Homeshake Siap Menghibur Penggemar Indonesia pada Jumat Ini
Jan15

Homeshake Siap Menghibur Penggemar Indonesia pada Jumat Ini

Seperti telah diumumkan dan digembar-gemborkan lewat media sosial, Homeshake akan menggelar konser di Rossi Musik Fatmawati, Jakarta pada Jumat (19/1) mendatang; dipersembahkan oleh kemitraan antara Studiorama dan Noisewhore. Homeshake adalah proyek musik lo-fi/indie pop kepunyaan Peter Sagar yang berbasis di Montreal, Kanada. Sagar sempat dikenal sebagai gitaris panggung Mac DeMarco namun memutuskan keluar pada 2014 demi fokus menjalani proyek musik yang terpengaruh ragam musik R&B dan smooth soul ini. Pada tahun yang sama dengan keluarnya Sagar sebagai gitaris DeMarco, Homeshake merilis album perdana yang diberi tajuk In the Shower; kemudian menyusul Midnight Snack pada 2015, dan Fresh Air pada 2017. Ketiga album penuh Homeshake menuai respons positif baik dari penggemar maupun pengamat musik. Soal album terbaru Homeshake, Pitchfork menyebutkan bahwa album tersebut “menggabungkan yacht rock dan R&B untuk mendapatkan nuansa synth-pop yang belel.” Exclaim! memuji: “Album yang dimainkan sebagai latar ketika Anda menyalakan lilin, menunggu kedatangan sang kekasih ke rumah.” Sementara Clash menyatakan bahwa Fresh Air adalah album Homeshake yang “paling percaya diri, jenaka, dan lengkap sejauh ini.” Homeshake menambah daftar konser yang diadakan secara kolaboratif oleh Studiorama dan Noisewhore. Sebelumnya mereka—bersama Six Thirty Recordings yang kali ini tidak turut serta—telah lebih dulu mendatangkan Fazerdaze dan A Place to Bury Strangers yang mendulang sukses, baik secara penjualan maupun ulasan. “Mendatangkan Homeshake sejalan dengan misi kami untuk memberikan sajian yang bersifat alternatif, memanggungkan band-band potensial dari seluruh dunia dan menyajikannya ke sub-kultur tanah air,” ungkap Studiorama. Noisewhore menyambung, “Homeshake adalah salah satu band favorit kami belakangan ini, sehingga menggelar konser mereka di Jakarta bisa dibilang sebagai passion project.” Kedatangan Sagar dan bandnya ke Jakarta termasuk dalam rangkaian tur Homeshake Asia 2018. Sebelum tiba di tanah air, mereka lebih dulu beraksi di Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan Taiwan. Harga tiket konser perdana Homeshake di Indonesia ini dipatok Rp 288 ribu dan bisa dibeli melalui...

Read More
70sOC Gelar Showcase di Bandung
Jan13

70sOC Gelar Showcase di Bandung

Grup musik asal Bandung, 70sOC, siap menyelenggarakan showcase dengan tajuk ‘Funkified’ pada tanggal 18 Januari 2017, bertempat di Spasial (Jl. Gudang Selatan no. 22, Bandung). Tidak hanya acara musik biasa, Electric Love: Funkified juga berisikan sesi hearing session dan diskusi tentang ‘Funk Jaman Now’, pertunjukan Electric Love, dan ditutup oleh penampilan dj Munir (Midnight Runners) yang memainkan lagu funk Indonesia era lampau. Semua bertujuan memberikan pengalaman baru serta pengetahuan dalam mendengarkan musik funk. Januari 2018 menandakan tepat setahun dirilisnya album penuh 70sOC berjudul Electric Love. Band yang tadinya beranggotakan Anto Arief, Gantira Sena, dan Galant Yurdian ini menyadari bahwa musik funk ternyata masih terasa asing bagi masyarakat Indonesia. “Padahal banyak sekali lagu yang menyelipkan nuansa funk dan kita dengar sehari-hari. Tengok saja karya dari nama-nama besar seperti The Rollies, Koes Plus, Rhoma Irama hingga Maliq & D’essentials. Akan tetapi, sangat sedikit band yang mengkhususkan diri pada genre tersebut. Semoga saja acara ini bisa membuka lebih jauh wawasan teman-teman terkait musik ini sekaligus memetakan talenta atau pendengar funk di Bandung,” tutur Anto selaku frontman.  Selain misi di atas, Anto juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan personil baru 70sOC. “Ada Fabian Gifarian yang menggantikan Galant di bass. Saya pikir ini saat yang tepat untuk memperkenalkan dia secara khusus,” ucapnya. Ini merupakan kali ketiga 70sOC merombak formasi, terhitung sejak masih bernama 70s Orgasm Club.  70sOC sendiri siap mempersembahkan penampilan spesial yang dilengkapi instrumen tambahan seperti seksi tiup dan perkusi. Di sesihearing session dan diskusi, turut pula mengundang Idhar Resmadi sebagai moderator, Reynold Marshall (gitaris Kelompok Penerbang Roket, yang dulu pernah punya band funk, Speakeasy), Tanto Putrandito (kibordis The Groove), serta dj Munir dari Midnight Runners yang siap menjadi sajian pamungkas dengan memutarkan lagu-lagu funk Indonesia era 70-80an. Keseluruhan acara dikemas dengan nuansa intim, sehingga pihak-pihak yang hadir dapat saling mengakrabkan...

Read More
Jakarta Menjadi Kota Pembuka Tur The XX di Asia
Jan13

Jakarta Menjadi Kota Pembuka Tur The XX di Asia

Jakarta akan menjadi kota pembuka dari rangkaian tur The XX yang bertajuk ‘I See You’ di Asia. Konser tersebut berlangsung pada 23 Januari 2018 di Hall B3, JIExpo Kemayoran. Konser tersebut akan menjadi kali pertama bagi band asal Inggris itu untuk menyambangi Indonesia. Selain Jakarta, akan ada 9 kota lainnya di Asia yang akan disambangi oleh band pelantun ‘On Hold’ tersebut, di antaranya adalah Kuala Lumpur, Bangkok, Lantau Island, Beijing, Taipei, Pasay City, Osaka, Chiba, dan Seoul. Tiket pra jual The XX sempat diperjualbelikan dengan harga terjangkau, yaitu dimulai dari harga Rp 149.500. Namun semua tiket harga pra jual telah habis. Kini tinggal tiket harga normal seharga Rp 260 Ribu untuk section 2, Rp 360 Ribu untuk section 1, dan Rp 600 Ribu untuk VIP yang masih...

Read More
Tahun Ini 3 Band Indonesia Akan Tampil di SXSW Amerika Serikat
Jan12

Tahun Ini 3 Band Indonesia Akan Tampil di SXSW Amerika Serikat

Tahun ini secara resmi tiga band asal Indonesia telah masuk menjadi penampil dalam festival musik dan industri kreatif bertajuk South by Southwest (SXSW) yang akan digelar pada 9-18 Maret 2018 mendatang, di Austin, Texas, Amerika Serikat. Band terpilih tersebut adalah Efek Rumah Kaca, Stars and Rabbit, dan Kimokal. Nama-nama band yang diundang tersebut diumumkan langsung lewat laman resmi SXSW 2018. “Listening to Efek Rumah Kaca (Greenhouse Effect) is like reading a newspaper. They’re always capturing actual and relevant topics from politics, environments to religion trough straigh point of views,” ulasan SXSW untuk Efek Rumah Kaca. “Mengawali 2018 dengan sebuah kabar gembira. Efek Rumah Kaca menjadi salah satu band yang akan mewakili Indonesia pada festival @sxsw 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat. Mohon doanya agar semuanya lancar,” tulis akun resmi Efek Rumah Kaca. SXSW sendiri merupakan festival berskala internasional yang tidak hanya diisi dengan penampilan musik atau konser, namun banyak kegiatan lain seperti konferensi musik dan diskusi seputar industri kreatif juga menjadi agenda rutin gelaran tersebut. Di tahun-tahun sebelumnya beberapa musisi asal Indonesia juga telah menjajal festival bergensi ini, diantaranya adalah  White Shoes & The Couples Company dan juga...

Read More
Celine Dion Akan Konser di Indonesia Untuk Kali Pertamanya
Jan12

Celine Dion Akan Konser di Indonesia Untuk Kali Pertamanya

Bertajuk “CELINE DION JAKARTA LIVE 2018“, konser akan berlangsung pada Sabtu, 7 Juli, berlokasi di Sentul International Convention Center. Konser yang dihadirkan oleh promotor AEG Presents, PK Entertainment dan Sound Rhythm ini adalah bagian rangkaian tur musim panas sang penyanyi asal Kanada untuk kawasan Asia Pasifik yang bernama “CELINE DION LIVE 2018 TOUR”. Selain Indonesia, ada enam kota di negara Asia lain yang akan disambangi oleh Celine, yaitu Tokyo, Macau, Singapura, Taipei, Manila dan Bangkok. Berikut jadwal lengkapnya: – Tokyo : 26 Juni (Tokyo Dome) – Macau : 29-30 Juni (Cotai Arena at the Venetian Macau) – Singapura : 3-4 Juli (Marina Bay Sands Grand Ballroom) – Jakarta : 7 Juli (Sentul International Convention Center) – Taipei : 11 dan 13 Juli (Taipei Arena) – Manila : 19 Juli (Mall of Asia Arena) – Bangkok : 23 Juli (Impact Arena) Penjualan tiket akan dilakukan pada tanggal 19 Januari dengan harga dimulai dari Rp. 1,5 juta. Untuk informasi lebih lanjut bisa kunjungi www.Celinedionjkt.com dan www.loket.com. Celine Dion adalah penyanyi pop dunia yang sudah tidak diragukan lagi kualitas vokalnya. Banyak lagu-lagunya yang kini telah dianggap sebbagai pop klasik seperti ‘Beauty and the Beast’, ‘Because You Loved Me’, ‘Immortality’ dan tentu saja ‘My Heart Will Go On’. Ia juga tercatat sebagai salah satu penyanyi tersukses dalam karir yang merentang di sepanjang 3 dekade. Celine telah menjual lebih dari 250 juta kopi albumnya di seluruh dunia, selain menyabet 5 piala Grammy, 2 piala Oscar, dan 7 piala American Music Awards. Konser Celine Dion ini, selain untuk memuaskan kerinduan penggemarnya, adalah menjadi obat kecewa karena ia sempat membatalkan tur Asianya di tahun 2014...

Read More
Double Deer Records Perkenalkan Penyanyi Pendatang Baru Rayysa Dynta
Jan11

Double Deer Records Perkenalkan Penyanyi Pendatang Baru Rayysa Dynta

Label Rekaman, Double Deer Records menghadirkan penyanyi solo perempuan pendatang baru bernama Rayysa Dynta. Perkenalan Rayssa diwakili oleh single berjudul ‘Something About Us’ yang dirilis pada pertengahan Desember 2017 yang lalu. Single berjudul “Something About Us” adalah lagu electropop bernuansa adem untuk kisah cinta yang cukup heroik. “Something about us kept me coming back | we’re coming undone | got me upside down” pada lirik chorus, menjelaskan tema cinta-lama-belum-kelar yang disampaikan melalui vokal merdu nan lembut dengan balutan reverb yang pas. Lagu ini akan masuk dalam mini album berjudul ‘Prolog’ yang dirilis awal tahun 2018. Semua lagu yang menghiasi ‘Prolog’ disebut sebagai representasi dari berbagai fase kehidupan Rayssa...

Read More