Kampoeng Jazz Edisi Kesembilan Digelar di Bandung

Festival musik jazz tahunan kota Bandung, The International Kampoeng Jazz tahun ini kembali digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Diadakan pertama kali di tahun 2008, The International Kampoeng Jazz mendapat sambutan hangat dari publik dalam negeri, yang membuat konsistensi acara ini terus berlanjut sampai dengan tahun yang ketujuh ini.

Di tahun yang ke sembilan ini,  The International Kampoeng Jazz mengusung konsep dan tema OUR HOMAGE FOR OUR HOMETOWN, ”RELIVE THE AUTHENTIC CULTURE” yang mengandung makna bahwa Kampoeng Jazz akan menampilkan festival musik jazz sebagai penghargaan terhadap kota Bandung, kota musisi Indonesia.

Pada tahun ini The 9th International Kampoeng Jazz mengadakan Pre-event berupa diskusi publik dengan nama acara Bandung Lautan Musisi dengan konsep Bangkitkan Kembali Musisi Jalanan, dimana acara ini diadakan 4 Februari 2017 dan dimeriahkan oleh penampilan dari Ujang Rahmat ”Gebeg”, Andi dari ”Institut Musisi Jalanan”, Aris Tanto ”Burgerkill” sebagai moderator, dimeriahkan pula oleh performa Fire Dance dan beberapa musisi jalanan kota Bandung. Diskusi publik ini berlangsung di Teras Cikapundung, dimulai dari jam 6 sore sampai selesai. Diskusi publik ini diadakan sebagai bentuk apresiasi kepada musisi jalanan kota Bandung yang selaras dengan tema The 9th International Kampoeng Jazz yaitu ”Our Homage for Our Hometown, to Relive the Authentic Culture”.

Main Event ”The 9th International Kampoeng Jazz”

Puncak acara dari The 9th International Kampoeng Jazz digelar pada Sabtu, 29 April 2017  bertempat di Kampus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Dipati Ukur, Bandung dengan menampilkan festival jazz dengan 2 panggung. Selain itu pada tahun ini The 9th International Kampoeng Jazz akan dihadiri oleh trio musisi jazz ternama Indonesia (terdiri dari Sandhy Sondoro, Glenn Fredly, dan Tompi) yaitu Trio Lestari, band alternative asal Singapore, Take Two, serta musis-musisi ternama tanah air lainnya seperti Tulus, Sore Band, dan Bonita and the Hus Band.

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *