Kelelawar Malam Tebar Teror di Yogyakarta

13161404_1616899975297560_113568199_o

Adalah Kelelawar Malam, sebuah unit Punk Metal dari ibukota yang gemar menebar horror  diatas panggung. Band yang identik dengan ikon horor lokal Indonesia ini dibentuk tahun 2008 oleh gitaris dan vokalis Sayiba Von Mencekam serta bassist cum vokalis Deta Beringas. Formasi mereka kemudian dilengkapi dengan masuknya Apit Kiamat pada drum dan Fahri Al Maut pada gitar.

Setelah merilis beberapa album termasuk split 7″ vinyl dengan Ghaust juga tour di Jawa-Bali serta Singapura dan Malaysia, Kelelawar Malam kini kembali lagi menebar teror kubur. Dengan formasi baru dimana Deta Beringas berpindah posisi menjadi gitaris 3, Tanduk a.k.a Uri Putra (Ghaust) pada bass dan Buto pada drum, mereka kembali melepas rilisan berwujud piringan hitam 7″ yang diberi judul “Horror Metal Punk”. Terpilihlah dua kota sebagai destinasi awal mikro tour 2016 mereka yaitu Kediri pada 21 Mei 2016 dan Yogyakarta pada 22 Mei 2016.

YK Booking sebagai kolektif yang sering mengorganisir mini gig untuk band tour ditunjuk oleh Kelelawar Malam sebagai penanggung jawab kelancaran acara di Jogja. Di Yogyakarta sendiri tempat yang dipilih sebagai pelepasan ritus adalah di Nol KM cafe, sebuah venue di lantai tiga pinggiran selokan Mataram, Gejayan. Disini Kelelawar Malam tidak sendirian, ritual kali ini akan ditemani oleh 3 band Jogjakarta.

MDAE, band Post Punk yang dulunya dikenal dengan My Dear Are Enemy ini kembali bergaung dengan formasi baru 3 gitaris setelah sempat vakum kelar merilis album. Di sisi lain, Der Jaeger dengan semangat Rock N’ Roll klasik mereka siap untuk mengajak crowd berdansa. Sementara itu sebuah band baru, BimaSakti SpaceShip yang berisikan beberapa personal band Jogja semacam Maur, Eerie, Asangata, Energy Nuclear ditambah dengan master synthesizer, Lintang “KenaliRangkaiPakai”, siap menebar aroma psychedelic di lantai tiga venue tersebut.

 

(Visited 168 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment