An Intimacy Vol.2 Digelar di Bandung

AN INTIMACY #2 resize

Regenerasi merupakan kata kunci penting dalam keberlangsungan skena musik di Kota Bandung. Wacana “regenerasi” bukan muncul untuk pertamakalinya. Persoalan ini selalu muncul menghadang tatkala melihat kebutuhan terhadap musisi-musisi muda untuk diberi ruangnya berekspresi. Saat ini persoalan yang terasa di Kota Bandung adalah kebutuhan terhadap ruang untuk para musisi muda ini unjuk gigi.

Saat ini, persoalan yang paling terasa di Kota Bandung adalah penyelenggaran konser music yang bersifat masal dengan sponsor besar. Kebutuhan itu tentu saja memiliki dampak positif dengan laju capital yang bertambah. Akan tetapi, pada satu sisi, akan menimbulkan persoalan di mana penyelenggaraan acara music hanya akan bergantung pada sponsor besar dengan ruang/venue yang juga besar. Hal itu tentu menimbulkan dampak dengan kian sempitnya ruang berekspresi untuk musisi-musisi baru yang notabene membutuhkan panggung lebih banyak. Dampak lebih buruknya, akan terjadi situasi ketergantungan terhadap capital besar sehingga bukan tidak mungkin akan mematikan kreativitas.

Membangun regenerasi, membutuhkan komitmen yang kuat. Komitmen itu bisa tumbuh jika segenap pelaku komunitas dengan memiliki visi dan semangat yang sama. Kota Bandung sedari dulu dikenal dengan semangat komunalitas, kebersamaan dan gotong royong yang luar biasa dalam penyelenggaraan acara music berskala komunitas dan kecil tetapi belakangan ini dirasakan sudah minim. Semangat komunalitas itulah yang ingin ditumbuhkan dalam event An Intimacy dan inilah ruang yang ingin diberikan kepada musisi-musisi baru untuk berekspresi.

Setidaknya kehadiran event kecil seperti ini dapat menjadi pemicu agar musisi-musisi muda tak lekas berhenti berkarya, akan tetapi tetap memiliki gairah untuk berkarya sebaik-baiknya. Setelah gelaran yang pertama pada Juli silam, An Intimacy yang digelar di Loubelle, jalan Setiabudi No 56 Bandung, pada 26 September 2014 ini akan menghadirkan sederet musisi muda antara lain Echolight, Zaggle Griff, Lucas & AB, dan Alvin & I. Kehadiran ruang untuk para musisi muda ini diharapkan dapat memicu regenerasi musisi di Kota Bandung. Namun, langkah penting dalam event ini yaitu menumbuhkan kembali Bandung sebagai suatu kota dengan semangat komunalitas yang tinggi. Keberlanjutan generasi musisi ini akan tetap terpelihara jika siklus konser-konser berskala besar diimbangi dengan event kecil yang kontinyu dan tetap memelilihara semangat dan kreativitas budak ngora Bandung.(KA/Idhar Resmadi)

(Visited 150 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment