ikkubaru Mengeluarkan Video Klip “Chasing Your Shadow”
Jul17

ikkubaru Mengeluarkan Video Klip “Chasing Your Shadow”

Grup musik city pop asal Bandung, Ikkubaru, resmi mengeluarkan video klip untuk lagu mereka yang berjudul “Chasing Your Shadow”. Lagu tersebut berada di rilisan ikkubaru bertajuk “Amusement Park”, sebuah album penuh perdana milik band beranggota Muhammad Iqbal (Vocal, Keyboard, Guitar), Rizki Firdausahlan (Vocal, Guitar), Muhammad Fauzi Rahman, (Bass) dan Banon Gilang (Drum), yang dirilis di dua Negara. Album ini disebar di Jepang melalui Hope You Smile Records (2014) sedang Album versi Indonesia ini dicetak dan didistribusi oleh Misashi Records dan Monolite Records (2017). Dalam pembuatan video ini, ikkubaru mempercayakan penggarapan kepada Andi Gondi, seorang sutradara muda asal Jakarta. Andi Gondi sendiri dikenal sebagai sosok yang banyak terlibat dalam beberapa proyek video klip. Misalnya, sebagai director untuk video klip Spaceandmissile – Play, Rewind, Erase, Muntheboyd – Perfect Hard Love. Juga terlibat dibeberapa penggarapan lain seperti video klip Blackteeth – Anjing Kantor, Kronutz – I Need More Love, Teman Sebangku – Sing About You, Oscar Lolang – Little Sunny Girl, Angsa & Serigala – Hitam & Putih dan lain sebagainya. Menurut penuturan Andi Gondi, video “Chasing Your Shadow” sendiri pada dasarnya menawarkan cuplikan kehidupan pribadi salah satu personel ikkubaru, dengan kemasan elemen arsitektural yang kental. Konsep awalnya, berangkat dari kacamata Andi Gondi melihat kehidupan seorang pencipta lagunya. “Pola desain atau pola rancangannya dikemas sederhana sebetulnya, bersama tim saya hanya mengembangkan segi visualnya saja. Pengembangan visual yang dilakukan adalah dengan melihat perspektif lain dari isi lagu “Chasing Your Shadow”,” katanya. Perspektif lain yang dimaksud adalah dengan dilibatkannya seorang perempuan asal Bandung yakni Karina Sokowati. Alhasil, Perempuan yang juga dikenal sebagai seorang praktisi independen yang ikut andil diberbagai medium kesenian—dikenal pula sebagai pendiri kolektif seni bernama Kongsi Callow, itu didapuk menjadi aktor utama dalam video berdurasi 4 menit lebih ini. “Penglihatan saya terhadap personal pencipta lagu, saya terapkan kepada sosok perempuan yang diperankan Karina Sokowati. Perspektif lagu “Chasing Your Shadow” sendiri saya balik, diperankan oleh perempuan. Alasannya, saya pribadi yakin dengan karakteristik seorang Karina Sokowati. Ia dapat membangun emosi yang saya mau. Karina Sokowati dapat memberikan ragam ekspresi, baik itu naik dan turun dengan begitu maksimal, dan itu tentu baik bagi kebutuhan visual yang diinginkan, terutama untuk penggambaran lagunya secara utuh,” ujar Andi Gondi menjelaskan. Lebih jauh, lanjut Andi Gondi, diluar yang telah dijelaskan. Video klip “Chasing Your Shadow” memiliki benang merah lain yang ingin disampaikan. Mulai dari lokasi dan Nuansa yang dibangun yaitu dengan sajian pendekatan suasana 80-an, lokasinya sendiri diambil diberbagai sudut di Kota Bandung, ragam tempat yang dianggap sangat memiliki keterwakilan dengan konsep yang diusung. “Lokasi yang kami pakai adalah salah satu elemen yang hendak kami tawarkan—kepada publik, makanya setting utama yang dibangun adalah nuansa 80’an. Nilai arsitekturalnya yang memang...

Read More
Radiohead Rilis Video Klip “Man of War”
Jun23

Radiohead Rilis Video Klip “Man of War”

Radiohead memang selalu saja membuat para penggemarnya menjadi penasaran. Kali ini mereka merilis video klip terbarunya yang berjudul “Man of War”, dimana beberapa pekan yang lalu mereka secara tiba-tiba merilis hidden track dan video klip untuk lagu “I Promise”. Lagu ini merupakan salah satu lagu yang unrealesed untuk album OK Computer dan yang akan masuk ke album OK Computer: OKNOTOK 1997 – 2017. Video yang disutradarai oleh Colin Read tersebut menceritakan seorang laki-laki yang ketakutan karena diikuti oleh orang asing. Merayakan dua puluh tahun rilisnya OK Computer, Radiohead akan merilis ulang album tersebut menjadi album baru mereka yang berjudul ‘OK Computer: OKNOTOK 1997 – 2017’. Sebelumnya, Radiohead sudah merilis video “Lift” dan “I Promise” dimana lagu-lagu tersebut gagal masuk di album OK Computer yang dirilis tahun 1997 silam. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on YouTube....

Read More
Haim Rilis Video “Want You Back”
Jun23

Haim Rilis Video “Want You Back”

Setelah sebelumnya telah merilis “Want You Back” dalam versi audio, kini Haim secara resmi telah merilis video klip single terbaru mereka tersebut. Single ini juga menjadi salah satu bagian dari album kedua mereka yang bertajuk ‘Something to Tell You’. Video klip ini disutradarai oleh Jake Schreier dan menampilkan tiga bersaudara asal Los Angeles, California  ini menari-nari di tengah jalanan yang kosong. Rencananya, album kedua HAIM  ‘Something to Tell You’ akan dirilis pada 7 Juli mendatang. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
“Wreck This Journal” Didapuk Sebagai Single Terbaru Coldiac
Jun22

“Wreck This Journal” Didapuk Sebagai Single Terbaru Coldiac

2 tahun mungkin adalah umur yang sangat muda bagi sebuah band, namun band yang masih bisa dibilang baru ini telah membombardir khalayak muda penikmat musik dengan propaganda-propagandanya dalam mengenalkan karya mereka. Coldiac, mungkin sebagian orang sudah terasa familiar dengan nama baru ini. Band asal kota Malang yang identik dengan Sambadha Wahyadyatmika (Vocal & Guitar), Mahatamtama Arya Adinegara (Vocal & Guitar), Derry Rith Haudin (Synth.), Bhima Bagaskara (Bass), dan Judha Widhita (Drum) ini telah menelurkan album perdananya “Heartbreaker” bersama GZZ records pada 10 Desember 2016 lalu. Coldiac dirasa cukup sukses mendulang publik dengan musikalitas dan estetika visualnya yang serba kuning, sehingga menciptakan kesan yang melekat pada band asal Malang ini. Setelah melewati 5 bulan pasca rilis, tepatnya pada tanggal 22 juni 2017, Coldiac kembali dengan sebuah single baru diluar album “Heartbreaker” berjudul “Wreck This Journal”. Masih dengan hasutan nuansa pop, single ini dikemas dengan sangat hati-hati oleh Coldiac. “Kami sangat mensakralkan Wreck This Journal, lagu ini punya makna yang sangat dalam untuk masing-masing personil dan orang orang yang pernah ada dalam kehidupan kami, walaupun dengan lirik yang cukup lugas, namun justru kelugasan itulah yang mengartikan makna sesungguhnya dari lagu ini. Purity!” dikutip dari siaran pers. Judul pada single teranyar Coldiac ini memang terinspirasi dari sebuah buku yang juga berjudul Wreck This Journal karya Keri Smith. Bukan tanpa alasan, namun memang buku ini adalah sebuah symbol dalam kisah nyata yang dialami salah satu personil Coldiac. “kita memilih libur dulu dari jadwal manggung di bulan puasa, karena memang kita pengen fokus untuk menciptakan sebuah karya visual yang bisa ikut membangun mood seseorang ketika mendengarkan dan nonton music video ini,” tutup Coldiac. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Spontanitas Jadi Semangat Monita Tahalea di Video Klip Terbarunya “Hai”
Jun21

Spontanitas Jadi Semangat Monita Tahalea di Video Klip Terbarunya “Hai”

Hari ini, Monita Tahalea merilis video klip terbarunya, “Hai”, yang merupakan single kedua dari album ‘Dandelion’. Ada yang berbeda dari video klip Monita kali ini. Alih-alih melibatkan tim dengan banyak kru, video klip ini hanya melibatkan sang penyanyi, dan seorang videografer yang juga anggota komunitas fans Monita, #HaiTeman. “Hai” menunjukkan Monita yang sedang menjelajahi Semarang dengan naik becak dan jalan kaki. Penonton diajak turut serta dalam perjalanan ini, lewat rangkaian gambar yang Monita abadikan dengan kameranya. Seperti menonton vlog perjalanan yang penuh cerita dan warna. Lebih dari dokumentasi perjalanan, video klip “Hai” didasari semangat berbagi. Dalam kesempatan ini, berbagi senyum dengan orang-orang asing yang Monita temui di sekeliling kota Semarang. Monita sengaja membawa seikat bunga matahari untuk dibagikan pada mereka yang kebetulan berpapasan dengannya; dari tukang becak, ibu tua yang sedang bersantai di depan rumahnya, hingga anak-anak yang sedang bermain di Kampung Warna-Warni dikutip dari siaran pers. “Lewat proyek video klip ini, saya menantang diri sendiri untuk melakukan one random act of kindness,” kata Monita. “Saya selalu suka bunga, dan bunga matahari ini adalah simbol sapaan kepada orang lain yang tidak saya kenal. Semoga, hari si penerima bunga menjadi lebih indah.” Daya tarik video klip ini memang timbul dari spontanitasnya. Serangkaian kejadian dan ekspresi yang alami, tanpa diatur skenario atau diganggu kamera, lampu dan serombongan kru. Sesuai dengan lirik lagunya, video “Hai” memperlihatkan kerinduan Monita sebagai penyanyi, yaitu menjalin koneksi dengan audiensinya. Karena alasan itu pulalah, ia memilih bekerja sama dengan Syifa Sauqy, videografer asal Solo yang tergabung dalam komunitas #HaiTeman. “Aku ingin bisa mendukung anggota #HaiTeman untuk mengembangkan talenta mereka. Meskipun seringkali, aku yang terbantu dan terinspirasi oleh semangat mereka,” kata Monita. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Puti Chitara Rilis Video Konser Goodnight Tour 2017 Yogyakarta Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Jun16

Puti Chitara Rilis Video Konser Goodnight Tour 2017 Yogyakarta Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Dalam rangka menggelar promo album keduanya yang bertajuk ‘Goodnight’, Puti Chitara telah menggelar konser di kota Malang dan Yogyakarta pada bulan Mei 2017 yang lalu. Nampaknya tahun ini memang dimanfaatkan oleh Puti Chitara untuk mengenalkan proyek solonya dan juga album keduanya,  hal tersebut terlihat dengan digelarnya pertunjukan SOLI/NIGHT bersama Gerald Situmorang dan juga konser Goodnight Tour 2017. Konser di Yogyakarta memang digarap cukup serius oleh Puti Chitara, terlihat dengan line up pembuka pertunjukan dengan menampilkan dua orang pianis, yaitu seorang pendatang baru Hana Fairuz dan juga komposer berbakat Gardika Gigih. “Yogyakarta tentu menjadi kota yang istimewa untuk banyak orang, pun juga untuk aku sendiri. Maka dari itu konsep pertunjukanku di Yogyakarta memang sengaja dibuat berbeda dibanding saat tur di kota Malang, yaitu dengan menampilkan para pianis sebagai pembuka konser dan juga aku tampil dalam format full band,” ujar Puti. Dalam pertunjukan Goodnight Tour 2017 Yogykarta selain memainkan visual panggung, Puti Chitara juga menampilkan komposisi musik yang berbeda dibanding saat tampil di kota Malang. Tampil dengan format full band, Puti Chitara juga merubah komposisi musiknya sehingga cukup berbeda dibanding dengan versi albumnya. Kolaborasi dengan Gardika Gigih dalam lagu “Goodnight” juga seakan membawa aura yang lebih kelam dan kalem. “Sebagai seorang komposer saya sangat senang dapat berkolaborasi dengan Puti Chitara, apalagi menurut saya lagu “Goodnight” memang memiliki aura yang cukup magis,” cetus Gigih. Dalam Goodnight Tour 2017 Yogyakarta tersebut Puti Chitara dibantu oleh Dika Chasmala, Billy Aryo, Dzulfikri Malawi, Bona Ambarita dan Yudhistira Mirza sebagai musisi pengiring. Puti Chitara secara resmi merilis tiga video Goodnight Tour 2017 Yogyakarta di situs Youtubenya yaitu “Snow In Summer”, “Stratosphere” dan “Goodnight”. Dengan merilis video konser Goodnight Tour 2017, Puti Chitara berharap musiknya dapat dikenal lebih luas lagi terutama bagi yang tidak hadir dalam pertunjukan di IFI-LIP pada 19 Mei 2017 lalu. “Semoga dengan dirilisnya video konser ini orang-orang yang menontonnya dapat merasakan suasana seperti saat konser sesungguhnya, dan perilisan video konser ini juga spesial karena bertepatan dengan hari ulang tahunku,” tutup Puti. Simak video kolaborasi Puti Chitara dengan Gardika Gigih berikut ini. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on YouTube....

Read More