Kulturfest UI Berlangsung Meriah

Seminar Pop Art (2)

Festival Tahunan Sastra Jerman Universitas Indonesia, Kulturfesti UI  berlangsung meriah. Acara yang terselenggara tanggal 25-27 September 2013 ini mendapat respon positif dari berbagai pihak, khususnya pengunjung acara. Pasalnya, semua rangkaian acara Kulturfest UI yang dapat dinikmati oleh pengunjung secara cuma-cuma.

Acara ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang setiap tahunnya diadakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Jerman. Nah, pada tahun ini mereka mengangkat tema Kuenst aus Muell. Macht uns Cool (Pop Art Ramah Lingkungan. Sampah Sebagai Seni yang Berkualitas.).

Ada beragam acara yang ditawarkan oleh Kulturfest UI selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian acara Kulturfest UI dibuka dengan opening ceremony yang diresmikan oleh Herr Atase bidang kebudayaan kedutaan besar Jerman, Michael Hoffmann dan juga Bapak Ilham Habibie dr. Ing sebagai Ketua Perhimpunan Alumni Jerman yang  juga merupakan cucu dari Bapak Habibie. Setelah diresmikan, rangkaian acara Kulturfest UI pun digelar. Mulai dari lomba kemampuan berbahasa Jerman untuk pelajar SMA (teater, muskalisasi puisi, writing, dan mading) ada juga culinary show, demo masak ala Jerman dan lomba makan hotdog dari restoran Jerman die Stube.

Pada hari kedua ada Donor Darah dari PMI dan cek kesehatan gratis dari Yayasan Jantung Sehat Indonesia. Pendaftar melebihi quota yang disediakan, sehingga harus dibatasi hanya sampai 75 kantong darah terpenuhi. Selanjutnya, ada seminar anti-narkoba dari Yayasan Cinta Anak Bangsa dan Rumah Cemara. Rangkaian acara pada hari kedua ditutup dengan Fashion Show dari beberapa brand seperti Gaudi, Imogine, Dewi Sambi Tenun, Old Face Denim, Peal Denim, Moonshie by Badyouth, dan  moslem wear ABAIA Indonesia.

Pada hari ketiga masih ada pemutaran & diskusi film dan seminar & workshop Pop Art: “Karyakau untuk Lingkungan” dari WPAP. Kemeriahan Kulturfest UI sukses ditutup dengan manis oleh lagu-lagu pop soul dari Tulus dan juga dimeriahkan oleh Speedkill, dan band-band lainnya.

Dengan adanya Kulturfest UI, generasi muda diharapkan bisa memiliki kesadaran bahwa mereka tetap bisa berkarya dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai aksi peduli lingkungan. Respon positif terhadap acara Kulturfest UI selalu menjadi semangat untuk membuat festival yang lebih meriah lagi pada Kulturfest yang akan datang. Sampai jumpa di Kulturfest Universitas Indonesia tahun depan, Auf wiedersehen!!(Naya)

(Visited 160 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment