kilang anggur di Victoria diantaranya tersebar di Mornington Peninsula, High Country, Gippsland, Geelong & Bellarine Peninsula, Yarra Valley, Macedon Ranger, The Murray, Grampians, dan Goldfields. Kilang-kilang anggur yang tersebar di Victoria, Australia menawarkan beragam pengalaman berbeda yang melampaui ruang cicip anggur. Beberapa kilang di negara bagian Victoria ini menyediakan restoran, festival mencicipi anggur, menawarkan program tur di balik layar, edukasi akan anggur dan gastronomi, hingga penginapan di tengah kebun anggur. Berikut adalah destinasi perkebunan anggur di Victoria yang menawarkan beragam program menarik, terutama buat kamu yang berencana menikmati liburan bersama dengan pasangan. Mornington Peninsula Mornington Peninsula di Victoria merupakan kawasan budidaya anggur dengan iklim sejuk yang mayoritas terkonsentrasi pada budidaya Pinot Noir, namun Chardonnay dan Pinot Gris juga dibudidayakan di kawasan ini. Jackalope Hotel, terletak di jantung kawasan anggur Mornington Peninsula dengan jarak tempuh satu jam dari kota Melbourne. Properti dengan 46 kamar tamu yang terletak di tengah-tengah kebun anggur ini akan mulai menerima reservasi pada bulan April 2017. Kamar-kamar tamu yang tersedia dihias dengan furnitur bergaya modern yang dirancang oleh desainer asal Melbourne, Zuster. Jackalope Hotel juga dilengkapi dengan fasilitas kolam renang tanpa batas (infiniti) yang meghadap ke perkebunan anggur pribadi property ini, paviliun di tepi kolam yang dapat dimanfaatkan untuk lokasi spa atau private dining, restoran Doot Doot Doot, serta Rare Hare, yaitu gudang anggur yang menampilkan koleksi anggur pribadi yang diproduksi di area Jackalope Hotel. Port Phillip Estate menawarkan enam akomodasi mewah dengan desain kontemporer yang dilengkapi oleh teras pribadi dengan pemandangan kebun anggur yang spektakuler. Para tamu Port Phillip Estate maupun tamu penginapan dapat mencicipi sajian kuliner dari chef Stuart Deller serta koleksi anggur Kooyong dan Port Phillip Esate di Dining Room. Terletak di tengah-tengah kebun dengan luas 30 acre, Lindenderry di Red Hill menawarkan 40 akomodasi bergaya rustic. Tiap kamar dihiasi dengan pemandangan kebun yang luas. Selain dapat menikmati hidangan di restoran yang disediakan di property Lindenderry, pengunjung juga dapat menikmati pengalaman piknik di tengah-tengah kebun anggur yang tentunya memberikan kesan romantis. Lakeside Villas yang terletak di Crittenden Estate memiliki panorama danau dan kebun anggur yang tidak hanya megah namun juga akan memanjakan mata. Santapan kuliner serta anggur terbaik pilihan disajikan di restoran Stillwater dan pengalaman mencicipi anggur tersedia di Crittenden Wine Center yang terletak di area properti Crittenden Estate. Polperro Villas memiliki empat studio apartemen indah yang dilengkapi dengan pemandangan kebun anggur Red Hill....

Read More
5 Nasehat Sukses untuk Millennial dari Para Kreator
Apr26

5 Nasehat Sukses untuk Millennial dari Para Kreator

Kontributor: Andrew Prasatya Tidak sedikit stigma negatif yang melekat pada millennial ketika dihubungkan dengan tempat kerja. Beberapa diantaranya adalah pemalas, kutu loncat, tidak sabar dan tidak fokus. Saya menyadari bahwa ini merupakan tantangan besar bagi kehidupan karir generasi millennial. Namun, saya yakin ini bukan hal yang sulit diubah, jika mereka mendapatkan arahan dan dukungan yang tepat. Sebagai seorang millennial, saya selalu terinspirasi oleh para kreator yang  sukses menciptakan karya yang dikenal dan dibicarakan banyak orang. Banyak pelajaran penting yang saya ambil dari mereka, yang memotivasi saya untuk terus maju di kehidupan karir. Siapa sajakah kreator ini? Pelajaran apa yang harus diambil generasi millennial untuk bisa sukses dalam dunia karir? Menyadari Bahwa Sesuatu yang Besar Tidak Datang dengan Mudah – Simon Sinek Simon Sinek​ merupakan penulis sekaligus public speker. Ia fokus menulis dan juga berbicara mengenai kepemimpinan. Dalam satu talk show di insidequest, Sinek berbicara mengenai permasalahan yang dialami generasi millennial sekarang yaitupatient atau sabar. Salah satu tantangan terbesar untuk generasi millennial adalah menjadi lebih sabar. Banyak teman-teman sebaya yang bercerita mengenai impian mereka ingin menjadi sukses, bagus, namun tidak sedikit juga yang tidak sabar menghadapi proses jatuh bangun yang pasti terjadi dalam karir. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on YouTube. Sinek mengajarkan bahwa millennial harus bisa lebih sabar ketika sedang membangun karir. Menjadi sukses, ahli dalam suatu hal, mendapatkan promosi, menjadi lebih bahagia ketika bekerja, bisa melakukan pekerjaan dengan lebih baik, semua ini melalui proses dan butuh waktu yang tidak sebentar. Untuk para millennial yang sekarang bekerja di industri apapun, baik di startup, perbankan atau bahkan pemerintahan, belajar untuk menikmati semua tugas dan tanggung jawab saat ini. Kurangi waktu untuk mengeluhkan permasalahan yang kita alami, fokus untuk cari solusi dari masalah tersebut dan jadi lebih sabar. Ide penting, namun Eksekusi yang Utama – Gary Vaynerchuk Gary Vaynerchuk​ merupakan entrepreneur, investor dan juga pengusahaa sukses. Ia merupakan CEO dari Vayner Media, digital agency yang berlokasi di New York. Di YouTube, Garry mendokumentasikan kegiatan sehari-harinya. Ia selalu menekankan bahwa eksekusi dan aksi merupakan hal yang paling utama. Banyak millennial yang memiliki ide cemerlang untuk mengatasi masalah yang ada di komunitas sekitar. Namun, sedikit yang dapat mengubah ide tersebut kedalam eksekusi. Ada beberapa skenario, pertama adalah kita merasa bahwa ide yang kita miliki belom sempurna, sehingga belum layak direalisasikan. Kedua, terlalu sering membuat “cerita negatif” mengenai apa yang akan terjadi. Bagaimana kalau orang tidak suka dengan idenya?; bagaimana kalau nanti jelek? Dan seterusnya. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on YouTube. Gary mengajarkan hal sederhana yang harus dilakukan generasi millennial saat ini, yaitu eksekusi. Ide tidak akan berarti apa-apa jika tidak ada eksekusi.  Digital Agency yang ia miliki sekarang tidak akan berkembang dengan pesat jika ia tidak mengubah ide-ide yang...

Read More
Kopi Unik Berwujud Air Mineral
Apr23

Kopi Unik Berwujud Air Mineral

Kini, kopi tak lagi identik dengan warna hitam pekat. Cerita ini bermula dari sebuah ide dari dua bersaudara asal Slovakia, David dan Adam, yang begitu mencintai kopi. Di balik kecintaannya, mereka berdua juga mengalami efek gigi menguning karena keseringan minum kopi. Hal itulah yang membuat mereka berdua memikirkan ide membuat kopi yang aman di gigi yang menggunakan formula alami. Dengan teknik yang masih dirahasiakan, mereka pun berhasil menghasilkan kopi yang sebening air mineral, yang dinamakan CLR CFF,dan sudah dijual di gerai ritel modern di London. Untuk meracik kopi transparan ini, David dan Adam menggunakan biji kopi Arabika dengan kadar kalori cukup rendah sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk yang sedang diet kalori. Selain itu, dua bersaudara tersebut juga menciptakan formula yang hebat untuk menimbulkan rasa aromatik yang tetap segar selayaknya kopi pada umumnya, tanpa bahan pengawet, zat penstabil, dan pemanis. Menurut beberapa sumber, kopi ini dijual seharga GBP 5,99 atau Rp 102 ribu per dua...

Read More
10 Tips Media Relations untuk Startup Indonesia
Apr13

10 Tips Media Relations untuk Startup Indonesia

Penulis: Andrew Prasatya Startup di Indonesia bertumbuh dengan sangat pesat. Hampir setiap bulan ada pemberitaan mengenai munculnya founder baru dengan semangat menyelesaikan kendala yang ada di komunitasnya. Saat ini di Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah startup paling tinggi di kawasan Asia Tenggara, yaitu sekitar 2000. Publikasi atau liputan dari media merupakan satu dari ratusan cara startup untuk mempromosikan keberadaan mereka. Dengan jumlah yang terus bertambah, masing-masing startup harus siap berkompetisi untuk mendapatkan “perhatian” dari media. Infografik ini merupakan studi kasus dari salah satu startup partner kami, tim content marketing iPrice yang saat ini berpusat di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam hal ini, tantangan yang dimiliki dalam membangun hubungan dengan media sudah pasti lebih besar. Jika startup lain bisa dengan mudah melakukan media gathering untuk berkenalan dan menjalin hubungan dengan media, namun tidak demikian dengan iPrice karena terhalang oleh jarak. Di dalam infografik ini kami ingin berbagi hal sederhana namun penting yang harus diperhatikan startup Indonesia ketika ingin membangun hubungan baik dengan...

Read More
Studi Microsoft: Pekerja Indonesia Perlu Dipersiapkan untuk Menyambut Era Digital
Apr11

Studi Microsoft: Pekerja Indonesia Perlu Dipersiapkan untuk Menyambut Era Digital

Microsoft hari ini meluncurkan beberapa temuan dari studi “Asia Workspace 2020” 1 , yang mengemukakan bahwa karyawan di Indonesia tidak merasa dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan pekerja di era digital. Saat ini 85% responden dari Indonesia menganggap dirinya merupakan pekerja mobile dan menghabiskan setidaknya 20% waktu mereka di luar kantor untuk bekerja, hanya 58% merasa dipersiapkan oleh budaya organisasi dan manajer mereka untuk dapat bekerja sama secara produktif dan kolaboratif. Selain itu, hanya 38% responden setuju bahwa kepemimpinan organisasi mereka berkomitmen untuk memastikan setiap karyawan termasuk dalam rencana untuk meningkatkan kemampuan digital di lingkungan kerja. Studi yang melibatkan 4.200 karyawan profesional dari 14 negara di Asia ini berusaha untuk memahami pergeseran perilaku karyawan dan kesenjangan di tempat kerja ketika dihadapkan dengan produktivitas, kolaborasi dan praktek fleksibilitas kerja (flexy-work). Studi ini juga melibatkan 312 responden dari Indonesia. “Asia telah menjadi kawasan yang paling terhubung – dengan lebih dari setengah dari semua koneksi mobile dunia akan berasal dari Asia pada 2021 2 , sehingga organisasi perlu memikirkan kembali bagaimana mereka memberdayakan tenaga kerja mereka dengan budaya, kebijakan, infrastruktur dan perangkat yang tepat untuk memaksimalkan potensi mereka. Hal ini juga termasuk memungkinkan kolaborasi dari mana saja, pada perangkat apapun. Namun, sangatlah penting bagi para pemimpin bisnis untuk mengevaluasi dan menerapkan perubahan untuk melawan tantangan budaya dan manajemen yang menghambat karyawan untuk bekerja secara lancar dari mana pun mereka berada, yang nantinya dapat menghambat pertumbuhan dan kemajuan organisasi di era digital,” kata Davina Yeo, Chief Operating Officer, Microsoft Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Microsoft baru saja meluncurkan Microsoft Teams yang dapat menyatukan orang, percakapan dan konten dengan perangkat yang dibutuhkan oleh tim. Microsoft Teams terintegrasi dengan aplikasi Office yang berbasis pada Office 365 dan jaringan cloud global Microsoft yang aman. Untuk rincian lebih lanjut tentang Microsoft Teams, kunjungi blog resmi Microsoft di...

Read More