Konser “Nyanyian Raya” Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan

Pose_ (Ki-Ka) Armand & Thomas-Gigi, Yuliarti-Kepala Departemen Produksi NET., Wishutama-NET. CEO, Iwan Fals-Singer, Eka & Jerinx-Superman Is Dead

Foto: netmediatama

Media televisi sebagai sarana penyampai informasi masyarakat dewasa ini seringkali dikaitkan dengan hal-hal negatif tentang penyiaran yang kurang mendidik dan pemberitaan maupun tentang kesimpangsiuran suatu hal yang dicerna dan disampaikan kembali ke khalayak banyak.

Namun berbeda dengan stasiun televisi NET. yang selalu memberikan sajian inovatif kepada pemirsanya dan mampu dijadikan sebagai movement serta memiliki tujuan yang baik. Salah satu dari sajian tersebut adalah dengan menggelar konser “Suara Untuk Negeri” dengan penampil utama sang legenda hidup Iwan Fals dan merangkul beragam musisi papan atas tanah air seperti Ari Lasso, Andra and The Backbone, Gigi, Musikimia, dan Superman Is Dead.

Suara Untuk Negeri telah sukses diselenggarakan disepanjang tahun 2014 lalu di empat kota besar yakni Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya dan dihadiri sebanyak lebih dari 500.000 penonton juga disiarkan melalu saluran televisi ke seluruh penjuru negeri.

Di tahun 2015 ini sebagai puncak acara diatas, NET. kembali menghadirkan konser bertajuk “Nyanyian Raya” yang dipercaya dapat menghibur sekaligus kembali menggebrak dengan perubahan dan inspirasi positif bagi setiap insan.

Nyanyian Raya semula dijadwalkan digelar pada akhir 2014 lalu, akan tetapi dikarenakan ini merupakan rangkaian konser penutup dan agar lebih maksimal dari pagelaran sebelumnya, perhelatan akbar ini resmi digelar pada 14 Maret mendatang bertempat di area Garuda Wisnu Kencana, Bali dengan kembali menghadirkan penyanyi sekaligus ikon perubahan tanah air Iwan Fals dan menggandeng Gigi, Kotak, Superman Is Dead, dan Nidji yang turut meramaikan pagelaran ini.

“Konser Nyanyian Raya baru bisa terealisasi di tahun 2015 ini dikarenakan tahun lalu kami merasa Indonesia masih terdistorsi dengan aura politis, dan ditahun yang baru ini kami percaya konser ini akan lebih fresh dari sebelumnya karena penggarapannya juga lebih  maksimal dan mampu membawa perubahan negeri ini ke arah yang jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Wishnutama selaku CEO NET. menjelaskan pada konferensi pers di bilangan Kemang, Jakarta, Senin (26/1).

Iwan Fals selaku penampil utama juga menuturkan pendapatnya tentang perhelatan akbar ini. “Saya merasa bangga bekerjasama dengan NET. movement dimana sejak konser Suara Untuk Negeri kami sama sama berjuang dengan menyuarakan perubahan positif, memberi inspirasi  dimulai dari diri sendiri lewat beragam lagu dan kegiatan yang bernafaskan hubungan silaturahmi antar manusia, lingkungan, juga dengan Sang Pencipta. Impian saya nantinya konser ini akan dipadati oleh 4 juta penonton, semoga saja bisa terealisasi,” cerita pelantun tembang “Oemar Bakri” ini sambil tersenyum.

Dengan mengusung tema “Go Green” pagelaran akbar ini juga akan didukung dengan ragam kegiatan peduli lingkungan seperti pembersihan pantai Kuta, perawatan terumbu karang, dan penanaman bakau karena bertepatan dengan Hari Air dan Hari Hutan Sedunia yang diperingati tanggal 22 dan 23 Maret setiap tahunnya.

Pada konferensi pers Gigi selaku musisi yang terlibat dalam konser ini juga sangat konsen dalam kepedulian lingkungan, “Saya dan teman-teman Gigi sangat peduli dengan lingkungan hidup yang kian hari kian memburuk, hal ini kami buktikan dengan menyisihkan sebagian keuntungan dari penjualan album fisik terbaru kami untuk proyek penanaman 1000 pohon,” ujar sang vokalis Armand Maulana.

Sementara Superman Is Dead selaku band sekaligus tuan rumah dari Pulau Dewata sudah tak diragukan lagi aksinya terhadap kepedulian lingkungan sekitar dengan program pembersihan sampah di pantai yang mereka lakukan bersama dengan para Outsiders (sebutan untuk fans SID) serta aksi penolakan Reklamasi Teluk Benoa yang tengah gencar mereka suarakan hingga saat ini.

“Seperti halnya acara yang biasa kami gelar sebelumnya, dalam Nyanyian Raya nanti juga kami ingin setelah konser ini diharap para penonton sadar lingkungan dengan tidak meninggalkan sedikitpun sampah di lokasi,” Jerinx menambahkan.

Acara puncak Nyanyian Raya yang diselenggarakan di Bali akan dibalut dengan menghadirkan nuansa unik dan kultural khas pada perhelatannya nanti. Kedekatan lokasi Garuda Wisnu Kencana dengan alam juga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi para pengunjung, karena selain mampu menampung jumlah penonton yang banyak dengan aman dan nyaman, lokasi ini juga menawarkan atmosfer yang berbeda dan memiliki kekhasan tersendiri akan nuansa alamnya.(Adhy)

 

(Visited 210 times, 1 visits today)

Author: Nugroho Adhy

Share This Post On

Submit a Comment