_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/04/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/http-bae-hypebeast-comfiles201703sesame-street-puma-suede-2017-collaboration-1/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee
Petaka Rilis Kaset ‘Live At Extreme Moshpit’
Apr22

Petaka Rilis Kaset ‘Live At Extreme Moshpit’

Bertepatan dengan hari perilisan debut album Sebuah Dedikasi milik Petaka pada 16 April 2016 lalu, Petaka harus melewatkan hari spesial mereka tanpa kehadiran mendiang Rully Annash yang wafat pada 27 November 2015. Bertepatan dengan hari spesial tersebut, Petaka juga jadi salah satu line up dalam perhelatan festival musik metal terbesar se-Asia Tenggara, Hammersonic, pada tahun 2016 lalu. Petaka ikut meramaikan acara tersebut dengan menjadi salah satu band yang tampil di panggung Extreme Moshpit Stage. Selepas kepergian mendiang Rully Annash, posisi drum saat ini diisi oleh Firman Zaenudin (Teenage Death Star). Meskipun pada saat itu bukan panggung pertama Petaka bersama drummer baru, penampilan Petaka hari itu jadi jauh lebih berbeda, karena di-support oleh Extreme Moshpit TV yang sengaja mengemas konsep panggung mereka direkam secara profesional baik dari segi audio maupun video. Hasilnya sudah bisa kalian saksikan sendiri di channel YouTube Extreme Moshpit TV. Setahun berlalu, bertepatan dengan perhelatan akbar Record Store Day yang jatuh pada tanggal 22-23 April 2017, Petaka yang sekarang beranggotakan Danang Prihantoro di posisi vokal, bassist Wahyu Kurniawan, Yoga Pratama pada gitar dan drummer Firman Zaenudin ini akan merilis rekaman audio live mereka ketika tampil di panggung Extreme Moshpit Stage di Hammersonic 2016. Total ada 11 lagu yang dikemas dalam bentuk kaset yang dirilis oleh Quickening Records.  ...

Read More
Rayakan Record Store Day 2017, Mr. Sonjaya Rilis Single “Gita”
Apr22

Rayakan Record Store Day 2017, Mr. Sonjaya Rilis Single “Gita”

Mr Sonjaya sejak awal kehadirannya memang secara musikalitas terus berubah-ubah, meski sekarang mereka telah menemukan kenyamanan dari benang merah yang masih terus digali. Untuk mengingatkan kembali akan dinamika musik Mr Sonjaya, maka dirilislah split Album “Aura Sinar Orba” lewat label Sadda Records Dikutip dari siaran pers, “Aura Sinar Orba” ini merupakan perjalanan musikalitas Mr.Sonjaya yang pada Tahun 2009 (formasi 1) mengeluarkan album “Paket 2009 Detik” dan pada tahun 2013 (formasi 2) mengeluarkan E.P “Perjumpaan” (keduanya hanya dirilis 100 keping saja) sebelum Album “Laras Sahaja” yang memang dirilis lebih massif. Bersamaan dengan dirilisnya Album “Aura Sinar Orba” Mr Sonjaya pun memperkenalkan single terbarunya yaitu Gita, pemilihan lagu ini tak lepas dari momentum hari perempuan (Kartini) 21 April, serta hari Buruh pada 1 Mei. Lagu ini pula yang menjadi warna Mr Sonjaya untuk saat sekarang. Album Aura Sinar Orba Akan dirilis bertepatan dengan perayaan hari rilisan fisik atau Record Store Day 2017 edisi Bandung pada tanggal 22 April dan dijual langsung di Jl. Kiputih 1 Ciumbuleuit Atas Bandung sebagai tempat penyelengaraan RSD Bandung...

Read More
Ramayana Soul Reuni dan Merilis EP Baru
Apr22

Ramayana Soul Reuni dan Merilis EP Baru

Setelah beristirahat selama hampir setahun, band raga rock asal Jakarta, Ramayana Soul, kembali ke panggung dan merilis single terbarunya pada Jum’at (21/4) melalui SoundCloud resmi mereka. Lagu berjudul “Vayu” ini diambil dari EP mereka, ‘Elegi Prematur’, yang akan segera dirilis dalam format CD melalui Pas Pas Records, bersamaan dengan perhelatan Record Store Day 2017 di Kuningan City dan Pasar Santa. Mengambil pengaruh dari petikan sitar Ravi Shankar, energi Deep Purple, gumaman ala The Charlatans dan aroma musik Timur Tengah, ini adalah single pertama Ramayana Soul sejak memutuskan untuk reuni dan melanjutkan perjalanan yang mereka hentikan sejenak pada 2016 silam. Sebelumnya, Ramayana Soul telah merilis album perdana berjudul ‘Sabdatanmanra’ dalam format kaset, CD, dan vinyl melalui label Wasted Rockers Recordings (Jakarta) dan Guruguru Brain Records (Tokyo, Amsterdam). “Menurut gue, album pertama Ramayana Soul memang gaib banget,” ujar Samson Pho, perwakilan Pas Pas Records. “Ternyata, setelah album pertama mereka lebih bereksperimen. Ada sedikit sunshine pop, dan sedikit musik progresif dibalut psikedelia ala Ramayana Soul,” tambahnya. Bersamaan dengan rilisnya EP tersebut, Ramayana Soul juga akan tampil di Record Store Day Indonesia di Kuningan City pada tanggal 22 April 2017, serta di Record Store Day Pasar Santa pada tanggal 23 April 2017. Pada panggung spesial paska reuni ini, Ramayana Soul akan membawakan materi EP ‘Elegi Prematur‘, sekaligus beberapa lagu baru yang belum pernah...

Read More
Nikmati Sore Hari Bersama Afternoon Folk Vol.13
Apr19

Nikmati Sore Hari Bersama Afternoon Folk Vol.13

Setelah berhasil menghibur dan membuat sangat ditunggu, Afternoon Folk akan diadakan untuk kali ketiga belas. Sebuah acara rutin bagi penikmat musik Folk di Malang dan sekitarnya. Kini Afternoon Folk #13 akan menyuguhkan empat penampil pada Sabtu 23 April 2017 mulai pukul 18.00 WIB di Houtenhandgarten Malang. Afternoon Folk #13 akan memberikan komposisi line up yang menjanjikan dengan menghadirkan dua penampil dari kota gudeg yaitu Illona and The Soul Project (Illona ATSP) dan Jono Terbakar, serta dua penampil jawara kota bunga yaitu Folkapolka dan Steffani BPM. Acara khas Kota Malang ini bukan hanya menghadirkan musik saja, melalui semangat kolektif membuat acara ini kental dengan aroma keakraban bagi para penikmat, penampil, dan skena – skena musik didalamnya. Didukung Afternoon Folk #13 tidak memungut biaya justru akan menyiapakan handmade teammate dan cookies secara gratis. Tidak ada alasan untuk melewatkan acara seru ini, Let’s join Afternoon Folk #13...

Read More
Ripstore Live Festival Resmi Dibuka
Apr19

Ripstore Live Festival Resmi Dibuka

Sukses menggelar Cover Song Challenge #Tribute2ERK yg diikuti puluhan band/ solois independen se-Indonesia taun lalu, Ripstore.Asia kini mengadakan acara serupa sepanjang April ini hingga Juli mendatang. Bekerjasama dengan #CastelDistric festival ini memadukan format kompetisi online dan kurasi stage act offline. Acara ini dikhususkan untuk musisi Jabodetabek dan Jawa Barat, serta dipusatkan aktivitasnya di wilayah Bekasi dan Jakarta Timur. Tujuan festival ini untuk mencari 10 band independen, pemula, muda dan berbakat dari hasil kurasi yg nantinya disiapkan sebagai perwakilan musisi generasi baru era millenial di platform digital #playripstore. Beberapa skor penilaian juga sudah disiapkan, semisal kualitas materi lagu dan hasil recording, eksistensinya di scene indie lokal, fashion dan attitude, interaksi social media serta tentu saja etos kerjasama antar personil yg dianut ketika beraksi di atas panggung. Dengan parameter2 tersebut, diharapkan musisi muda jebolan festival ini adalah mereka yang layak diapresiasi publik, No KKN dan bukan artis karbitan. Mengisi masa Ramadhan nanti, akan ada sharing session juga sbg pelatihan teknis semisal memahami audio recording, manajemen band, membuat press release ke media, hak cipta intelektual dan lain-lain yg bakal menjadi bekal mereka ketika berhadapan dgn industri nanti di perjalanan karir bermusiknya. Tidak ada batasan genre, semua musisi pemula dengan karya orisinil bisa ikut serta, baik dalam format solo, duet atau grup, accoustic pun electronic, you name it. Yang jelas, kesempatan ini dibatasi hanya untuk 30 band pendaftar pertama. Untuk pendaftaran bisa langsung klik ke tautan berikut...

Read More
Confuse Records Merilis Tiga Album Sekaligus Pada RSD 2017
Apr18

Confuse Records Merilis Tiga Album Sekaligus Pada RSD 2017

Label rekaman independen yang paling kawakan di kota Malang, Confuse Records, bakal segera merilis album dari tiga band sekaligus – yaitu Bangkai, Hellsoil, dan Strider. Ketiga album tersebut rencananya akan mulai dilepas serentak pada puncak perayaan Record Store Day (RSD) 2017. “Tanggung, dirilis sekalian aja bareng-bareng biar tambah rame,” ujar pemilik Confuse Records, Ook, soal alasannya merilis tiga album sekaligus di hari yang sama. “Mumpung ini ada momen bagus khan, Record Store Day. Sayang aja kalau materi rekaman dari band-band ini musti ditunda lagi…” Bersama Confuse Records, akhirnya Bangkai memutuskan untuk melepas rekaman bertajuk Re-Emotional Conform – yang merupakan versi reissue dari album Emotional Conform yang pernah dirilis tahun 2001 silam. Formasi mereka di album tersebut ada Erwan Stench (gitar), Inul (gitar), Eko (drum), dan Andry (vokal). Sekedar catatan, Bangkai merupakan unit grindcore yang paling veteran di kota Malang. Sejak tahun 1994, mereka sudah eksis dan menggeber irama musik yang ngebut ala Napalm Death, Brutal Truth, Repulsion, Dead Kennedy’s, hingga Discharge. Dan tidak berhenti sampai sekarang. Album kedua yang dirilis oleh Confuse Records adalah debut album dari Hellsoil, unit grindcore yang cukup belia namun produktif di berbagai panggung underground seputar kota Malang. Hellsoil baru saja merekam sejumlah materi anyar yang dikemas dalam satu album bertajuk In Grind We Bong. Rujukan yang paling pas untuk musik mereka adalah grindcore tradisional ala Terrorizer atau Brutal Truth. Sedangkan rilisan ketiga Confuse Records pada gelaran RSD tahun ini adalah karya milik Strider. Mereka adalah komplotan stoner-rock yang mengaku ‘menuhankan’ Black Sabbath, serta menambah daya serang lewat pengaruh musik dari Down, The Sword, Sleep, Church of Misery, hingga Komunal. Strider terdiri dari Anjar (gitar), Ebing (gitar), Afir (vokal), Nico (bass), dan Putra (drum). “Strider ini aslinya dulu terbentuk di Pandaan, tempat lahirnya Elpamas. Sekarang mereka semua kuliah di Malang. Ngakunya sih suka musik rock dari pengaruh orang tua dan paman-pamannya di sana,” tutur Ook dari Confuse Records. “Liriknya seru dan menarik. Kalimatnya cenderung positif dan membangun semangat…” Kali ini, Strider melepas album bertajuk Defishit Moral. Rilisan tersebut berisi enam lagu karya mereka yang penuh bara dan penuh liukan riff-riff magis. Plus ada tambahan dua nomor kover yang cukup berbahaya, yaitu “Come Together” (The Beatles) dan “Electric Funeral” (Black Sabbath). Ketiga album rilisan Confuse Records di atas mulai bisa didapatkan pada saat momen Record Store Day 2017. Untuk area Malang, perayaan Record Store Day bakal diadakan di MX Mall (Matos), 22 April...

Read More