Kolaborasi Sentimental Moods & WSATCC di hari ke-3 Java Jazz: Walau Hujan Deras, Kami dan Penonton Tetap Puas

IMG-20160307-WA0006

Pesta kolaborasi dalam gelaran akbar tahunan Java Jazz Festival 2016 masih belum berakhir. Setelah digempur oleh deretan aksi menarik dari ragam pengisi acara di hari pertama dan kedua, pada hari terakhir (6/3) adalah giliran kolaborasi White Shoes and The Couples Company (WSATCC) dan Sentimental Moods di panggung Kementerian Lingkungan Hidup yang terletak pada area outdoor JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Dengan membuka aksinya lewat single lawas “aksi kucing” yang digubah sedemikian rupa hingga menghasilkan balutan nuansa pop Indonesia lampau berpadu alunan musik ska, Sentimental Moods dan WSATCC langsung mampu menyita perhatian penonton dan tak segan mengajaknya untuk bernyanyi dan bergoyang bersama.

Dilanjut nomor berikutnya “Payung Fantasi” karya Ismail Marzuki , “Jembatan Merah”, “Senja Menggila” yang semakin menghasilkan kolaborasi enerjik dari 2 grup lintas genre tersebut, tanpa banyak berbasa basi penonton pun semakin merapat ke sisi depan panggung untuk berjoget mengikuti irama yang ada.

Selang beberapa saat tidak disangka ternyata hujan turun perlahan dan semakin deras, beberapa penonton mulai beranjak meninggalkan area panggung outdoor yang diguyur air. Namun tidak sedikit juga penggemar dari kedua grup ini yang tetap bertahan di area tersebut dengan mengenakan payung, mantel hujan, bahkan beberapa diantaranya memang sengaja ingin menikmati musik sambil hujan-hujanan.

“Terima kasih sekali buat penonton yang masih stay hujan-hujanan disini, juga yang sambil berteduh namun masih tetap menikmati musik kami,” ucap Aprilia Apsari vokalis WSATCC dari atas panggung.

Aksi mereka sempat terhenti sesaat lantaran hujan turun semakin deras dan atap panggung sedikit mengalami kebocoran, namun hal itu tidak sedikitpun menyurutkan semangat Sentimental Moods dan WSATCC serta antusias penonton yang kian semangat menunggu aksi berikutnya.

“Waduh, panggungnya sedikit bocor nich, tapi nggak apa-apa ya kita lanjut lagi,” tambah Aprilia Apsari bersemangat untuk kembali menunjukkan aksinya.

“Tam-tam buku”, “Kisah dari Selatan Jakarta”, “Panon hideung”, dan “Pagi Sigi” kemudian yang menjadi pelengkap suasana hujan berpadu elegi syahdu yang WSATCC bawakan dengan sangat rapi sekalipun cuaca malam itu kurang mendukung. Sentimental Moods kembali diundang keatas panggung untuk berkolaborasi pada nomor “Hacienda” dan menutup kolaborasinya lewat “Selangkah ke Seberang”. Tak sedikitpun terdapat kendala yang mematahkan semangat mereka dan penonton untuk bersenang-senang bersama di Java Jazz hari ke-3.

 

(Visited 64 times, 1 visits today)

Author: Nugroho Adhy

Share This Post On

Submit a Comment