Interview: Mengenal Lebih Jauh Band Pop Punk Australia, Stand Atlantic

Stand Atlantic adalah band dari Australia yang beranggotakan 3 orang. Band yang segera merilis mini album perdana dengan Rude Records ini akan membicarakan proses rekaman album, influence, dan segala yang berkaitan dengan band ini bersama  KANALTIGAPULUH.

First off, boleh berkenalan dulu dengan Stand Atlantic? Apakah ini band pertama kalian? Bagaimana sejarah terbentuknya?

Stand Atlantic bukan band pertama kami! Potter (bass) dan saya (Bonnie) dulu bermain di band yang sama, lalu kami memutuskan mengganti namanya dan memulai sesuatu yang baru kemudian kami bertemu Jonno (drum) lewat pertemanan and the rest is history!

EP terbaru kalian Sidewinder akan dirilis September mendatang, apakah semuanya ready to go? Punya cerita dari studio? Apa tema yang kalian cover di album ini?

Everything is super ready to go! Kami sudah tidak sabar merilisnya. Well, saya tidak bisa ingat semua cerita saat rekaman tapi ada fakta unik saat saya merekam vocal untuk verse lagu “Sidewinder” dengan mengunyah permen karet haha. EP-nya mencakup banyak tema, seperti tentang making mistakes, being second best dan juga berusaha meraih apa yang kamu inginkan di hidup ini.

“Coffee at Midnight” adalah single yang catchy sekaligus punchy. Lagu ini juga mencampurkan dengan baik elemen punk namun masih terasa ngepop. Bagaimana kalian mendefinisikan musik yang diusung? Siapa influence kalian?

Thank you! Basically, kami mendefinisikan musik seperti yang kamu bilang tadi. Kami menyukai penyanyi seperti Justin Bieber, Sia, Frank Ocean, dan Blackbear yang adalah influens terbesar kami untuk aspek sound ngepop dan kami meraciknya dengan sisi agresif pop-punk seperti The Story So Far, Knuckle Puck, dan Trophy Eyes.

Kalian pasti senang menjadi roster Rude Records. Bagaimana ceritanya kalian bisa ada di sana?

Yeah we are so stoked! Pertama kami menyelesaikan rekaman EP dan setelah signed dengan manager, kami langsung dihubungi Rude.

Soal tour, apakah kalian berencana menyambangi Amerika atau manjadi support sejumlah band?

Kami sedang menyiapkan sesuatu, sayangnya belum bisa diumumkan saat ini tapi kalian bisa memantau social media kami kok!

Belakangan banyak band dari Australia yang mulai menjadi sorotan. Juga, negara ini telah jadi titik bagi banyak band berpengaruh untuk tur. Terakhir saya mendengarkan album Trophy Eyes, Ceres, Camp Cope, Luca Brasi, Colombus, The Smith Street Bands, mereka masih bisa membius kepala saya dan saya pastinya juga mengharapkan itu di album kalian. 

Yeah it’s really cool how the Aus music scene is starting to make a mark globally! Kami juga suka band-band yang kamu sebut tadi, semoga kamu juga menyukai album ini.

 

Author: Trian Solomons

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *