5 Tata Cara Mengirimkan Email yang Baik ke Media
Sep01

5 Tata Cara Mengirimkan Email yang Baik ke Media

Kontributor: Andrew Prasatya Email masih menjadi alat komunikasi yang paling sering digunakan di tempat kerja. Kita menggunakan email untuk melakukan komunikasi internal dan juga external. Untuk mengirimkan laporan, berkomunikasi dengan calon investor, dan untuk keperluan lainnya. Sebagai seorang content marketer di perusahan rintisan yang berlokasi di Kuala Lumpur, namun beroperasi di 7 negara di Asia Tenggara, 90% komunikasi eksternal saya lakukan dengan menggunakan email. Termasuk untuk mengirimkan cerita dan hasil riset ke media. Dengan kondisi seperti ini, saya harus bisa membuat email yang baik. Karena, email yang ditulis dengan buruk, tidak jelas, dan tidak efektif dapat membuang buang waktu dan juga bisa merusak reputasi kita dengan meninggalkan kesan buruk bagi orang yang menerimanya. Selama kurang lebih 1 tahun, saya mempelajari tata cara membuat email yang benar. Mulai dari membaca studi kasus dari pemasar-pemasar kelas dunia, sampai melakukan A/B testing untuk melihat email mana yang paling efektif. Dari ribuan e-mail yang saya kirimkan, ada 5 tata cara yang harus kita perhatikan ketika ingin mengirimkan email ke media. Kirimkan ke Orang yang Tepat Di iPrice, saya berkomunikasi dengan berbagai penulis, jurnalis dan editor dari media-media yang ada di Asia Tenggara. Setidaknya ada dua cara untuk menghubungi media melalui email. Pertama, kita bisa mengontak mereka melalui email umum seperti ([email protected]). Atau, kita juga bisa mengontak mereka melalui email personal, contohnya ([email protected]). Dari hasil pengamatan saya, tingkat respon dan juga publikasi yang saya dapatkan, 80% lebih tinggi ketika menghubungi mereka melalui email personal dibandingkan dengan email umum. Bagaimana cara mendapatkan email personal? Ada beberapa startegi yang bisa digunakan untuk mendapatkan email personal media: Pertama, bertanya. Cara paling mudah untuk mendapatkan email personal media adalah bertanya. Kita bisa bertanya pada keluarga atau kerabat yang memiliki hubungan dengan media, atau jika mereka memiliki teman yang memiliki hubungan dengan media. Jelaskan bahwa ada informasi berharga, atau riset yang ingin kita bagikan ke teman-teman  mereka di media. Kedua, menggunakan media sosial. Berdasarkan pengalaman saya, hampir 100% orang-orang yang bekerja di media, khususnya media online,  memiliki minimal 1 media sosial. Ini adalah salah medium yang paling efektif untuk berhubungan dengan mereka. Sejauh ini, saya memaksimalkan LinkedIn untuk berhubungan dengan penulis dan juga editor. Kita bisa mencari nama mereka atau nama perusahaan. Untuk mendapatkan nama mereka, ambil waktu untuk membaca artikel-artikel yang ada di media tersebut. Rata-rata media menunjukan nama editor atau penulis. Setelah menemukan profil mereka di LinkedIn, kirim permintaan koneksi yang personal. Jelaskan bahwa kita memiliki sesuatu yang ingin kita bagikan untuk mereka, dan tanya alamat email mereka. Ketiga, baca laman redaksi media. Beberapa media menyediakan alamat email dari dari editor dan juga jurnalis mereka. Biasanya laman ini terletak di bagian atas atau bawah dari website berita...

Read More
VANS Kembali Buka Store Resmi di Indonesia
Aug28

VANS Kembali Buka Store Resmi di Indonesia

Buat kita pecinta fashion dan skateboard, Setelah padatanggal 1 Juni yang lalu VANS secara resmi menutup seluruh gerainya di Indonesia dikarenakan distributornya, PT Gagan Indonesia, mengerima status pailit alias bangkrut dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, tidak lama lagi nampaknya para pecinta fashion dan skateboard sudah dapat membeli produk yang satu ini secara resmi kembali. Belum lama ini, lewat akun Instagram @vans.indo, sneakers yang identik dengan sole waffle ini bakal kembali buka store resminya di Indonesia. “Indonesia! Kami sangat bersyukur atas kesabaran dan dukungan kalian yang luar biasa. Vans bakal ada lagi di Indonesia lewat toko remi kami segera,” tulis Vans Indonesia dalam unggahan di Instagramnya. Selain itu dalam unggahannya di Instagram @vans.indo juga menyertakan daftar toko-toko rekanan yang menyediakan produk sneakers Vans original. Indonesia! We are so grateful for your patience and amazing support. VANS will be available again in Indonesia through our official store soon. If you can’t wait, you can still find our latest collections at selected partners below. @croozshophouse @otherragenterprise @motionsk8shop @fridaykillerstore @awakeproject @knkrt_bali @sbs_bali @330store.dps @seijacompany @vast.store @matsstore @substanceboardridingstore @rumble_empire @urbansurf.id @pointbreakstore You can also buy VANS online at @zaloraid @lazada_id and @bliblidotcom Tell your friends about Vans! #myvans #vansindonesia #offthewall A post shared by Vans Indonesia (@vans.indo) on Aug 24, 2017 at 8:29pm...

Read More
Eksploitasi Indentitas Kulit Hitam dalam Karya Lukisan Kerry James Marshall
Aug27

Eksploitasi Indentitas Kulit Hitam dalam Karya Lukisan Kerry James Marshall

Seniman Kerry James Marshall menggambarkan situasi rasisme etnis kulit hitam di Amerika Serikat pada tahun 60an hingga saat ini dalam salah satu karya terbarunya. Lahir di Alabama pada tahun 1955, seniman ini bermigrasi ke Los Angeles dimana pada saat itu terjadi pemberontakan etnis kulit hitam dalam kampanye bertajuk Black Panther movement pada tahun 1965, dimana ini adalah salah satu partai politik kulit hitam pertama di Amerika Serikat dan berisikan kaum pemberontak bersenjata. Karya yang berupa kolase, lukisan, fotografi dan video ini menampilkan subjek “berwarna hitam” sebagai pusat perhatian penikmat karyanya dan menjadi bentuk representasi dari seni...

Read More
Untuk Pertama Kalinya Karya Lukisan Kurt Cobain Dipamerkan di Seattle
Aug27

Untuk Pertama Kalinya Karya Lukisan Kurt Cobain Dipamerkan di Seattle

Ada yang berbeda di Seattle Art Fair tahun ini yang digelar pada 3-6 Agustus yang lalu. Pada pameran seni rupa ini turut ditampilkan karya-karya dari tokoh ikonik Seattle, Kurt Cobain. Cobain yang juga merupakan motor dibalik band grunge Nirvana ini selain menulis lirik juga gemar membuat gambar-gambar dan lukisan abstrak yang merupakan pencerminan dari pemikirannya absurd nya. Salah satu lukisan Cobain yang cukup ikonik adalah sosok tubuh yang kurus keris, bunga berwarna merah dan juga sesok bayi dengan kepalanya yang telah rusak, dimana lukisan ini juga menjadi cover album Nirvana ‘Incesticide’ yang dirilis pada tahun 1992...

Read More
Film Banda: Belajar Sejarah dengan Sinematografi Ala Video Musik
Aug27

Film Banda: Belajar Sejarah dengan Sinematografi Ala Video Musik

  Dikenal sebagai produser vide musik, Banda menjadi film panjang pertama dari seorang Jay Subiyakto. Pada divisi  naskah dari film ini ditulis oleh Irfan Ramli (penulis Cahaya Dari Timur, Surat Dari Praha). Sebagai film dokumenter tidak lengkap menyebutkan departemen kamera yang dipimpin oleh Sinematografer, Ipung Rachmat Syaiful, ICS, didukung oleh second unit camera Davy Linggar dan Oscar Motuloh. Aktor Reza Rahadian pun ditugaskan menjadi narator untuk bahasa Indonesia, sementara Ario Bayu untuk versi bahasa Inggrisnya. Dalam Banda the Dark Forgotten Trail ini diperlihatkan kepulauan Banda yang kini telah terlupakan, di mana pada masa penjajahan yang lalu pulau ini menjadi kawasan yang paling diburu oleh para penjajah karena menghasilkan pala terbaik, dimana pada masa itu pala menjadi salah satu komoditi rempah yang ditaksir dengan harga yang sangat tinggi melebihi emas. Tak hanya pala, pulau Banda meninggalkan kenangan masa lampau yang penuh dengan darah dan kesedihan. Kejayaan Banda dan pala berubah saat VOC tiba di sana dan melakukan aksi paling brutal sepanjang sejarah. Dari jumlah 14.000 orang, setelah peristiwa pembantaian pada tahun 1621 jumlah penduduk asli kepulauan Banda hanya tersisa 480 orang saja. Selain soal tanaman pala nya, Banda juga turut berperan penting dalam lahirnya Indonesia, karena Moh. Hatta, Sutan Sjahrir, Dr. Tjipto Mangunkusumo, dan Iwa Kusuma Sumantri sempat dibuang ke Banda Neira dan disanalah tempat munculnya ide-ide kebangsaan itu lahir. Sinematografi dalam film dokumenter ini sangatlah luar biasa. Jay Subiyakto seakan dapat menghadirkan visual ala video musik bertemakan alam dan kehidupan manusia kedalam sebuah bentuk film dokumenter. Berbagai cuplikan foto yang cepat membuat kita semakin fokus menonton. Pemandangan Banda yang diperlihatkan memanjakan mata para penonton, mulai dari kebun pala, pesisir pantai, hingga benteng-benteng Belanda yang bertebaran di pulau tersebut. Jay pun menyelipkan animasi untuk melengkapi sejarah kelam Banda. Tepuk tangan juga patut dilayangkan pada Indra Perkasa Lie sebagai musik komposer yang menghasilkan musik yang megah dan menghentak. Banda the Dark Forgotten Trail sukses mengajak kita mempelajari sejarah Bangsa ini dalam format dokumenter yang tidak membosankan, dan dengan mengetahui sejarah Bangsa, diharap kita semua juga semakin bangga kepada negara kita ini dengan segala kekayaan...

Read More
Musik Jazz Membuat Pola Konsumsi Makanan Meningkat
Aug26

Musik Jazz Membuat Pola Konsumsi Makanan Meningkat

Tidak ingin makan terlalu banyak? sebaiknya jangan makan sambil mendengarkan musik jazz. Sebuah penelitian mengungkap  masakan yang dimakan sambil mendengarkan musik jazz akan terasa lebih enak. Hasil ini ditemukan oleh peneliti dari University of Arkansas. Mereka melakukan percobaan dengan memutarkan beberapa jenis musik antara lain musik klasik, jazz, hip hop, dan rock, pada partisipan yang sedang makan. Mereka menemukan bahwa partisipan yang mendengarkan jazz merasa makanan mereka lebih memuaskan dan terasa lebih enak. Partisipan juga mengonsumsi lebih banyak makanan ketika mendengarkan musik jazz, seperti dilansir oleh Daily Mail. “Orang biasanya mengonsumsi makanan sambil mendengarkan musik. Meski mereka kadang tak memperhatikan musik yang didengarkan ketika makan, namun efek musik tersebut bisa berpengaruh terhadap cara kerja sensor saraf saat merasakan masakan,” ungkap peneliti....

Read More