Collective Soul di Java Rockin’land 2013: Pertunjukkan Perdana yang Memuaskan

Collective_Soul05

Bisa dibilang pengunjung hari pertama Java Rockin’land 2013, Sabtu (22/6) dipuaskan dengan band-band internasional yang berjaya dari tahun 90an. Baru saja Sixpence None the Richer menyelesaikan pertunjukkannya di Rockin’land Stage, Indosat Main Stage yang terletak beberapa ratus meter dari situ mulai hingar bingar oleh hentakan band rock legendaris asal Amerika, Collective Soul. Ribuan penonton praktis dibuat berjingkrakan dengan lagu pertama “Tremble for My Beloved”. Dibantu dengan set lighting terbaik yang ditawarkan Java Production, Ed Roland dkk mulai memuaskan kerinduan penggemar mereka dalam pertunjukkan mereka yang pertama di Indonesia ini. Seusai lagu pertama, mereka langsung melempar lagu kedua “Heavy” tanpa banyak basa-basi.

Ed Roland akhirnya menyapa penggemarnya dengan ucapan ulang tahun untuk Jakarta. Penonton yang tersebar di seluruh venue menyambut dengan meriah sebelum akhirnya mereka kembali dihajar salah satu single Collective Soul, “December”, yang tenar di tahun 95. Seakan mengabaikan usia mereka, Ed Roland terus dengan energik bernyanyi sambil berlarian di atas panggung ditimpali permainan gitar Joel Kosche dan Dean Roland, serta permainan bass Will Turpin.

Ribuan penonton, baik sejumlah besar yang berjingkrakan di depan panggung, juga yang menyimak sambil duduk-duduk di rumput, terlihat fasih menyanyikan serangkaian lagu-lagu hits mereka dari tahun 90an seperti “Listen”, “Gel”, “dan River Flows”. Di tengah-tengah durasi pertunjukkan, Ed Roland meraih gitar akustik dan memainkan “She Said” dengan syahdu dan apik. Namun, emosi penonton kembali dibikin panas ketika mereka membawakan “Hollywood”, pasalnya Ed Roland turun panggung sambil terus bernyanyi dan menyambut tangan-tangan penonton yang antusias di barisan depan.

Pertunjukkan yang meriah sempat direhat sejenak ketika terlihat pertunjukkan kembang api dari arah pantai. Ed Roland mengajak para penonton menyaksian kembang api yang menerangi langit Ancol itu. Seusai pertunjukkan kembang api yang kebetulan terlihat jelas dari arah panggung, sang vokalis kembali meraih gitar akustikanya dan memainkan intro “Run”. Penonton langsung bersorak ramai karena lagu itu sungguh membangkitkan kembali memori kolektif selama belasan tahun. Sontak venue dipenuhi nyanyian bersama “Have i got a long way to run?”. Dengan baik hati Collective Soul memperpanjang bagian coda lagu tersebut sehingga refrain yang ikonik itu bisa terus dinyanyikan.

Akhirnya set pertunjukkan harus diakhiri dengan “World”. Namun karena penonton terus-menerus meminta encore, mereka kembali lagi ke atas panggung untuk melempar tiga lagu, “Counting the Days”, “Shine”, dan “Fly”.

Nampaknya pertunjukkan perdana Collective Soul begitu memuaskan band gaek tersebut. “Butuh 19 tahun bagi kami untuk ke Indonesia. Kami berjanji kita tidak perlu menunggu lama lagi untuk pertunjukkan yang kedua.”ujar Ed Roland mengungkapkan kegembiraannya.(Gis)

Photos by: Komang Adhyatma

(Visited 77 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment