Ketahui 6 Tips Sebelum Menjadi Seller di Marketplace

Sumber ilustrasi: Tech in Asia

Hadirnya e-commerce C2C secara tidak langsung membuat banyak netizen bergerak untuk menjadi seller. Bagi Kamu yang masih awam dengan dunia “per-seller-an”, panduan ini mungkin cocok buat Kamu.

Kamu pasti sudah sering mendengar beberapa nama e-commerce terkemuka di Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, ataupun Lazada. Ya, daftar e-commerce tersebut dinamakan sebagai e-commerce C2C (Costumer to Costumer). Situs C2C memungkinkan siapa saja untuk melakukan aktivitas transaksi bisnis, baik itu menjadi penjual maupun pembeli.

Selama beberapa tahun ke belakang, kehadiran toko online atau biasa disebut olshop semakin menjamur di Indonesia. Biasanya olshop ini berada di platform media sosial seperti Instagram atau Facebook. Kemunculan e-commerce C2C seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee turut meramaikan platform di mana semua orang bisa menjadi seller.

Kemudahan menjadi seller inilah lantas membuat orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneurship tergerak untuk membuka bisnisnya sendiri. Perkembangan teknologi nyata memberikan kemudahan orang untuk membuka “lapak” secara daring tanpa modal besar.

Meskipun mudah, bukan berarti jauh dari tantangan. Justru kemudahan ini melahirkan tantangan baru, yakni menjamurnya para pebisnis online yang berlomba-lomba untuk menarik konsumen. Apalagi jika yang dijual adalah barang yang sama dengan kualitas yang sama. Harga memang bisa bersaing, namun cara apalagi yang bisa membuat toko online Kamu terlihat menonjol diantara yang lain?

Jika Kamu tertarik untuk menjadi seller dari salah satu e-commerce tersebut, jangan minder dulu dengan para seller “sepuh” yang sudah lama berjualan di sana. Berikut ini kami paparkan beberapa panduan bagi seller newbie.

Buat Profil Seller yang Menarik

Salah satu kunci untuk membuat profil seller Kamu memberikan kesan profesional dan terpercaya adalah dengan memberikan konten yang menarik. Tentu Kamu akan lebih percaya dengan penjual yang memberikan kontak lengkap dan detail toko yang dia miliki, bukan? Mari kita lihat contoh toko yang ada di Shopee di bawah ini.

Kamu bisa mencontoh dari profil toko VD Footwear ini. Usahakan untuk memberikan informasi selengkap mungkin terhadap toko yang Kamu miliki. Seperti lokasi, kontak owner, alamat, dan lain-lain. Selain itu buatlah nama toko yang menarik beserta logo yang mudah diingat. Logo toko tidak perlu yang ribet-ribet kok, yang penting jelas dan mudah dikenali.

Foto Produk yang Menjanjikan

Namanya juga jualan, Kamu harus memastikan produk Kamu dipresentasikan dengan baik dalam bentuk visual. Pastikan Kamu mengambil foto produk Kamu sendiri dengan lighting yang baik sehingga detail foto terlihat jelas. Mengambil foto produk dari berbagai angle juga memiliki nilai plus. Hindari mengambil foto produk dari website resmi atau kepunyaan orang lain.

Kamu tidak perlu mengeluarkan modal banyak untuk membeli kamera dan lensa mahal untuk mendapatkan foto-foto seperti ini. Awal-awal, Kamu bisa menyewa kamera dari teman atau tetangga terlebih dahulu sebagai modal awal foto Kamu. Smartphone terkini pun juga sudah ditunjang kamera dengan bokeh yang mantap.

Deskripsi Produk yang Detail

Meskipun Kamu seorang seller, berpikirlah menjadi seorang buyer yang sedang mencari produk yang Kamu jual. Misalnya sepatu Nike Airmax, usahakan Kamu benar-benar memberikan detail barang yang selengkap mungkin. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, pastikan Kamu jujur dalam mengisi detail produk. Jika barang tersebut original maka sebut original, yang tersedia ukuran apa saja, dan warna apa saja.masukkan deskripsi gambar disini:

Jika Kamu menjadi seller Bukalapak, e-commerce ini memberikan kolom deskripsi produk yang sangat detail. Sehingga Kamu tinggal mengisinya sesuai dengan produk yang Kamu jual. Selain memberikan deskripsi yang detail, Kamu pun perlu senantiasa memperbarui katalog barang Kamu. Misal ada yang sudah sold out atau restock, sebaiknya Kamu dengan cepat mengupdate-nya di profil Kamu.

Fast Response Terhadap Pembeli

Meski Kamu adalah seller baru yang belum banyak pembeli berdatangan, jangan lengah dan harus stand by dengan gadget Kamu. Calon pembeli dapat sewaktu-waktu menghubungi Kamu mengenai produk yang dijual. Jadilah seller yang fast response atau cepat membalas pertanyaan calon pembeli. Hal ini memberikan kesan yang baik di mata pembeli.

Aktif Meminta Ulasan dan Review

Salah satu cara untuk membuat toko Kamu lebih terpercaya adalah dengan hadirnya feedback dan rating positif dari pembeli. Setelah bertransaksi dengan pembeli, pastikan Kamu mengucapkan terima kasih dan meminta ulasan dan review dari pembeli.

Ingat, review dan rating ini bersifat sukarela. Jangan kemudian Kamu memaksa pembeli untuk memberikan rating. Jika pelayanan Kamu baik dan memuaskan pasti pembeli akan memberikan nilai tinggi, kok.

Langganan Fitur Premium Bukalapak dan Tokopedia

Jika toko Kamu sudah mulai berkembang, Kamu mungkin akan mempertimbangkan fitur premium dari Bukalapak dan Tokopedia. Kedua e-commerce ini menawarkan fitur khusus yang dapat meningkatkan penjualan Kamu. Kedua fitur tersebut adalah Bukalapak Account Premium dan Tokopedia Gold Merchant. Dari fitur ini Kamu bisa mendapatkan analisis dan perfoma toko, lho.

Nah, demikian segelintir panduan menjadi seller untuk newbie. Jika ada pertanyaan lain, tulis di kolom komentar ya! Selamat berjualan!

(Visited 24 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment