Obrolan Santai Bersama Arie Mindblasting Netlabel

 

603296_4810591018239_9655371_n
Beberapa saat yang lalu editor kami sempat mengobrol santai untuk kesekian kali nya bersama  Arie Mindblasting, seorang pria paruh baya yang sedang menyelesaikan pendidikan S2 nya di Yogyakarta dan berasal dari sebuah kota kecil di Jawa Timur, Jember. Beliau  memang rajin datang ke Yogyakarta pada akhir pekan, karena di hari kerja beliau menetap di kota Purworejo, sebuah kota kecil di perbatasan Yogyakarta dimana Arie bekerja disebuah instansi kesehatan.

Mindblasting adalah sebuah netlabel (internet label) yang di kelola oleh mas Arie seorang diri, dan ada beberapa hal yang menarik dari kota asal beliau tentang scene music dan latar belakang dari dibentuknya netlabel ini sendiri.

Menurut beliau, perkembangan musik di kota  Jember saat itu masih sangatlah lambat dan terbatas, yang dimaksudkan disini adalah banyak dari anak muda disana yang masih memikirkan faktor ketenaran dan komersialitas dari sebuah karya musik, dan dari situ mereka mulai bermain musik.  Tidak ada salahnya menurut saya, karena sudah ada beberapa contoh band/musisi di Indonesia yang bisa bertahan untuk hidup melalui bidang yang satu ini. Yang salah disini adalah oritentasi mereka tidak diimbangi dengan kreatifitas dalam membuat karya. Sebagai contoh, banyak band-band pop dan alternatif disana yang lebih memilih memasukkan demo musiknya ke radio frekwensi daripada ke media-media online atau media promosi yang lainnya (membuat fan page, dan lain sebagainya). Memang tidak salah juga memasukkan demo ke radio, hanya saja dengan memberikan kemasan yang lebih menarik tentu sedikit banyak akan memberikan nilai positif untuk karya itu sendiri. Tanpa adanya packaging yang baik dan hanya berupa CD demo yang dimasukkan kedalam amplop, tentu music director akan langsung malas untuk memutarnya. Belum lagi banyak standart-standart tertentu di radio komersial yang mengatur boleh tidaknya sebuah musik untuk dapat diputar. Kebijakan ini sangat berbeda dengan banyaknya radio online yang sekarang muncul di Indonesia, karena didalam radio online aturan-aturan teknis yang diterapkan tidak terlalu mengikat seperti di radio komersial.

Tidak peka terhadap kritik. Beliau sedikit terkekeh saat menceritakan tentang yang satu ini. Saat band/musisi di kritik oleh music director/media, tidak ada perubahan menjadi lebih baik dari mereka, bahkan memiliki argumen sendiri yang mempertahankan idealismenya. Itu sebenarnya terserah juga, itu pilihan yang bebas untuk di ambil. Mungkin mereka bisa memasukkan musiknya ke netlabel ataupun webzine-webzine musik independen yang sekarang juga sudah cukup banyak. Masalahnya, mereka tidak memiliki pemikiran semacam itu. Alasannya: tidak ada royalti, dan keuntungan untuk musisi secara finansial. Dari situ Arie sedikit banyak termotifasi untuk menunjukkan kepada mereka bahwa dengan netlabel saja sudah dapat banyak membantu penyebaran karya dan promosi gratis untuk musisi.

Untuk Mindblasting sendiri, sedikit hal yang saya bilang unik adalah tidak ada proses kurasi di dalam nya. Entah proses kurasi di dalam kualitas audio, genre musik ataupun hal-hal lain nya yang dimungkinkan untuk menjaga kredibilitas dari netlabel itu sendiri. Saya juga memiliki sebuah netlabel (K30 Netlabel), tetapi di dalam nya masih di terapkan kurasi terutama pada kualitas audio yang di submit oleh artist, yang saya tujukan untuk menjaga kualitas audio dari setiap artist yang saya rilis di dalam netlabel.

Jawaban dari Mindblasting yang tidak menerapkan kurasi adalah dengan adanya kurasi maka akan membatasi proses kreatif dari musisi itu sendiri. Beliau mengambil contoh seorang peneliti asing  yang jauh-jauh melakukan penelitian ke Jawa Timur, Indonesia dan mengambil sampel audio dari suara tukang tambal panci keliling. Ini menarik karena bebunyian yang selama ini ada disekitar kita dan sering dianggap mengganggu bisa menjadi bahan penelitian. Mas Arie pun akhirnya memiliki pemikiran demikian, dengan merilis semua genre yang ada dan tanpa dikurasi, suatu saat nanti arsip dokumentasi tersebut akan menjadi hal yang penting. Saat ada yang membutuhkan bebunyian ataupun musik dengan tema tertentu, sudah bisa diunduh secara gratis di netlabelnya. Ini mungkin menjadi salah satu hal yang belum dipikirkan oleh netlabel ataupun orang lain.(KA)

Website Mindblasting Netlabel bisa dikunjungi disini

Photo by: Anggia Murni

 

(Visited 165 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment