_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/04/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/http-bae-hypebeast-comfiles201703sesame-street-puma-suede-2017-collaboration-1/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee
Young Savages Bocorkan Materi Barunya Dalam Format Live Akustik
Oct18

Young Savages Bocorkan Materi Barunya Dalam Format Live Akustik

Pada (9/10) yang lalu Young Savages menjadi bintang tamu pada program acara radio MFM Malang bertajuk Picnic Indie. Selain sesi wawancara, saat itu Young Savages membawakan secara live lima materi terbaru dengan format akustik yang berhasil direkam oleh pihak MFM Malang . Rekaman Lima materi versi akustik inilah yang  dibocorkan Young Savages via K30Netlabel dan bisa diunduh secara bebas. Membocorkan lima materi sekaligus mungkin merupakan langkah begitu berani bagi sebuah band ketika peluncuran sebuah debut album masih dalam status rencana. Namun, Adin selaku vokalis Young Savages menegaskan jika lima materi dengan konsep akustik ini akan terdengar jauh berbeda dengan konsep full band dari segi aransemen musiknya. “ Lima lagu terbaru yang kami luncurkan dengan format akustik ini tidak akan sama dengan format full band, sangat jauh berbeda,”  tutur Adin. Hal ini tentu membuat rasa penasaran masih membalut para penikmat musik yang telah lama menanti kelahiran debut album Young Savages. Sebelumnya Young Savages juga telah memperkenalkan singel berjudul Night Fall melalui Soundcloud yang berhasil menyita perhatian hampir tiga ribu pasang telinga. Terbentuk pada tahun 2013, Young Savages menjadi generasi baru indie rock  nan segar di kota Malang. Perjalanan musik mereka tentu tidak selalu berjalan mulus. Young Savages sempat mengalami guncangan dengan mundurnya satu persatu personil mereka dan berdampak pada proses perampungan materi untuk debut albumnya. Namun Adin menegaskan jika debut album tersebut sudah menemukan titik terang untuk segera dilahirkan. “Proses rekaman tidak semulus yang kami perkirakan, pergantian  dan tambahan personil membuat kami harus menambah porsi waktu rekaman. Akan tetapi, sekarang kami sudah hampir merampungkannya dan kami akan segera mengumumkannya (perilisan debut album),” ungkap Adin mengenai penantian debut album Young Savages. Lima materi terbaru yang diperkaealkan antara lain berjudul Scar, 2000’s Kid, Everything  In Between, Sahara, dan Hide and Seek. Layaknya kisah remaja pada umumnya, percintaan, pertemanan, impian, hingga aktifitas keseharian, menjadi topik yang diangkat pada setiap lagu mereka. Sekarang, mari kita terlebih dahulu menikmati lima materi terbaru Young Savages dengan aransemen musik pada format akustik. Sambil berimajinasi bagaimana ketika lagu tersebut saat nanti dibawakan dengan format full band pada album terbaru Young Savages. Lima materi terbaru versi akustik bisa kalian download pada tautan berikut...

Read More
Album Kompilasi #Tribute2ERK Telah Dirilis Bebas Unduh
Jul15

Album Kompilasi #Tribute2ERK Telah Dirilis Bebas Unduh

Bertepatan dengan perayaan #netlabelday yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2016, Ripstore.Asia secara resmi telah merilis album kompilasi ‘Tribute To Efek Rumah Kaca’ secara bebas unduh. Sebelumnya telah dilakukan kompetisi secara online disitus Ripstore.Asia dimana dalam periode 14 Juni-14 Juli 2016 telah terkumpul kurang lebih 63 partisipan dari 17 Kotamadya dan 8 Kabupaten di Indonesia. Dari jumlah partisipan tersebut telah terkumpul pula 23 lagu Efek Rumah Kaca yang terbagi menjadi 15 genre musik. Berikut daftar 14 partisipan yang terpilih karyanya dirilis dalam album kompilasi  ‘Tribute To Efek Rumah Kaca’ setelah melalui proses voting secara terbuka dan kurasi dari pihak Efek Rumah Kaca, Ripstore.Asia, Creative Commons Indonesia dan perwakilan juri dari media (KANALTIGAPULUH – Yogyakarta,Jakartabeat.net – Bandung, Surnalisme – Bandung, Ronascent Webzine – Surabaya). Christabel Annora – Desember Domisili: Malang Hamzah Bagja Kusuma – Menjadi Indonesia Domisili: Bandung O.K. Bro – Cinta Melulu Domisili: Bandung Jionara – Jangan Bakar Buku Domisili: Bandung LastElise – Laki-Laki Pemalu Domisili: Yogyakarta Antartika x Sociophonic – Sebelah Mata Domisili: Bandung Salma Nurul & Muhammad Ilham – Laki-Laki Pemalu Domisili: Bandung Sungai – Jalang Domisili: Yogyakarta Fiersa Besari – Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa Domisili: Bandung Elliona – Kamar Gelap Domisili: Depok Tashoora – Desember Domisili: Yogyakarta Karnivulgar – Di Udara Domisili: Surabaya Puti Chitara – Cipta Bisa Dipasarkan Domisili: DKI Jakarta Nailtriple – Mosi Tidak Percaya Domisili: Kab. Garut Unduh Kompilasi ‘Tribute To Efek Rumah...

Read More
Hopewasteland Rilis EP Perdana
Jun02

Hopewasteland Rilis EP Perdana

Dibentuk pada 2015, duo pop asal Jakarta beranggotakan Khairina Apsari (Vokalist) dan Nur Fitrah (Composer)  ini resmi merilis self-titled EP berisi 4 track yang memadukan soft-pop, ambient dan intrumental dalam balutan narasi putik berbahasa Indonesia yang kontemplatif. Hopewasteland sendiri berawal dari project personal Fitrah yang mengawali karirnya sebagai additional keyboardist  Everybody loves Irene dan kini aktif mengisi departemen keyboard di Sir Lommar John dan Nick, dua band yang juga tengah memproduksi album. Mengisi waktu produktivitasnya dan kegiatannya sebagai pengajar musik di salah satu sekolah dasar di daerah Cinere, Fitrah mulai menggarap Hopewasteland sebagai cerminan kreativitas dan idealisme pribadinya dalam bermusik. Ia lantas menemukan Karin, sosok murid bersuara merdu yang kelak melengkapi berbagai komposisi musik miliknya saat Fitrah aktif mengajar di SMA 47 Jakarta. Pertemuan Fitrah dan Karin saat itu memang tak langsung melahirkan Hopewasteland. Acara Sunday Afternoon with Kelas Mocca jadi pemicu semuanya, yang kebetulan mereka menjadi peserta pada kegiatan itu. Dalam acara tersebut, mereka diharuskan membawakan 3 lagu, dengan 1 cover song Mocca. Padahal sebulan sebelum acara berlangsung mereka baru memiliki 1 lagu. Di masa inilah single Bisu Samar lahir, sambil merancang rencana untuk merilis album penuh di tahun depan. Tapi Karin sendiri belakangan mendapat kabar bahwa ia diterima di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta dan harus meninggalkan Jakarta selama masa studinya. Tak hendak kehilangan momen, keduanya bersepakat untuk merilis 4 lagu sebagai debut mini album Hopewasteland tepat di acara Sunday Afternoon with Kelas Mocca tersebut. EP ini pertama kali dirilis pada perhelatan Sunday Afternoon with Kelas Mocca di Teras Benhil, Jakarta pada 29 Mei kemarin. Dan secara eksklusif bisa diunduh legal melalui situs Ripstore.Asia di tautan berikut...

Read More
Megatruh Lepas Single Bebas Unduh ‘Lokakarya Lupa’
May24

Megatruh Lepas Single Bebas Unduh ‘Lokakarya Lupa’

Megatruh adalah grup musik asal Kota Malang yang bermain pada ranah Noise Rock, Post Punk, dan Seattle Sound. Pertengahan tahun 2016 ini digunakan oleh Megatruh sebagai momen untuk melepas bebas single terbaru mereka. Setelah di tahun 2015 meluncurkan album live ‘Karnaval Nokturnal’, pelepasan single terbaru ini dicanangkan sebagai sinyal segera menyusulnya album penuh Megatruh. Single berjudul Lokakarya Lupa ini sempat disebarkan secara terselubung dalam bentuk fisik pada Record Store Day Malang 2016 yang lalu dalam jumlah yang sangat terbatas. Bekerja sama dengan Kanal30 netlabel, kini Lokakarya Lupa dapat diunduh secara bebas di pasar internet. Lokakarya Lupa masih tetap menonjolkan karateristik awal Megatruh dengan raungan distorsi gitar tiga layer yang padat dan berisik. Kembali dibantu oleh Onny Maretino dari The Morning After selaku co-produser dan engineer, nuansa yang ditawarkan Megatruh tak jauh berbeda dengan lagu Wahana Bumi Megatruh, single debut yang telah dirilis pada tahun 2013 silam. Menceritakan kisah seorang gila yang penasaran dan curiga terhadap manusia-manusia yang “waras”, Lokakarya Lupa mengejawantahkan sebuah pertanyaan sederhana tentang kegemaran manusia melarikan diri dan berlomba-lomba untuk bertransformasi ke dalam mode gila dan lupa. Kondisi hubungan sebab dan akibat yang berbeda lantas membuat latar belakang setiap orang pun tidak selalu satu ragam untuk dapat menikmati sebuah pencapaian gila dan lupa tersebut. Lalu apakah orang gila benar-benar gila? Atau adakah ironi di sana? Hanya dunia paradoksal yang mengerti. Megatruh hanya membabakannya dalam sebuah lagu. Di dalam lagu Lokakarya Lupa akan terdengar sayup desah samar suara wanita di beberapa bagian. Suara itu dimiliki oleh Patricia Folkapolka dan Cindy Tunjang. Beruntung Megatruh mendapatkan kesediaan dua wanita cantik ini untuk berkolaborasi bersama Lokakarya Lupa. Tentu saja, nomor terbaru dari Megatruh ini dapat didengarkan dalam berbagai situasi dan kondisi. Namun disarankan untuk memasuki ‘mode gila’ terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil dan keniscayaan pencapaian yang lebih baik. Download Lokakarya Lupa...

Read More
Libertaria Rilis Album Post Dangdut Elektronika ‘Kewer-Kewer’
May18

Libertaria Rilis Album Post Dangdut Elektronika ‘Kewer-Kewer’

Setelah sebelumnya mengeluarkan single Ora Minggir Tabrak yang juga menjadi soundtrack dari film Ada Apa Dengan Cinta? 2, duo elektronik asal Yogyakarta Balance dan Marzuki Mohamad a.k.a Kill the DJ yang menamakan diri sebagai Libertaria telah merilis album perdananya yang bertajuk ‘Kewer-Kewer’ melalui label Doggyhouse Records. Dangdut menjadi pilihan karena Libertaria ingin berkomunikasi dengan lapisan masyarakat paling bawah melalui lagu. Cara komunikasi yang paling baik adalah menggunakan bahasa yang dipahami. Apapun tema yang ingin dibicarakan, Kill the DJ yang sering menulis lirik hanya beberapa saat menjelang rekaman itu mengaku harus menyederhanakan kata-kata agar mudah dipahami. Lagu dangdut dengan tema sosial memang jarang, apalagi dengan sentuhan elektronika gaya Libertaria. Pada album ‘Kewer-Kewer’ ini, Kill the DJ dan Balance bekerja layaknya produser, karena Libertaria hanya memproduseri musik yang dipresentasikan oleh penyanyi lain seperti nama-nama kolaborator yaitu  Glenn Fredly, Heruwa (Shaggydog), Farid Stevy (FSTVLST), Riris Arista (penyanyi orgen tunggal asli) dan Paksi Raras dan Brodod. Download Album ‘Kewer-Kewer’ di sini.      ...

Read More
Album Kompilasi HOMEGROWN Vol.2 Dirilis Via KANAL30NETLABEL
Apr06

Album Kompilasi HOMEGROWN Vol.2 Dirilis Via KANAL30NETLABEL

Setelah event micro-gigs Homegrown YK Vol.2 selesai digelar dengan sangat sukses pada 2 Oktober 2015 yang lalu di rooftop Galeria Mall, Yogyakarta, pada hari ini (5/4) Kanal30Netlabel secara resmi merilis album kompilasi digital Homegrown Vol.2, dimana album ini berisikan single dari setiap pengisi acara yang meramaikan gelaran Homegrown YK Vol.2 yang lalu. Empat buah band mengisi album kompilasi ini, yaitu 2 band dari kota Bandung dan 2 band sebagai tuan rumah dari Yogyakarta. Kota Bandung diwakili oleh band pendatang baru Diocreatura dan juga band gaek Polyester Embassy. Untuk kota Yogyakarta sendiri diwakili oleh band indie rock era 2000-an NERVOUS dan juga band lo-fi/surf pop pendatang baru, KAVVAH. Album kompilasi ini menjadi sedikit spesial karena meskipun belum memiliki album, KAVVAH secara ekslusif merilis single perdana mereka  yang berjudul Happy Crab dalam album kompilasi Homegrown Vol.2 ini. Homegrown YK sendiri adalah pertunjukan musik reguler yang digelar oleh KANALTIGAPULUH, Yogyamusicstore dan Fab Cafe Yogyakarta, dimana pertunjukan musik ini lebih mengedepankan unsur “investasi sosial”, karena mempertemukan band-band Yogyakarta dengan band-band dari luar kota dan band yang tampil dalam gelaran ini adalah perpaduan dari band baru dan band yang sudah establish di dunia musik Indonesia. Selain itu gelaran ini juga menjadi ajang silahturahmi dari musisinya sendir dengan para penonton dengan konsep rooftop gig dimana konsep gig diatas gedung seperti ini masih sangat baru di Yogyakarta. Untuk mendapatkan album kompilasi digital ini, dapat diunduh secara gratis pada tautan berikut ini....

Read More