KUSTOMFEST, Barometer Kustom Kultur  di Indonesia
Oct10

KUSTOMFEST, Barometer Kustom Kultur di Indonesia

Festival motor kustom terbesar di Indonesia, Kutomfest telah usai digelar di Yogyakarta selama dua hari, tepatnya pada tanggal 8 dan 9 Oktober 2017 yang lalu dengan mengusung tema “No Boundaries” yang bermakna menembus batasan-batasan yang ada dalam berkarya. Memasuki tahun keenamnya, Kustomfest nampaknya masih menjadi suatu ajang yang dinanti-nanti oleh para builder untuk menampilkan karya-karya terbaiknya, terbukti dengan tampilkan kurang lebih 130 motor dan 40 mobil dalam gelaran tahun ini dengan rincian masing-masing untuk Main Class terdiri dari: Prostreet 7 motor, European Chopper & Bobber 2 motor, American Chopper & Bobber 15 motor, American Stock Custom 1 motor, FFA 14 motor, Cafe Racer 21 motor, Bagger 5 motor, Japan Chopper & Bobber 5 motor. Sedangkan di kelas Nitrohead terdiri dari FFA 32 motor, Choppy Cub 4 motor, Old & Retro 16 motor, Matic 1 motor. Sementara kelas khusus yakni Honda Scrambler 5 motor yang ikut didukung PT Astra Honda Motor dan Club Style 6 motor dengan disokong oleh Anak Elang Harley-Davidson. Untuk display dan peserta kontes mobil di kelas Airkooled terdapat 3 mobil, Muscle Car 5 mobil, Hot Rod Custom 4 mobil, Low Rider 3 mobil, Pickup 7 mobil, Japan Retro Car 2 mobil, dan juga highlight khusus Pick Paradise yang menampilkan 7 mobil. Total dispay dan mobil yang didisplay berjumlah30 mobil. Ajang Kustomfest tahun ini juga akan menjadi kickoff program Indonesia Attack yang dinisiasi oleh KUSTOMFEST dalam mewadahi para builder muda Indonesia untuk bisa tampil di ajang Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang pada Desember mendatang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini juga dilakukan pengundian lucky draw dari tiket penonton untuk mendapatkan sebuah motor kustom secara cuma-cuma yang diberi nama “Ojo Dumeh”, dimana memiliki makna jangan cepat puas atau menjadi sombong terhadap pencapaian yang telah diraih. Yang menarik dari ajang Kustomfest adalah fenomena berkumpulnya berbagai komunitas biker dan builder dari seluruh Indonesia, bahkan dari kalangan internasional. Kustom kultur di Indonesia sendiri mulai tumbuh berkembang di Indonesia sejak 10 tahun terakhir, dan Kustomfest secara tidak langsung menjadi wadah untuk builder kreatif ini untuk memamerkan karyanya. Tidak melulu soal motor, secara fashion dan lifestyle dari para builder tentu menarik juga untuk disimak. Jaket kulit, bandana, sepatu kulit dan celana jeans tentu menjadi identitas dari para biker dan builder ini. Alhasil cukup banyak tenant dari clothing bertemakan “anak motor” yang juga dihadirkan dalam gelaran ini. Meskipun menjadi wadah bagi kalangan industri kreatif dalam hal clothing dan aksesories motor dan juga wadah mengapresiasi para builder di Indonesia, ternyata pemerintah Yogyakarta sendiri kurang memberikan dukungan secara langsung terhadap festival ini. Hal ini terlihat dari para sponsor yang mendukung acara ini kebanyakan dari perusahaan swasta. Sebagai kota seni dan budaya, seharusnya pemerintah Yogyakarta lebih...

Read More
Fakta Menarik Tentang Dubai
Oct05

Fakta Menarik Tentang Dubai

Apa Kamu yakin sudah mengetahui segala sesuatu tentang Dubai? Saat kota ini dikenal dengan gaya hidupnya yang gemerlap dan mewah, serta menawarkan berbagai hal yang hingga kini memegang rekor dunia, Dubai juga menyimpan berbagai sejarah dan kebudayaan yang menarik – serta berbagai hal yang akan mengejutkan Kamu. Mari cari tahu beberapa hal menarik berikut, untuk menyingkap beberapa hal yang patut Kamu ketahui tentang Dubai. Sebelum sektor pariwisata dan perhotelan, penghasilan terbesar Dubai berasal dari industri minyak – hal ini telah diketahui banyak orang. Namun, sebelum industri minyak, Dubai memiliki industri Mutiara yang besar, dengan 300 kapal layar selam dan 7.000 pelaut yang selalu bekerja keras. Untuk menggali sejarah panjang ini, kunjungi Pearl Museum, yang menjadi salah satu rumah terbesar bagi koleksi mutiara terbaik di dunia, yang didonasikan oleh pedagang mutiara Sultan Al Owais. Salah satu koleksi yang dipamerkan adalah sebuah mutiara air laut senilai AED 500 juta (hampir 2 Triliun Rupiah). Pada pertengahan tahun 1800an, India Rupee merupakan mata uang utama di Dubai dan di berbagai negara lainnya di UEA, dengan Gulf Rupee sebagai penggantinya pada tahun 1957, yang akhirnya berhenti digunakan pada tahun 1966. Dibalik evolusi penggunaan mata uang ini, hubungan dengan India tetap bertahan kuat – dibuktikan dengan India sebagai negara dengan angka kedatangan wisatawan terbanyak ke Dubai, dan juga ketersediaan banyak restoran India yang menggiurkan di berbagai penjuru kota. Hal lain yang menjadi bukti hubungan kuat antara Dubai dan India adalah pembukaan Bollywood theme park pertama di dunia, di Dubai Parks and Resorts. Dubai memiliki sistem transportasi publik yang mutakhir. Menurut data Guinness World Records, sistem kereta metro di Dubai merupakan sistem metro tanpa awak terpanjang di dunia. Dan jalurnya bertambah panjang setiap harinya, dengan stasiun pemberhentian baru yang terus ditambah hingga mencapai lokasi Expo 2020 di Dubai. Kurang dari 50 tahun lalu pada tahun 1968, hanya terdapat 13 mobil yang terdaftar di Dubai. Saat ini, ada lebih dari 1,5 juta mobil, berkaca pada pertumbuhan signifikan dari permukiman nelayan dan penyelam mutiara yang hingga kini menjadi kota keempat yang paling banyak dikunjungi di dunia. Berbanding terbalik dari kepercayaan yang ada, Dubai bukan hanya sebuah kota pesisir; Dubai juga merupakan rumah bagi pegunungan terjal berama Hatta, dimana pengunjung dapat mendaki dan juga bermain sepeda gunung sambil menikmati pemkamungan alam di pegunungan Hajar, bermain kayak melewati air berwarna toska yang jernih di Hatta Dam, dan menjelajahi perkebunan kurma dan peternakan lebah yang sangat bagus digunakan sebagai latar berfoto. Kebudayaan Emirati mengharuskan sang pemilik rumah untuk memberikan teh dan kurma bagi tamu mereka, dengan cara tradisional menuangkan yang hanya setengah gelas saja. Alasannya adalah karena cangkir yang dipakai tidak memiliki gagang dan teh yang disajikan sangatlah panas – Kamu...

Read More
Mengukur Popularitas iPhone 8 dan X Pada Konsumen Indonesia
Oct02

Mengukur Popularitas iPhone 8 dan X Pada Konsumen Indonesia

Beberapa minggu lalu, tanggal 12 September 2017 Apple baru saja merayakan ulang tahun yang ke-10. Bertepatan dengan momen ini, Apple memperkenalkan tiga produk andalan terbaru mereka yaitu iPhone 8, 8 plus dan X (dibaca 10). Sama seperti tahun sebelumnya, untuk memeriahkan hari bersejarah Apple, iPrice Group kembali melakukan riset unik mengenai ketertarikan konsumen Indonesia terhadap iPhone model terbaru ini. Riset ini dilakukan untuk melihat seberapa besar antusiasme masyarakat Indonesia dengan peluncuran iPhone model terbaru. Dalam riset ini, iPrice membandingkan ketertarikan masyarakat Indonesia akan beberapa model iPhone. Model yang dibandingkan adalah, iPhone 6, 7, 8 dan X. Untuk mengukur perilaku konsumen, iPrice menggunakan data-data yang disediakan di Google Trends. Dari hasil analisa perbandingan ini, kami menemukan 2 perilaku menarik mengenai masyarakat Indonesia dan iPhone: Mayoritas Masyarakat Indonesia Lebih Tertarik Mencari Harga iPhone Model Lama, dibandingkan Harga iPhone Model Terbaru Berdasarkan hasil pengamatan dan data yang dikumpulkan pada 1 minggu setelah peluncuran iPhone 8 dan X, mayoritas provinsi di Indonesia lebih tertarik untuk mengetahui “Harga iPhone 6”, dibandingkan “Harga iPhone X”. 6 dari 10 provinsi dengan UMP tertinggi tahun 2017 lebih tertarik untuk mencari “harga iPhone 6”  dibandingkan dengan iPhone model baru. Beberapa provinsi tersebut adalah DKI Jakarta (Rp 3.355.750), Sulawesi Utara (Rp 2.598.000), Aceh (2.500.000), Sulawesi Selatan (2.500.000), Sumatera Selatan (Rp 2.388.000), dan Kepulauan Riau (Rp 2.358.454). Hal ini dapat terjadi karena harga iPhone X yang terlalu tinggi. Tahun ini Apple membandrol iPhone 8 USD $ 699, iPhone 8 Plus USD $ 799 dan iPhone X USD $ 999. Angka ini merupakan harga jual di Amerika. Ketika barang terebut dikirimkan ke keluar Amerika, harga tersebut akan naik beberapa kali lipat. Di Singapura, harga iPhone X adalah 1.648 SGD atau sama dengan Rp 16,2 juta. Dengan uang sebanyak ini, masyarakat Indonesia bisa menggunakannya untuk DP mobil baru, membeli Mac Book Pro seharga 15 jutaan, modal bisnis dan masih banyak lagi. Temuan mengejutkan lain adalah, “Harga iPhone X” populer di beberapa provinsi yang memiliki UMP lebih rendah seperti Gorontalo (Rp 2,030,000. Urutan ke-14), dan juga Kalimantan Timur (Rp 2,354,800. Urutan ke-10)  iPhone 8 dan X Hanya Populer di Masyarakat Indonesia Pada Saat Hari Peluncuran iPrice juga mengamati data yang ada di Google Trends satu minggu sebelum peluncuran, saat peluncuran, dan satu minggu setelah peluncuran iPhone 8 dan X. Dari data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa iPhone 8 dan X hanya populer pada saat peluncuran yaitu tanggal 13-14 September 2017. Jika kita melihat grafis yang ada, 5 hari sebelum peluncuran, masyarakat Indonesia lebih tertarik mencari “harga iPhone 6” dan “harga iPhone 7” dibandingkan “harga iPhone 8” atau “harga iPhone X”. Popularitas iPhone 8 dan X meningkat tajam pada tanggal 13 September di Indonesia. Hal ini...

Read More
G-SHOCK Rayakan Usia ke 35 Tahun
Sep30

G-SHOCK Rayakan Usia ke 35 Tahun

Terciptanya Casio G-SHOCK dimulai pada tahun 1981 ketika teknisi CASIO yaitu Kikuo Ibe menantang pemikiran awam bahwa jam tangan hanyalah penunjuk waktu yang mudah rusak. Dibutuhkan dua tahun dan 200 prototipe sebelum G-SHOCK diluncurkan pertama kali di tahun 1983, hingga akhirnya mengalami proses evolusi tak terbendung dengan konsep Ketangguhan Tanpa Batas (Absolute Toughness). Advisory Engineer of Product Strategy Planning, Timepiece Product Division, CASIO, Shinji Saito menjelaskan dalam kesempatan bincang-bincang dengan media, “G-SHOCK akan memasuki usianya yang ke-35 di tahun 2018. Perkembangan luar biasa teknologi struktur berongga dengan penutup uretan serta serangkaian teknologi penahan guncangan yang dimiliki G-SHOCK selama ini menjadi faktor utama kecintaan konsumen, dan kami sendiri, terhadap jam tangan kokoh ini. Popularitasnya dimulai di kalangan pekerja outdoor, namun seiring waktu kecintaan itu tumbuh di antara para penggemar olahraga, pekerja fashion bahkan musisi dan seniman lainnya.” Hari ini juga menandakan diluncurkannya seri BIG BANG BLACK di Indonesia. Seri ini merupakan koleksi terbatas dari beberapa model1 G-SHOCK yang disiapkan khusus untuk 1 Empat model G-SHOCK untuk koleksi BIG BANG BLACK adalah MUDMASTER GG-1035A, GA-735A, GA-835A, GA-135A 2 merayakan 35 tahun usia G-SHOCK, dan menampilkan warna hitam matte sebagai varian warna hitam yang merupakan warna simbolis G-SHOCK. Sentuhan akhir matte pada warna dasar hitam ini didapat melalui teknologi perpaduan beberapa partikel khusus sehingga tercipta warna hitam yang terkesan menyerap seluruh cahaya di sekitarnya. Warna emas yang kontras di lempengan penutup jam diukir dengan logo ulang tahun G-SHOCK ke-35 hasil rancangan Eric Haze, seniman grafis terkemuka di dunia. Kesungguhan dalam proses awal kreasi G-SHOCK menjadi pesan penting yang disampaikan oleh Executive Vice President Casio, Hiroshi Nakamura. “CASIO hadir berkat keyakinan empat Kashio bersaudara dalam menciptakan kalkulator listrik pertama di dunia. Ibe dengan inovasi revolusioner G-SHOCK kembali membuktikan semangat pantang menyerah kami dalam menghadapi berbagai tantangan baru. Seandainya orang-orang tersebut memutuskan mundur dari proses penciptaannya masing-masing, maka kami tidak mungkin hadir di sini hari ini,” ujarnya. Perayaan usia G-SHOCK ke-35 nanti juga akan menghadirkan tur Shock the World yang akan dimulai di New York pada 9 November 2017. Tur tersebut akan singgah ke Indonesia tahun 2018, dan didahului dengan We Shock Indonesia pada 9 Desember 2017...

Read More
PUMA Gelar Night Run Perdana di Indonesia
Sep05

PUMA Gelar Night Run Perdana di Indonesia

Untuk pertama kalinya PUMA Indonesia menghadirkan salah satu inisiatif global dalam kategori lari di tanah air, PUMA Night Run Indonesia. Acara yang berhasil mengumpulkan lebih dari 4.000 running enthusiast dari berbagai kota besar di Indonesia ini dihelat di ICE Bumi Serpong Damai pada 2 September 2017 yang lalu. Fajar Nugraha, Sr. Marketing Executive PUMA Indonesia mengatakan, “PUMA Indonesia merasa gembira melihat antusiasme 4.000 peserta yang luar biasa terhadap PUMA Night Run yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia ini. Sambutan positif dari para running enthusiast menjadi pacuan bagi kami untuk terus menghadirkan PUMA Night Run di Indonesia tiap tahunnya.” Mengusung konsep race village, PUMA Night Run Indonesia tidak hanya menyemangati pesertanya untuk jadi yang tercepat namun juga memberikan pengalaman berlari yang baru, menyusuri sejumlah rute dengan pemandangan yang menyegarkan dan kemudian dihibur dengan penampilan dari Elephant Kind (band), Kamga (penyanyi) dan DJ. PUMA Night Run Indonesia menawarkan beberapa pilihan kategori jarak tempuh diantaranya, 6 KM dan 12 KM. Berkaca dari kesuksesan sebelumnya dari PUMA Night Run di negara Asia lainnya, PUMA Night Run Indonesia juga memberikan pilihan kategori lari berkelompok (empat orang) yang bertujuan untuk memompa semangat dan adrenalin peserta serta memperkuat suasana kompetitif yang tetap ceria. Turut lari bersama para peserta, Kelly Tandiono dan Ibnu Jamil -dua brand ambassador PUMA yang bertujuan untuk selalu menjadi #ForeverFaster- keduanya siap menantang peserta untuk berpacu untuk menjadi yang pertama melintasi garis finish dan memenangkan sejumlah hadiah menarik dari PUMA dan...

Read More
Sasar Segmen Urban Youth, Land Of Leisures Kembali Digelar di Yogyakarta
Sep03

Sasar Segmen Urban Youth, Land Of Leisures Kembali Digelar di Yogyakarta

Plaza Ambarrukmo kembali menggelar acara tahunan Land Of Leisures untuk kedua kalinya pada tanggal 8 – 10 September 2017. Tahun ini, Land Of Leisures mengambil tema besar “Surrealist Futuristic” yang akan menjadi benang merah penyelenggaraan acara kali ini. LOL hadir dengan tujuan memberikan “mall experience” dalam kemasan event istimewa yang tak terlupakan dan dinantikan setiap tahunnya. Land of Leisures akan menghadirkan pasar kreatif di atrium utama Plaza Ambarrukmo, bazaar kuliner di Alun-Alun Ambarrukmo dan  konser musik di rooftop. Tidak hanya itu, LOL juga akan mendatangkan pembicara ternama seperti Keenan Pearce dan Jennifer Bachdim untuk membagikan pengalaman mereka bagi para pengunjung. Selain itu, LOL juga akan mengadakan kelas workshop dengan berbagai tema yang dapat diikuti secara free. Puluhan booth fashion dan lifestyle akan turut serta dalam Land Of Leisures 2017 kali ini. Tahun ini, Land Of Leisures diikuti oleh berbagai brand dari kota Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Bali dan Yogyakarta.  Selain berbelanja berbagai produk kreatif dari booth peserta, pengunjung juga dapat mengikuti talkshow dari para influencer diantaranya Jovi Adhiguna, Keenan Pearce, Jennifer Bachdim, Gianni Fajri, Wregas Bhanuteja, Kadek Arini, Anggey Anggraini, serta Dwi Handayani. Sementara itu untuk workshop akan diisi oleh desainer Jogja yaitu Lulu Lutfi Labibi, seniman ternama Ria Papermoon, serta Suhay Salim (beauty blogger). Terkait tata cara mengikuti talkshow & workshop dapat mengunjungi official instagram Land Of Leisures @lol.yk. Satu rangkaian event Land Of Leisures tidak lepas dari kuliner. Berbeda dari tahun lalu, kali ini food festival dilaksanakan di Alun – Alun Ambarrukmo (depan pendopo Ambarrukmo). Puluhan booth makanan dan food truck menyediakan berbagai jenis makanan mulai dari snack/dessert, main course, serta beragam minuman yang bisa menjadi pilihan pengunjung. Booth kuliner yang akan turut serta dalam Land Of Leisures 2017 ini diantaranya Dixie, Couvee, Hatchick, Double U Steak, dll. Selain dapat menikmati berbagai food & beverages yang tersedia, pengunjung dapat menyaksikan pula penampilan band lokal, lengkap dengan sitting area yang menjadikannya cocok untuk lokasi hangout bersama sahabat maupun keluarga. Sukses dengan penyelenggaraan festival musik pada Land Of Leisures tahun lalu, kali ini rooftop Plaza Ambarrukmo akan difokuskan untuk satu stage utama pelaksanaan rangkaian konser musik. Pada tanggal 8 September 2017, pengunjung dapat menyaksikan penampilan musik dari Teddy Adhitia dan band indie Sore. Hivi! Band akan menjadi bintang utama di tanggal 9 September 2017, sementara itu hari terakhir 10 September 2017,  pengunjung dapat menyaksikan penampilan Star And Rabbit serta Adhitia Sofyan....

Read More