_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/04/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/http-bae-hypebeast-comfiles201703sesame-street-puma-suede-2017-collaboration-1/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee
Blondie Muncul Kembali dengan Video Musik Psikedelik
Feb17

Blondie Muncul Kembali dengan Video Musik Psikedelik

Band new wave punk legendaris asal New York, Amerika Serikat, Blondie, melepas video musik dari single terbaru mereka yang berjudul “Fun”. Hal unik dari video musik yang disutradari oleh Dikyal Rimmasch ini, Blondie mengusung tema yang tidak biasa, psychedelic. Dikutip dari NME, sang gitaris memiliki alasan khusus mengapa mereka mengambil tema tersebut. “Mengutip kata-kata Emma Goldman, ‘Kalau saya tidak boleh bergoyang, saya tidak ingin menjadi bagian dalam sebuah perubahan,’ dalam hal ini, kami butuh sedikit kebahagiaan. Kami sangat serius mengenai kebahagiaan,” ungkapnya. Blondie terbentuk sejak 1974 oleh Debbie Harry dan Chris Stein. Hingga kini mereka telah menelurkan 11 album. Pollinator merupakan album terbaru mereka yang akan dirilis 5 Mei mendatang. “Fun” menjadi salah satu lagu jagoan dalam album tersebut. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
Rahasia Intelejen, Alterego Bermusik Winky Wiryawan
Feb09

Rahasia Intelejen, Alterego Bermusik Winky Wiryawan

Lebih dikenal sebagai seorang entertain dan Disk Jokey (DJ), Winky Wiryawan ternyata memiliki masa lalu yang dekat dengan dunia band dan musik metal. Berawal dari pertemuan Winky dengan Topan Tofano di acara musik elektronik bergengsi The Remix Net TV, dimana Topan pada saat itu sebagai peserta dan Winky sebagai konsultan musik sekaligus juri di acara tersebut, membawa mereka pada perbincangan tentang berbagai genre musik yang membuat mereka sadar akan ketertarikan yang sama dalam musik keras: Metal, Dead Metal, Grind Core dan Hard Core. Atas latar belakang keluarga militer, nama “Rahasia Intelejen” dipilih dengan member Kolonel Zulkifli (vokal), Winky Wiryawan (gitar), Cesar (gitar), Topan Tofano (bass & synth), Aldy (drum) dan terbentuk pada Oktober 2016 yang lalu. 27 Januari 2017 yang lalu Rahasia Intelejen telah merilis single perdana yang bertajuk Binasa dan merilis video musiknya di kanal Youtube pada 3 Februari 2017 yang lalu. Lagu ini ditulis oleh Kolonel Zulkifli dengan aransemen musik oleh Rahasia Intelejen. Direkam di EGG Music Production, mixing oleh Ronald Paransi, mastering oleh Drew Thoma, SAGE AUDIO, Nashville, Amerika Serikat. Untuk video musiknya sendiri disutradarai oleh Agus Makkie, dibantu oleh Hendra Dawer, Wenceslaus De Rozer, Gabrellia Veronica dan juga Syamsina Abdika. Video musik berdurasi 3.44 menit ini bercerita tentang perjalanan seseorang yang diperankan oleh aktor Alex Abbad dalam menyelami pikirannya sendiri untuk mencari ketenangan namun malah membawanya kedalam perjalanan dengan kegilaan yang fana. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...

Read More
“Be Still, My Soul”, Video Musik Terbaru Neonomora
Feb03

“Be Still, My Soul”, Video Musik Terbaru Neonomora

Fokus Neonomora masih terus menatap kepada “Waters”, album yang tengah ia persiapkan melanjutkan karya-karya yang sebelumnya sudah ada. Terus digarap sambil menentukan kapan rangkuman karya ini akan diresmikan keluar, sebuah single bertajuk “Be Still, My Soul” pun hadir di November tahun lalu sebagai pemanas. Menyimak “Be Still, My Soul” akan membuat kita sedikit terhenyak. Karena patut diakui lagu tersebut cukup  berbeda dari apa yang biasanya tersaji dari solois bernama asli Ratih Suryahutami ini. Single “Be Still, My Soul” memiliki level kejujuran yang murni dari seorang Ratih Suryahutami yang melihat perjalanan Neonomora secara mendalam. Empat tahun dinamika menjalankan kendaraan bermusik dan terus bertahan hingga kini menjadikan single “Be Still, My Soul” sebagai sebuah gambaran yang ingin ia bagikan. “Awalnya lagu ini saya buat untuk self-reminder untuk diri saya sendiri, bahwa banyak yang sudah saya perjuangkan dan korbankan sampai sejauh ini, bahkan teman-teman yang baik di sekitar saya (paling dekatnya seperti teman-teman pemain band saya) pun selain mempercayai kegigihan saya, turut membantu berperan dalam kesuksean saya, sudah seharusnya saya tidak menyerah. Mungkin pesan ini bisa berhubungan dengan banyak orang, dari latar belakang yang mungkin jauh berbeda dari saya,” ungkap Ratih menjelaskan. Single ini terus bergulir dan sejalan dengan itu, Neonomora mencoba memberikan visualisasi dari apa yang ia letakkan dalam lagu “Be Still, My Soul” ini. Menempatkan Bagoes Tresna Aji di kursi sutradara, akhirnya pada hari ini, Jumat, 3 Februari 2017, Neonomora mempersembahkan video musik dari single terbarunya dalam halaman YouTube, Neonomora. Melalui video musik ini, Neonomora sukses memberikan gambaran kebulatan tekad yang disertakan dengan ketabahan hati seseorang atas apa yang dia impikan dalam hidup melalui konsep yang sejalan dengan lirik yang ada di lagu. “Ada lirik di dalam Be Still My Soul yang berbunyi, “one day you rise, one day you fall“, ini yang dijadikan penekanan dalam pengambilan gambar. Di dalam video ini fokus utamanya adalah seorang atlet yang berjuang di dalam tennis court, mengeluarkan segala kemampuan dari dalam dirinya untuk memenangkan pertandingan. Dia terlihat terjatuh lalu bangkit lagi, air keringatnya pun terpampang dengan jelas, karena saat pengambilan gambar ini sang atlet kami minta untuk benar-benar bertanding dengan lawan main,” tuturnya singkat. “Jadi saya dan sutradara, Bagoes Tresna Adjie menghabiskan beberapa waktu berbicara tentang pengalaman pribadi saya dari menjadi musisi sejak saya pertama kali memulai ini semua sebagai Neonomora. Saya menceritakan perjuangan dan pengorbanan yang saya hadapi untuk memiliki ini sebagai karier. Saya berbicara dengan Bagoes tentang mendokumentasikan atlet sungguhan yang melakukan pertempuran tennis nyata dalam video musik ini, karena pikir saya atletlah yang bisa menampilkan dan mengkomunikasikan dengan jelas kegigihan dan perjuangan dari raut wajah dan bahasa tubuh. Akan terlihat dengan jelas kesedihan ketika mereka kalah, dan kebahagiaan ketika mereka...

Read More
Good Morning Breakfast Rilis Video Musik “Selfish”
Jan05

Good Morning Breakfast Rilis Video Musik “Selfish”

Setelah merilis EP perdana Good Morning Breakfast yang bertajuk ‘A Story of James and Nina’ pada tanggal 10 Mei 2016 yang lalu dalam bentuk kaset yang dibalut dengan konsep mixtape, pada awal tahun ini band pop asal kota Cirebon, Good Morning Breakfast melalui labelnya Sundaypop Records secara resmi merilis video musik single Selfish yang diambil dari album EP  mereka. Proses pengerjaan video musik ini dibantu oleh POV Project Bandung, dan menjadi ucapan terima kasih atas segala kontribusi setelah mundurnya sang gitaris Rizkidz dari band sejak bulan Oktober 2016 yang lalu. Konsep video musik ini hanya mengambil footage saat mereka tampil live di “An Intimacy” ”Departure” pada 2 April 2016 di Gedung New Majestic (ex-Gedung AACC) Bandung. Gedung New Majestic (ex-Gedung AACC) Bandung adalah sebuah tonggak sejarah dimana banyak band sukses asal Bandung pernah tampil disana.    ...

Read More
Makmur Sejahtera Rilis Video Lirik “Peperonchino”
Jan02

Makmur Sejahtera Rilis Video Lirik “Peperonchino”

Setelah merilis Peperonchino pada April lalu, Makmur Sejahtera kini meluncurkan video lirik untuk mengiringi single perdana mereka. Proses pembuatan video ini oleh Makmur Sejahtera sendiri telah terbayang sejak awal lagu ini dibuat, yang dalam proses pembuatan lagunya telah muncul visual-visual dalam benak masing-masing personilnya. “Rencana merilis video lirik Peperonchino ini sebenarnya sudah ada sejak awal, membuat lirik video sederhana ala serial animasi Inferno Cop dengan spirit [semangat] bermain-main,”  ujar Prima Mouthu. “Ia ikut setelah melihatnya berenang bebas, menjauhi jenuh hidupnya. Orca ini seperti simbol mimpi-mimpinya dahulu, [it was like] rediscovering your old dreams back,”  tambah Shindy Farrahdiba. Lagu ini terinspirasi dari seri animasi dari Jepang tahun 1994 Nanatsu no Umi no Tico (Tico dan Tujuh Laut) mengenai petualangan seekor paus bernama Tico dan seorang gadis bernama Nanami yang bertualang mengelilingi dunia dengan kapal peneliti Peperonchino. Selain nama kapal dalam seri animasi tersebut yang menjadi judul lagunya, nama Tico sendiri dimasukkan ke dalam lirik lagu tersebut sebagai tribut atas seri tersebut. Seri animasi ini dipilih karena dekat dengan masa kecil mereka, dan sesuai dengan semangat yang ingin mereka tampilkan dalam single mereka. Untuk Makmur Sejahtera, single ini juga diperuntukkan sebagai apresiasi pada masa kecil mereka masing-masing yang senang bermain, menjelajah, dan dalam beberapa situasi, terlalu bahagia. Video lirik ini adalah karya dari Rika Hamid, animator dari Jakarta. Rika membuat video ini dari seri-seri ilustrasi olehnya sendiri dan Muhammad Reyhan. Sesuai dengan spirit dari lagu dan videonya, Peperonchino dirilis via situs sosial Youtube pada tanggal 25 Desember 2016, sehari setelah pembagian rapor untuk anak-anak di tingkat sekolah dasar dan menengah, yang menjadi penanda mulainya libur sekolah di akhir tahun. Makmur Sejahtera adalah Prima Mouthu, Reddy Aulia, Dea Debast, dan Shindy Farrahdiba. Album panjang (LP) debut mereka direncanakan untuk rilis di awal tahun...

Read More
“Familiar Song”, Video Musik Single Terbaru Gerald Situmorang
Dec31

“Familiar Song”, Video Musik Single Terbaru Gerald Situmorang

Tahun ini tidak berakhir begitu saja bagi seorang Gerald Situmorang. Selain kiprahnya bersama Barasuara terus melambung, proyek musik format solo “Solitude” pun turut hadir. Album yang didedikasikan untuk ruangan/studio musik yang kini telah tiada tersebut tidak hanya tersaji dalam album digital dan fisik, ‘Solitude’ juga tercatat sukses menjalani debut pertunjukan selama tiga hari dan juga tour ke-tujuh kota bersama saxophonist, Tommy Pratomo pada pertengahan November lalu. Album Solitude sukses diperkenalkan lewat single Old Stories dan setelah kurang lebih empat bulan lamanya single tersebut dirilis, Gerald Situmorang siap untuk menyapa pendengarnya kembali lewat single berikutnya, Familiar Song. Lagu nomor urut 7 dalam album Solitude ini terpilih sebagai single kedua dengan alasan yang cukup personal dari GeSit pribadi. “Lagu ini  adalah lagu yang punya sisi emosional tersendiri dibanding lagu lain dalam album Solitude. Lewat melodi dalam lagu itu, semuanya terasa familiar bagi saya, apalagi jika dikaitkan dengan studio musik milik Marco Steffiano (drummer Barasuara) yang saya bicarakan dalam album itu, seolah bisa berinteraksi dengan apapun yang ada di dalam ruangan,” ujar Gerald Situmorang menjelaskan. Selain mendapuknya menjadi single kedua, Familiar Song pun turut hadir dalam format audio visual. Tepat pada hari yang sama, Gerald Situmorang juga merilis video klipnya di situs YouTube. Selaras dengan apa yang ia letakkan pada lagu tersebut, apa yang disuguhkan di sini menjadi gambaran interaksi seorang Gerald Situmorang dengan ruangan tersebut melalui melodi yang ia rangkai bersama gitar akustiknya. Jangan terkecoh dengan penampilannya yang cukup berbeda dalam video klip ini, Karena pasalnya produksi video klip ini dimulai sejak jauh hari dari hari ini, tepatnya tidak lama setelah album ‘Solitude’ selesai direkam sebagai kenang-kenangan bersama studio musik itu. Bekerja sama dengan director, Riki Wattimena, video klip Gerald Situmorang ini mencoba memperlihatkan keterikatannya dengan ruangan yang “hidup”. “Rekaman video yang sudah ada itu akhirnya dikombinasikan dengan siluet seorang ballerina yang menari seiring dengan nada yang saya mainkan. Ballerina itu sebagai gambaran jiwa dari ruangan tempat saya bermusik itu yang diambil melalui gerakan ballerina Irene Aryanto dengan latar green screen,” jelas Gerald Situmorang. “Gerakan ballerina itu juga dihiasi dengan beberapa aksen lain, salah satunya hujan. Itu sebagai gambaran suka dan duka saya selama berada dalam ruangan itu. Intinya sih lebih ke ikatan emosional yang juga melibatkan interaksi saya dengan semua yang ada di sana,” tutup Gerald.  ...

Read More