Festival Lokananta 2012

 

FESTIVAL LOKANANTA

Area Lokananta

Jl. Ahmad Yani 379 Solo

Jumat 30 November – 1 Desember 2012

LATAR BELAKANG

Lokananta adalah perusahaan rekaman pertama di Indonesia milik pemerintah yang didirikan pada tanggal 29 Oktober 1956. Bisa dikatakan ini adalah cikal bakal industri musik Indonesia. Digagas oleh R. Maladi di kota Solo dan langsung menjadi primadona pada jamannya. Lokananta sendiri berarti gamelan yang ada di khayangan yang dapat berbunyi sendiri tanpa penabuh. Hampir semua rilisan awal piringan hitam dan lagu–lagu yang beredar di Indonesia berasal dari Lokananta.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan banyak lagu legendaris lainnya seperti Bengawan Solo direkam pertama kali dan digandakan di Lokananta. Artis–artis legendaris mulai dari Bing Slamet, Lilis Soeryani, Gesang, Waldjinah, dalang Ki Narto Sabdo, pelawak Basio dan lainnya juga pernah melakukan rekaman dan dirilis oleh Lokananta. Tapi masa keemasan itu sudah berlalu, kini Lokananta semakin terpuruk dihajar zaman. Apalagi setelah dibubarkannya Departemen Penerangan yang sebelumnya menaungi Lokananta dan berpindah tangan ke Perum PNRI.

Tapi kepedulian para insan musik di Indonesia mulai tergugah melihat kondisi Lokananta ini. Mulai dari Glenn Fredly hingga White Shoes and The Couples Company juga musisi lainnya melakukan sesi rekaman di Lokananta sekaligus membuat komunitas bernama Sahabat Lokananta.

FESTIVAL LOKANANTA

the ThiNK organizer, selaku kelompok kerja kolektif di Solo yang intens terhadap event – event subkultural, bekerjasama dengan Perum PNRI Cabang Surakarta Lokananta menggagas sebuah event bernama FESTIVAL LOKANANTA yang akan berlangsung selama dua hari, 30 November – 1 Desember 2012. Sebuah festival yang mengedepankan aspek musik dalam bermacam kemasan. Dengan 2 panggung musik yang akan menampilkan beberapa artis nasional dari beragam genre seperti Seringai, Homogenic, down for life, Orkes Keroncong Swastika, Samalona, dll.

Festival Lokananta juga akan ditunjang dengan beberapa kegiatan lainnya seperti workshop rekaman bekerjasama dengan 3dB dan Garasi Indie, pameran cover album terbaik di Indonesia yang bekerjasama dengan Rolling Stone Indonesia dan pemutaran film dokumenter musik dan film pendek bekerjasama dengan Liar Liar Film serta tidak ketinggalan beberapa booth penjualan merchandise musik dan alat musik. (Firman Prasetyo)

 

 

(Visited 115 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment