Ketika Musik Digunakan Sebagai Terapi Untuk Mengembalikan Ingatan Sesorang: The Music Never Stopped (2011)

musicneverstopped1

Film bergenre drama yang dirilis tahun 2011 dan disutradarai oleh  Jim Kohlberg ini didasarkan pada studi kasus ” The Last Hippie ” oleh Dr Oliver Sacks , MD ( ” Awakenings ” ). Film ini menceritakan tentang  perjuangan seorang ayah terhadap anaknya untuk menyembuhkan trauma otak dan ancaman hilang ingatan  seumur hidup.

Pada tahun 1967 , setelah ayahnya Henry Sawyer (JK Simmons) melarang dia untuk melihat konser Grateful Dead , anak yang hilang Gabriel Sawyer (Lou Taylor Pucci) melarikan diri dari rumah . Hampir dua puluh tahun kemudian  Henry, seorang insinyur dan pencinta musik big band, terkejut mengetahui bahwa anaknya telah diketemukan dan membutuhkan operasi besar untuk mengangkat tumor otak yang sebelumnya diabaikan.

Setelah dilakukan operasi,  tumor ternyata telah merusak bagian Gaby yang memfasilitasi penciptaan kenangan baru. Untuk Gabriel masa lalu, sekarang  dan masa depan menjadi tidak bisa dibedakan, dan dia tinggal tetap di tahun 60an di era Vietnam  dan musik psychedelic. Bertekad untuk tidak membiarkan anak mereka menyelinap pergi  lagi, Henry dan istrinya Helen (Cara Seymour) bersumpah untuk terhubung dengan Gabriel  yang hampir tidak mampu berkomunikasi secara efektif. Karena tidak puas dengan kondisi Gabriel yang tidak kunjung membaik, Henry melakukan penelitian sendiri pada cedera otak yang kemudian mempertemukannya dengan Dr Dianne Daly (Julia Ormond), seorang  terapis musik yang telah menggunakan metode untuk membuat kemajuan yang signifikan dengan korban tumor otak.

Diane  menyadari bahwa Gabriel paling responsif terhadap musik era rock and roll – The Beatles , Bob Dylan  dan terutama Grateful Dead. Meskipun ia tidak menyadari bahwa era musiknya telah lama berlalu, efeknya luar biasa  dan Gaby pun mulai dapat melakukan percakapan dan mengekspresikan dirinya. Meskipun Henry membenci rock and roll , ia bertekad untuk menempa kenangan baru dan menyelamatkan hubungannya dengan anaknya. Ditengah kesehatannya yang mulai menurun, Henry mulai mempelajari band-band dari tahun 60 an. Saat ia belajar lagu-lagu yang menjiwai jiwa anaknya, ia memang mulai membentuk ikatan emosional yang tidak biasa dengan anaknya yang selama ini telah dianggap orang sudah meninggal setelah sekian lama menghilang.(KA)

 

(Visited 237 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment