Silverstein Bersenang-senang di Single “The Afterglow”
Aug23

Silverstein Bersenang-senang di Single “The Afterglow”

Musik yang agresif, lirik dan melodi yang emotif, disebut jadi pondasi yang identik dengan nama Silverstein. Namun setelah 17 tahun eksistensi, Silverstein sedikit mengubah komposisi musiknya di single ‘The Afterglow’ yang terdapat di album terbaru Dead Reflection. ‘The Afterglow’ yang menjadi single album tersebut membuktikan jika Silverstein masih bisa tumbuh dan mengembangkan arah musiknya. Jika kita mengingat kejayaan band-band yang memadukan generik emo, punk dan tambahan gaya vocal scream di tahun 2000-an, sulit rasanya melupakan nama Silverstein. Kali ini, Silverstein berubah jadi agak modern pop-punk dan berupaya jadi relevan kembali di Warped Tour bersama nama-nama yang lebih muda seperti State Champs, Knuckle Puck, dan Neck Deep. Tidak heran, video musik The Afterglow merekam bagaimana Silverstein bersenang-senang di Warped Tour 2017. Dead Reflection adalah album ke-8 Silverstein dan dirilis oleh Rise Records. Album ini jadi bukti kematangan Silverstein, bereksperimen dengan berbagai elemen yang baru namun tetap terasa visi Silverstein yang kita kenal. Sebelumnya Silverstein merilis album pertama When Broken Is Easily Fixed di tahun 2003 dirilis oleh Victory Records. Nama mereka semakin banyak terdongkrak ke permukaan ketika album Discovering The Waterfront dirilis pada tahun 2005 , dimana terdapat single ‘My Heroine’. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Weezer Rilis Video Musik dan Single Terbaru “Mexican Fender”
Aug19

Weezer Rilis Video Musik dan Single Terbaru “Mexican Fender”

Kabar baik untuk kalian para Weezerian karena band yang dimotori oleh Rivers Cuomo, Patrick Wilson, Brian Bell, dan Scott Shriner, baru aja nih merilis single dan video musik terbaru berjudul “Mexican Fender”. Lagu ini menceritakan tentang seorang pria yang jatuh cinta terhadap wanita yang membeli gitar Fender buatan Mexico di sebuah toko musik. Nantinya, single terbaru dari Weezer ini juga akan masuk ke dalam album terbaru mereka  ‘Pacific Daydream‘ yang akan dirilis pada 27 Oktober 2017 mendatang. Single ini juga menjadi gambaran umum mengenai warna musik Weezer di album barunya nanti. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
In Bloom, Neck Deep Berikan Suasana Segar
Aug16

In Bloom, Neck Deep Berikan Suasana Segar

Neck Deep menunjukkan kenapa mereka adalah salah satu band pop-punk terbaik dari Inggris. Sejauh ini respon single ‘Where Do We Go When We Go’ dan ‘Happy Judgment Day’ dari para penggemarnya boleh dibilang positif . Namun itu belum apa-apa jika belum mendengar single paling baru yakni ‘In Bloom’. Single ketiga ini buktinya adalah materi yang paling bagus, setidaknya menurut saya. Band yang didapuk jadi headliner sepanjang gelaran Warped Tour musim panas tahun ini tersebut tampil lebih ngepop namun tidak kehilangan elemen yang membuatnya menjadi Neck Deep. “‘In Bloom’ adalah lagu pertama yang kami tulis untuk album baru dan lagu ini memantik seluruh proses kreatif kami. Awalnya lagu ini ditulis untuk menjadi akustik, seiring waktu kami mengembangkannya jadi lagu full band,” kata Ben Barlow, vocalist Neck Deep saat ditanya Daniel P. Carter di BBC Radio 1 Rock Show. Bukan cuma lagunya yang terkesan lebih segar, video klip ‘In Bloom’ pun menegosiasikan warna yang baru dan terkesan berbunga-bunga serta menyenangkan disamping liriknya yang penuh pergulatan. ‘In Bloom’ adalah cara paling mumpuni meyakinkan The Peace and The Panic layak diantisipasi, dimana di album ini juga Ben Barlow membicarakan tema-tema personal yang menyentuh kegamangan eksistensi diri. The Peace and The Panic rencananya dirilis pada 18 Agustus mendatang. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on YouTube....

Read More
The Aces Kembali Rilis Video Klip Baru “Baby Who”
Aug05

The Aces Kembali Rilis Video Klip Baru “Baby Who”

Kuartet pop-rock asal Utah, The Aces baru saja mengenalkan video klip perdana “Baby Who”. Single ini adalah lagu andalan mereka di EP I Don’t Like Being Honest. Videonya sendiri disutradarai oleh drummer mereka Alisa Ramirez. Konsep natural dan summery di klip ini berkaitan erat dengan pertemanan dan kehidupan mereka baik sebagai band ataupun individu. “Kami berempat menghabiskan hampir seluruh hidup kami berlari-lari di lingkungan dimana kami merekam video ini.” katanya band ini di keterangan Youtube mereka. Dan memang selalu ada waktu di musim panas yang begitu menyenangkan ketika dihabiskan bersama-sama. “Baby Who” juga dalam liriknya mengisyaratkan untuk bersenang-senang dan lepas dari hal yang kerap mengganggu. Selain “Baby Who”, kalian juga rasanya perlu menyimak single lain dari The Aces, misalnya “Stuck” dan “Physical”, dimana musik mereka lumayan asyik di dengarkan jika kalian menyukai The 1975, Haim ataupun pop rasa 80-an yang mulai kembali digemari belakangan ini. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on YouTube....

Read More
Cerita Knuckle Puck dan Album Barunya “Shapeshifter”
Aug03

Cerita Knuckle Puck dan Album Barunya “Shapeshifter”

  Bagi para penikmat pop-punk, Shapeshifter adalah salah satu album yang perlu diantisipasi. Terutama bagi  mereka yang telah menanti follow up dari Copacetic, debut album yang berhasil merekrut banyak penggemar gila Knuckle Puck. Knuckle Puck akan merilis Shapeshifter bulan Oktober nanti. Berisikan 10 track dan band ini baru saja merilis “Gone” sebagai debut single di album tersebut. Knuckle Puck telah merekam materi album ini sejak awal tahun 2017. Belakangan menurut mereka ada yang salah dengan hasilnya hingga akhirnya memulai kembali proses produksi album ini dari nol. “Mengalami kesulitan dan merasa terasing saat rekaman adalah sangat salah. Pengalaman ini sangat salah, dan kami semua enggan untuk membicarakannya. Ada perasaan denial saat kami menyadari ada yang tidak beres,” ungkap gitaris Nick Casasanto dalam press release. Mereka juga mengaku tidak ada yang berubah dari musikalitas Knuckle Puck di sini, semuanya masih tetap sama. Namun, lirik di album ini akan lebih introspektif dan mendesak karena membicarakan pencarian identitas terutamanya saat beranjak dewasa dan melihat dunia sekitar. “Ketika menjelang pendewasaan dan mulai terasa perubahan di hidupmu, akan jadi penting jika kamu juga bisa membentuk identitasmu dan membebaskan dirimu dari apapun yang menahanmu selama ini,” tambah Casasanto. Lebih jauh band dari suburban Chicago ini menginginkan albumnya bisa jadi simbol harapan bagi para fansnya, mengingat internet dan informasi yang serba gila seperti hari ini bisa saja menyulitkan proses pencarian jati diri. “Aku  berharap semua orang menyadari mereka hanya perlu mengonsumsi segala macam hal yang benar-benar mereka mengerti, lewat itu, aku rasa ini akan jadi cara yang lebih memuaskan untuk menjadi apa yang kalian inginkan.” tutupnya....

Read More
SUM 41 Segera Tampil di Singapura Bulan Ini
Aug03

SUM 41 Segera Tampil di Singapura Bulan Ini

Unit pop-punk asal Ontario Kanada, SUM 41 baru saja mengumumkan jadwal konsernya di Asia Tenggara. Band besutan Derrick Whibley cs ini rencananya akan menyapa para fans beratnya di Singapura pada 24 Agustus nanti. Konser ini sendiri adalah bagian dari tur album 13 Voices. Album ini sangat disambut positif, terutama karena singlenya “Fake My Own Death” dan pulihnya Derrick dari ketergantungan alkohol. Selain itu, kembalinya gitaris Dave Baksh ke dalam formasi sekarang juga memberikan efek nostalgia meski agak kurang pas tanpa adanya drummer Steve Jocz yang keluar dari band pada 2013 lalu. Nah, jika tidak ingin melewatkan konser SUM 41 tahun ini silakan langsung cek tiketnya dari sekarang....

Read More