_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/05/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/ehr_men_060417liam/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee
Stars and Rabbit Rilis Video Musik “Man Upon The Hill”
May23

Stars and Rabbit Rilis Video Musik “Man Upon The Hill”

   Stars and Rabbit, duo independen pop folk asal Yogyakarta pada hari ini merilis video musik terbaru mereka yang berjudul “Man Upon The Hill”. Video musik ini disutradarai oleh Bona Palma dan dalam pengerjaannya dibantu oleh D.O.P senior Arief Pribadi menceritakan sebuah konsep lingkaran kehidupan. Dalam video ini sendiri banyak menceritakan simbol hubungan antara manusia dengan alam, seperti peran Elda dan Adi, dua entitas yang saling terkoneksi akan tetapi mereka tidak pernah sadar jika saling terkoneksi satu sama lainnya dikarenakan perbedaan ruang dan waktu. Tapi disatu sisi mereka akan tetap selalu terhubung, dan mereka akan terus saling mencari satu sama lain. “Being in nature surprisingly connected you to your own deepest thoughts and feelings, and only in that way you can really listen to them.” ungkap Elda. “Lagu ini diciptakan di alam terbuka, karena itu video musik ini dilakukan di alam terbuka juga. Kebetulan Sumba bisa mewakili semua kebutuhan visual untuk video musik ini,” tutup Adi. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Endank Soekamti Luncurkan Single dan Video Klip “Liburan”
May17

Endank Soekamti Luncurkan Single dan Video Klip “Liburan”

Beberapa hari sebelum keberangkatan memproduksi album baru dan berbagi dengan anak-anak di pesisir pantai Papua, Endank Soekamti meluncurkan video klip untuk single berjudul “Liburan” dari album ‘Soekamti Day’. Video klip “Liburan” ini dikemas unik, jenaka, dan menghibur. Itu bisa dilihat dari ditampilkannya fighting choreography yang apik serta penggunaan teknologi kamera 360º untuk beberapa adegan video klip ini. Hal menarik lain adalah penampilan The Super SAS sebagai super hero sekaligus tokoh utama cerita yang berperan memerangi kejahatan dan menolong yang lemah. Tak ketinggalan kehadiran putra-putri Erix dan Dory Soekamti yang lucu dan menggemaskan menambah keceriaan yang ditawarkan di video klip arahan sutradara Erix Soekamti ini. Dengan diluncurkannya video klip dan single ini juga sebagai penanda Endank Soekamti akan pamit berlibur untuk membuat album ke–8 yang rencananya akan direkam secara out door di atas kapal pinisi mengarungi perairan Papua Barat selama 30 hari. Perjalanan yang direncanakan dimulai dari Sorong dan berakhir di Manokwari ini, akan diisi pula dengan kegiatan saling berbagi dan mengajar anak-anak di pesisir pantai Papua Barat. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Rekah Luncurkan Video Musik Perdana
May03

Rekah Luncurkan Video Musik Perdana

Setelah merilis single “Belajar Tenggelam” pada Maret lalu, kini Rekah, grup post-hardcore asal Jakarta mempersembahkan sebuah video musik perdana untuk single yang sama sekaligus memperkenalkan sebuah lagu baru yang berjudul “Tentang Badai dan Pagi Setelahnya”. Video musik yang dikemas sebagai sebuah film pendek ini disutradarai oleh Katyusha “Katy” Methanisa, seorang sutradara muda underrated dengan dibantu oleh Junior Johan–penabuh drum Rekah–sebagai pengarah sinematografi. Video ini digarap sesuai dengan cerita yang ditulis oleh Tomo Hartono, gitaris dari Rekah. Video yang berjudul “TENTANG BADAI / BELAJAR TENGGELAM” ini menceritakan kisah dua tokoh yang terjebak dalam sebuah hubungan tidak sehat. Dalam adegan demi adegan, diperlihatkan bagaimana kecemasan tak berdasar perlahan-lahan merusak hubungan dari kedua tokoh tersebut. Lewat video ini, penonton disuguhkan potret bagaimana gangguan mental mempengaruhi hubungan penderita dengan orang-orang di sekitarnya. Tomo selaku penulis lirik menjelaskan bahwa semua cerita yang ditulisnya untuk EP ‘Berbagi Kamar’ merupakan refleksi dari pengalaman pribadi yang dialaminya beberapa tahun lalu. Ia berharap dengan menuliskan pengalaman-pengalamannya dalam bergulat dengan gangguan mental, ia dapat membantu orang-orang yang mungkin menderita hal yang sama untuk tahu bahwa mereka tidak sendiri. “Menulis tentang pengalaman pribadi saya secara gamblang dalam berhadapan dengan gangguan ini ke dalam sebuah karya yang dirilis untuk publik merupakan salah satu usaha saya untuk melakukan destigmatisasi terhadap para penderita gangguan mental. Buruknya sistem bantuan untuk kesehatan mental tidak akan mendapat sorotan yang serius sampai kapanpun kalau kita tidak mulai membawa isu ini ke ranah publik,” jelas Tomo. Dalam menerjemahkan musik Rekah dan naskah dari Tomo ke dalam medium visual, Katy banyak menggunakan cut cepat bergantian dengan long take untuk menyesuaikan dengan dinamika dan intensitas lagu. Sedangkan untuk menjelaskan pergulatan pribadi di dalam pikiran masing-masing tokoh, Katy banyak menggunakan split screen di mana ia menggunakan imaji-imaji acak sebagai representasi dari pikiran-pikiran yang menghantui kedua tokoh tersebut. Kedua materi yang terdapat dalam video ini nantikan akan menjadi bagian dari debut EP Rekah yang berjudul ‘Berbagi Kamar’. Rilisan yang berdurasi kurang-lebih 25 menit ini digarap dengan pendekatan konsep, di mana tiap lagu ditulis saling berkaitan dalam menjalin suatu tema besar, yaitu tentang kesehatan mental. Di EP ini, Rekah memainkan post-hardcore dengan pengaruh black metal dan shoegaze yang kental dan akan dirilis oleh Royal Yawns,  sebuah label independen asal Bandung dalam waktu dekat. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Vellarose Gaet Mustika Kamal di Single Terbaru “Bisa Bahagia”
Apr29

Vellarose Gaet Mustika Kamal di Single Terbaru “Bisa Bahagia”

Unit pop punk asal Jakarta, Vellarose, telah merilis single terbaru dengan judul “Bisa Bahagia” pada Sabtu (22/4). Lagu ini adalah karya terbaru mereka dengan formasi terbaru. Sebelumnya, Vellarose merilis mini album perdana bertajuk A Luta Continua pada 2014 silam. Lirik “Bisa Bahagia” bercerita tentang optimisme yang seharusnya ada di setiap jiwa manusia dalam menjalani hari-harinya. “Tidak sedikit muda mudi yang putus cinta lalu akhirnya trauma. Ada juga yang bisnisnya bangkrut lalu ragu untuk mulai lagi, dan masalah lainnya yang akhirnya menyebabkan putus asa. Keputusasaan itu yang akhirnya membuat hidup terasa suram dan malas bermimpi,” jelas pihak band. “Berangkat dari keresahan tadi, saya coba meyakini kalau setiap orang itu harus dan bisa bahagia. Harus bahagia biar hidup kita dinamis, maju dan naik, dan bukan stuck di tempat. Manusia emang adakalanya jatuh, tapi harus cepat-cepat bangun. Jangan lama-lama sedihnya. Inti lagu ini simpel aja, mengajak kita untuk jadi bahagia,” tambah Niel selaku pengarang lagu. Dari segi aransemen, Vellarose meyakini “Bisa Bahagia” lebih fresh dari lagu-lagu mereka sebelumnya. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya Mustika Kamal, vokalis band Last Goal Party, mengisi suara di lagu ini. Kerjasama Vellarose dengan Tika tidak lepas karena Vellarose sendiri melakukan proses recording dengan Bulb Record, yang juga jadi basecamp band electrocore asal Jakarta, LGP. “Bisa Bahagia” dirilis dalam bentuk video klip dan sudah dapat dilihat di saluran resmi youtube mereka. Mustika juga tampil dalam video klip dan menambah keseruan musik yang dihadirkan Vellarose. Single ini juga dapat didengar lewat beberapa layanan musik digital sepertu Spotify, iTunes, dan lainnya. “Hidup kalo sedih terus cuma bikin sakit, lalu mati. Kalo kata pepatah You Only Life Once, jangan buang waktu dalam hidup dengan nangis, kecewa, dan marah. Senyum aja, positive thinking, ciptain rasa bahagia versi kalian,” pungkas vokalis Vito. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Grace Sahertian Rilis Single Kedua “Fallin'”
Apr29

Grace Sahertian Rilis Single Kedua “Fallin'”

Setelah merilis single pertamanya “Better To Love” yang diambil  dari Album ‘Hela’ pada bulan Agustus 2016, Grace Sahertian, solois asal Bandung, kini merilis lagu “Fallin’” sebagai single keduanya. Lagu  yang juga berbahasa Inggris ini diciptakan pada tahun 2014 berdasarkan pengalaman pribadi Grace yang menemukan kebahagiaannya bersama seorang pria, meski hanya dalam mimpi. Rasa ini dituangkan kedalam lirik “I choose to dream forever” yang menggambarkan perasaan cinta yang mendamba. Dibandingkan dengan track lain pada album ‘Hela’, lagu ini berirama lirih, memiliki jeda, didukung dengan cara bernyanyi Grace yang rapuh, membuat single kedua ini sentimental sekaligus memberikan sensasi yang berbeda bagi setiap pendengar. Proses pembuatan lagu ini menurut Grace cukup singkat, melodi dan lirik yang ia ciptakan mengalir begitu saja. Aransemen yang dibuat oleh Tesla Manaf selaku produser pun terkesan sangat sederhana, namun kaya akan detail. Ada semacam bunyi getaran dari awal hingga akhir lagu, vokal yang bergema, dentuman bass, serta diakhiri dengan melodi cello yang menyayat hati. Semuanya dipikirkan secara matang oleh Grace dan Tesla. Menjelang perilisan single kedua ini, Grace melalui akun media sosialnya membuat sayembara #FeelinOfFallin. Ajang ini merupakan wadah Grace untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan para pendengarnya. Partisipan diajak untuk menginterpretasikan lagu “Fallin’” ke dalam sebuah karya dengan bentuk apapun, sesuai dengan latar belakang masing-masing. Ada 3 kata kunci yang dijadikan dasar dalam berkarya sesuai dengan nuansa single ini yaitu affection (kasih sayang), fragile (rapuh) dan longing (mendamba). Selama kurang lebih 3 minggu sayembara ini berlangsung, ada sebanyak 42 karya yang terkumpul. Bentuknya pun beragam, seperti: karya fotografi, videografi, ilustrasi, puisi, mood board, dll. Seluruh karya #FeelinOfFallin diunggah ke website resmi Grace, www.gracesahertian.com. Tanggal 26 April 2017 dipilih sebagai hari perilisan single dan video klip “Fallin’”. Video klip Fallin’ merupakan hasil kolaborasi apik antara Grace Sahertian bersama kedua sahabat baiknya, Lukman Hakim dan Gemala Juwita. Proses syuting video klip yang memakan waktu satu hari ini berlokasi di Dago Heuvel, Ciburial, Bandung. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Kunto Aji Rilis Video Musik “Mercusuar”
Apr28

Kunto Aji Rilis Video Musik “Mercusuar”

Sejak diresmikan dan dilepas menjadi single terbaru pada bulan Februari lalu, “Mercusuar” terus berkumandang di udara melalui beragam platform. Lagu ini digadang sebagai lagu Kunto Aji dengan lirik paling puitis dimana tersaji dalam irama pop dengan selimut jazz yang lembut. Keduanya melebur menjadi sebuah lagu cinta yang memiliki makna tersendiri bagi Kunto Aji pribadi. Ia yang biasanya berkaca dari sudut pandang lain, kali ini berkaca dan membagikannya pengalaman cintanya kepada seluruh pendengarnya. Sebuah kesabaran untuk menunggu waktu yang tepat. Kurang lebih berselang dua bulan lamanya, single ini kembali hadir dalam format video musik. Sempat berpikir keras siapa yang akan pantas memegang kendali penuh untuk menyuguhkan Mercusuar versi audio visual, hingga satu waktu Kunto Aji pun bertemu dengan Yandy Laurens dalam proyek webseries SORE yang ditangani sang sutradara tersebut hingga kolaborasi antara keduanya pun terjadi. “Saya melihat Yandy sebagai seorang seniman yang memerlakukan karya dengan begitu detail dan dijaga kualitasnya dengan baik. Orientasinya adalah karya. Bukan membuat karya yang laku tapi membuat karya yang hidup, baik dan ideal. Sebagai seorang seniman saya merasa nyambung dengan Yandy,” ujar Kunto Aji. Video musik ini kita tidak akan menemukan Kunto Aji seperti di video musik dari single sebelumnya. Musik video “Mercusuar” tersaji dengan kemunculan Rio Dewanto dan Faradina Mufti yang beradu peran berkat arahan Yandy Laurens. Dari setiap momennya, sang sutradara mencoba untuk menafsirkan kalimat demi kalimat yang terdapat dalam lagu Mercusuar yang menjadi gambaran cinta dari seorang Kunto Aji. “Saya membuatnya menjadi sebuah film pendek dengan sedikit dialog. Ada gambaran perasaan nyaman itu justru lebih terlihat ketika mereka yang bersama, diam tanpa harus memikirkan topik untuk terus saling berinteraksi. Situasi yang nyaman, sama seperti lagu Mercusuar yang merasakan hal itu. Seperti pulang ke rumah,” ujar Yandy Laurens. “Lagu Mercusuar ini adalah lagu yang sangat personal dan sangat dalam. Perasaan Kunto Aji ketika jatuh cinta, LDR dan CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali). Begitu juga dengan keinginan saya atas video musiknya. Menjadi sebuah karya yang tidak hanya mengetahui informasi gambar, tetapi juga ikut merasakan petualangan yang ada di dalam gambar tersebut. Jadi ketika kalian menontonnya, coba gunakan headset. Apa yang saya letakan di video musik ini akan lebih tersampaikan,” tambahnya. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More