Generasi Muda Wujudkan Keselarasan Hidup Bahari Indonesia

DSC_0398

Bertepatan dengan Hari Bumi, Rabu (22/4), Mapala UMN mengadakan Forum Diskusi yang bertemakan “Generasi Muda Wujudkan Keselarasaan Hidup Bahari Indonesia” di Lecture Hall New Media Tower Building. Forum ini menghadirkan pembicara yang bergelut di bidang kelautan yaitu perwakilan Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Hendra Yusran Siry dan Putri Bahari 2012 Dithi Sofia.

Dalam penjelasannya, Hendra memaparkan tentang penanganan kerusakan wilayah pesisir Indonesia. Menurutnya, ada lima program yang akan dilakukan pemerintah dalam penanganan pesisir pantai. Kelima program tersebut yaitu rehabilitasi mangrove, pusat restorasi dan pembelajaran mangrove (PRPM), pembangunan pelindung pantai, pemberdayaan masyarakat, dan gerakan cinta laut.

Lain hal dengan Dithi Sofia, perempuan yang sedang menempuh S2 Marketing Communication di London School of Public Relation ini menjelaskan bahwa pentingnya melakukan pelestarian untuk kelangsungan hidup selanjutnya. “Selama ini pelestarian lingkungan banyak yang gagal karena tidak adanya tindakan berkelanjutan dari gerakan pelestarian lingkungan tersebut,” ungkapnya. Dithi juga mengajak para generasi muda untuk terjun langsung dalam pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

Dalam forum yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta ini memiliki tujuan untuk mengedukasi para peserta yang dinamai Aktivis Alam tentang perkembangan bahari di Indonesia. Selain itu, Aktivis Alam juga diberi penjelasan mengenai cara penanaman bibit bakau agar siap mengikuti acara puncak yang akan dilaksanakan di Pulau Karya pada tanggal 26 April 2015. Forum diskusi ini ditutup dengan pemberian plakat dari pihak UMN kepada pembicara serta penyerahan goodie bag dari Nestle sebagai pihak sponsor kepada pihak UMN dan pembicara yang hadir.(PR)

(Visited 74 times, 1 visits today)

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment