Dinas Kebudayaan DIY Gelar Workshop Pembuatan Film

Suasana workshop pembuatan film

Dinas Kebudayan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar serangkaian workshop pembuatan film yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat yang akan berlangsung selama bulan Februari hingga Maret 2017. Beberapa daerah yang dijadikan lokasi Workshop dan Pembuatan Film antara lain Dusun Pandes, Pangunharjo, Sewon, Bantul ; Dusun Turgo, Purbowinangun, Pakem, Sleman; Dusun Clapar, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo; Dusun Semanu, Semanu Gunung Kidul. Beberapa daerah tersebut memiliki potensi yang menarik untuk dijadikan lokasi Workshop dan Pembuatan Film. Peserta merupakan komunitas yang terdapat di setiap daerah seperti Komunitas Dolanan Anak di Bantul, Komunitas Pelestari Anggrek Liar Merapi di Sleman, Komunitas Petani Muda di Kulon Progo dan Komunitas Ibu-Ibu Pengajian Desa Semanu di Gunung Kidul.

Kegiatan ini diharapakan mampu membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada di kabupaten-kabupaten di DIY. Melalui sarana audio visual, kegiatan ini diharapkan agar masyarakat di seluruh DIY, dapat dengan mandirii mengangkat potensi-potensi yang dimiliki baik potensi alam dan budaya yang difilmkan dan menjadi salah satu media promosi dan pengenalan daerah mereka kepada khalayak luas. Selain itu film merupakan kekuatan baru bagi Jogja, tidak hanya sebagai karya sinema tapi juga upaya pengenalan dan pelestarian kearifan lokal

Pembukaan Workshop dan Pembuatan Film pada 3 Februari 2017 di Kampung Dolanan, Sewon,Bantul dihadiri oleh perwakilan Seksi Seni Dinas Kebudayaan Bantul, Bapak Alib Bioyono S.Sn. dan Kepala Seksi Perfilman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Ibu Sri Eka Kusumaning Ayu. Dalam sambutannya Kepala Seksi Perfilman Dinas Kebudayaan DIY menuturkan “Workshop  dan Pembuatan Film Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Desa ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat bahwa saat ini media audio visual memegang peranan penting dan bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak produk dan karya yang sedang mereka kerjakan. Minimal media audio visual bisa menjadi sarana sosialisasi sebuah kegiatan dan berpotensi  mendatangkan feedback dari penontonnya”. Workshop ini akan mendekatkan media audio visual kepada masyarakat dan  berorientasi pada proses bukan melulu pada hasil akhir.

Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan Paguyuban Filmmaker Jogja sebagai tenaga pembimbing Workshop. Narasumber dalam workshop ini diisi oleh sineas Yogyakarta seperti Bambang “Ipoenk” KM, BW Purba Negara dan Khusnuul Khitam.  Kegiatan yang akan berlangsung selama bulan Februari hingga Maret diawali dengan berbagi dan pendampingan dalam pengembangan ide , dasar-dasar pembuatan film, pengenalan alat, proses produksi hingga pasca produksi.

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *