_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/05/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/liam-gallagher-akan-sambangi-indonesia/ehr_men_060417liam/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee

Kunto Aji Rilis Video Musik “Mercusuar”

Sejak diresmikan dan dilepas menjadi single terbaru pada bulan Februari lalu, “Mercusuar” terus berkumandang di udara melalui beragam platform. Lagu ini digadang sebagai lagu Kunto Aji dengan lirik paling puitis dimana tersaji dalam irama pop dengan selimut jazz yang lembut. Keduanya melebur menjadi sebuah lagu cinta yang memiliki makna tersendiri bagi Kunto Aji pribadi. Ia yang biasanya berkaca dari sudut pandang lain, kali ini berkaca dan membagikannya pengalaman cintanya kepada seluruh pendengarnya. Sebuah kesabaran untuk menunggu waktu yang tepat.

Kurang lebih berselang dua bulan lamanya, single ini kembali hadir dalam format video musik. Sempat berpikir keras siapa yang akan pantas memegang kendali penuh untuk menyuguhkan Mercusuar versi audio visual, hingga satu waktu Kunto Aji pun bertemu dengan Yandy Laurens dalam proyek webseries SORE yang ditangani sang sutradara tersebut hingga kolaborasi antara keduanya pun terjadi.

“Saya melihat Yandy sebagai seorang seniman yang memerlakukan karya dengan begitu detail dan dijaga kualitasnya dengan baik. Orientasinya adalah karya. Bukan membuat karya yang laku tapi membuat karya yang hidup, baik dan ideal. Sebagai seorang seniman saya merasa nyambung dengan Yandy,” ujar Kunto Aji.

Video musik ini kita tidak akan menemukan Kunto Aji seperti di video musik dari single sebelumnya. Musik video “Mercusuar” tersaji dengan kemunculan Rio Dewanto dan Faradina Mufti yang beradu peran berkat arahan Yandy Laurens. Dari setiap momennya, sang sutradara mencoba untuk menafsirkan kalimat demi kalimat yang terdapat dalam lagu Mercusuar yang menjadi gambaran cinta dari seorang Kunto Aji.

“Saya membuatnya menjadi sebuah film pendek dengan sedikit dialog. Ada gambaran perasaan nyaman itu justru lebih terlihat ketika mereka yang bersama, diam tanpa harus memikirkan topik untuk terus saling berinteraksi. Situasi yang nyaman, sama seperti lagu Mercusuar yang merasakan hal itu. Seperti pulang ke rumah,” ujar Yandy Laurens.

“Lagu Mercusuar ini adalah lagu yang sangat personal dan sangat dalam. Perasaan Kunto Aji ketika jatuh cinta, LDR dan CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali). Begitu juga dengan keinginan saya atas video musiknya. Menjadi sebuah karya yang tidak hanya mengetahui informasi gambar, tetapi juga ikut merasakan petualangan yang ada di dalam gambar tersebut. Jadi ketika kalian menontonnya, coba gunakan headset. Apa yang saya letakan di video musik ini akan lebih tersampaikan,” tambahnya.

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *