Master Of Max: Aneka Ikon NIKE Air Max

NIKE_AIRMAX_ICONS_4000px9_38896

Keluarga Air Max mempunyai banyak generasi. Dengan Air Max 1 sebagai yang terdepan, generasi berikutnya memiliki karakter masing-masing. Tidak akan ada yang terlupakan, tetapi beberapa bagian dari keluarga Air Max sudah dapat berdiri sendiri, dan dikenal karena warna, desain yang penuh semangat, serta peran penting dalam evolusi visible air. Seiring dengan perhitungan mundur menuju peringatan Hari Air Max tahunan ke dua, Nike melakukan kilas balik untuk mengingat ikon-ikon dalam keluarga Air Max: The Masters of Max.(KA)

AIR MAX 1

Inovasi tidak selalu terlihat – namun ketika terlihat, dampak yang diberikan pun tidak dapat diukur. Pada 1987, Nike mengenalkan Nike Air Max 1, sepatu penuh inovasi pertama yang dipamerkan. Dibuat dengan sistem bantalan, Nike Air secara mendadak menjadi sebuah peluang untuk mengekspresikan diri, gaya dan yang paling penting, performa nyata. Nike Air Max 1 hadir sebagai pendorong dan revolusioner, yang mengubah dunia sneaker menjadi berbeda dari sebelumnya.

Tinker Hatfield adalah desainer utama yang membuat Air Max. Pada saat itu, Nike Air bukan merupakan sesuatu yang baru. Dikenalkan pada akhir 1978 di Nike Air Tailwind, fitur Air-Sole tersembunyi dengan sangat efektif di dalam busa.

Meskipun demikian, Hatfield, seorang arsitek yang mempunyai naluri untuk berinovasi, mendapat inspirasi dari arsitektur Paris dan membuang busa yang melingkupi bagian tengah sol sepatu untuk menempatkan Air-sole yang lebih besar, untuk menunjukkan eksistensinya dengan visibilitas yang sangat berani.

“Saya secara khusus berkunjung ke Paris untuk melihat-lihat kota tersebut, termasuk juga mengunjungi Pompidou Center,” kata Hatfield. “Pompidou Center adalah sebuah bangunan terbalik dengan bagian dalam di luar dan bagian luar di dalam, dengan kaca di bawahnya. Ketika kembali ke Oregon, saya mengadakan pertemuan dengan seorang teknisi yang bekerja pada unit Air-sole yang lebih besar dan saya menyampaikan pemikiran saya: Mungkin kita juga dapat mengekspos teknologi Air-Sole dan membuat sepatu yang berbeda dari sepatu-sepatu lainnya.”

Pada saat itu, banyak orang menganggap bahwa ide tersebut aneh, namun Hatfield dan timnya tak menyerah. Untuk menjadi berbeda pada era sepatu lari dan menyampaikan pesan visibilitas, Nike Air Max pertama mempunyai fitur pilihan warna berani yang menarik perhatian. Keluarga Air Max kemudian berkembang selama 28 tahun terakhir, dengan ratusan tampilan yang mengesankan, namun setiap modelnya berdasarkan Nike Air Max 1.

AIR MAX 90

Hadir pada 1990, pembuatan keluarga Air Max memiliki fitur volume Nike Air yang lebih besar daripada pendahulunya. Meski demikian, keindahan tampilan cairan merupakan fitur utama yang menjadi penentu. Hatfield menyadari bahwa bayangan tersebut akan terlihat ketika berlari, sehingga desain tersebut menimbulkan gerakan maju.

Air Max 90 juga memiliki fitur panel plastik berombak dan banyak pilihan mengikat tali sepatu yang pas dan sesuai keinginan. Warna merupakan fitur utama lainnya. Bayangan merah yang bersinar dari sepatu tersebut, yang kemudian dikenal sebagai “infrared”, menyorot udara yang terlihat. Bayangan yang sukar dilewatkan tersebut bersinonim dengan bentuk dari Air Max 90.

Terkenal dari awal mula, Air Max 90 yang mencolok tersebut menyimbolkan era baru. Desainer Nike merancang kembali bayangan tersebut pada tahun-tahun berikutnya, namun desain tersebut tetap menjadi dambaan dan bagian terpenting untuk selamanya.

AIR MAX 180

Nike Air Max 180 dibuat oleh Hatfield dan desainer dari Air Force 1 Bruce Kilgore. Kedua desainer ternama tersebut bekerja sama untuk membuat bagian Max Air terlihat pada sol bagian luar dan tengah, yang akan menyorot bantalan 180 derajat dari sepatu tersebut.

Bagian atas sepatu tersebut mempunyai fitur bagian dalam yang dinamis dan dapat meregang serta fleksibel dengan kaki, sementara bagian tumit sepatu dibentuk untuk menopang. Forefoot Grooves merupakan eksperimen awal untuk gerakan natural.

Fitur visible air dari Nike dengan cepat diakui di seluruh dunia. Sama seperti ketika Nike mengenalkan Air Max 1 dengan iklan berkesan, Air Max 180 didukung oleh iklan pariwara yang dibuat oleh kartunis ternama, ahli special effects dan sutradara film.

AIR MAX 93

Bagi Nike Air Max 93, visibilitas adalah faktor pendorong utama. Bagaimana caranya Anda mengejutkan audiens yang sudah pernah dikejutkan? Bagian tumit selalu merupakan fokus utama, mengapa tidak dikembangkan sampai batasnya? Karya terbaru Hatfield adalah fitur flex grooves yang merupakan fleksibilitas bagian dalam sepatu untuk memberikan penopang bagi kaki yang terdapat pada Air Max 90.

Setelah itu, ada fitur 270 derajat visible air. Bagian Air-Sole yang dibentuk dengan teknik dan presisi tinggi – terinspirasi dari kantung susu plastik – dibentuk dengan standar baru untuk bantalan dan menjadi landasan untuk visible air pada bagian kaki depan.

AIR MAX 95

Dikenalkan pada 1995, siluet yang sangat jelas tersebut merupakan fitur baru pada bagian depan dari Nike Air. Inovasi baru untuk bantalan ini membuat para pelari merasakan dukungan dan kenyamanan dari dua bagian udara tersebut. Air Max 95 merupakan yang pertama dari model Air Max dengan warna hitam pada bagian tengah, suatu ciri khas yang sudah menghilang dari desain sepatu tradisional.

Ledakan udara merupakan karakteristik utama dari siluet yang terinspirasi dari tubuh manusia. Bagian tengah sol merupakan tulang belakang, berperan sebagai penopang dari desain tersebut. Nylon eyelets mewakili tulang rusuk, sedangkan panel bagian atas dan bagian seperti jala menyimbolkan serat otot dan daging.

Inovasi yang dilakukan pada bagian atas, dimulai dari bagian bawah berwarna gelap, ditujukan untuk membantu menjaga sepatu tetap bersih meskipun digunakan untuk berlari pada lokasi off-road. Detail utama lainnya termasuk barely-there branding dan tipe baru dari Air Max. Sama seperti Nike Air Max 1 dan Nike Air Max 90, pernyataan warna menyorot Nike Air-Sole – hanya kali ini dari dalam.

Air Max 95 menginspirasi dunia desain dan memicu gerakan global pada dunia desain. Dari New York ke London sampai Tokyo, generasi-generasi baru ingin mengenakan desain masa depan di kakinya. Setelah berulang kali dilakukan, dunia tetap memalingkan wajahnya.

AIR MAX 97

Nike Air Max 97 merupakan suatu tanda perkembangan dari Max Air. Sepatu yang inovatif tersebut menuntut ide baru untuk menyeimbangkan inovasi yang berani dari Nike. Dimulai dengan desain cairan berwarna perak, terinspirasi dari kereta peluru cepat di Tokyo. Refleksi yang dihasilkan memberikan tampilan mengesankan dengan pencahayaan yang tepat. Sepatu yang sempurna untuk sebuah era yang maksimalis, ketika musik, film dan gaya hidup merupakan sesuatu yang penting.

AIR MAX 2003

Bagian atas yang diminimalisir dikombinasikan dengan bantalan yang dimaksimalkan mendifinisikan Nike Air Max 2003. Fitur siluet baru menggunakan bagian Air-Sole yang sama dengan Air Max 97, namun dikembangkan dalam produksinya dan bantalan yang membuat kaki lebih dekat dengan tanah untuk fleksibilitas ekstra. Menggunakan cara yang berbeda dari yang lain, Air Max 2003 membuang warna berani dari model Nike Air Max sebelumnya untuk pilihan nada warna yang dapat memberikan keindahan baru.

Bagian atas dari sepatu menggunakan performa Teijin, sebuah material yang sejenis dengan tonjolan sepatu khusus untuk lapangan dan sepatu bola. Material tersebut sangat ringan dan memberikan tampilan agresif dan rasa premium, membuat sepatu tersebut sangat nyaman bila dikenakan.

AIR MAX 360

Setelah hampir 20 tahun sejak Air Max pertama, misi untuk membuat pengguna sepatu merasa seperti berjalan di udara terealisasikan pada Nike Air Max 360. Nike merancang jenis baru dari Max Air yang menawarkan stabilitas air-cushioned yang telah dikembangkan. Untuk pertama kalinya lapisan busa yang memisahkan kaki dari udara dihilangkan dengan bantuan konstruksi thermo-molded untuk mendapatkan bantalan 360 derajat.

Sebagai penghargaan untuk Air Max orisinal, pilihan warna menyorot terobosan terkini, sedangkan pada bagian atas sepatu dibuat seperti tampilan Air Max 95 dengan efek laser-cut gradated. Suatu edisi terbatas dengan fitur Air Max yang ikonik pada bagian atas dari sol sepatu.

AIR MAX 2015

Air Max 2015 adalah penemuan baru tentang revolusi. Performa dari sepatu lari ini mempunyai fitur bagian atas yang sesuai dengan dinamika fleksibilitas dan kenyamanan bantalan Max Air yang dirancang pada 2013. Air Max pertama dengan teknologi Flywire yang dirancang dengan sangat ringan dan bagian atas yang terlihat seperti tanpa jahitan untuk kaki Anda. Air Max 2015 menawarkan sepatu yang mewah dan elastis, menggunakan rancangan berbentuk tabung dan flex grooves sebagai standar terkini. Bahkan simbol terbalik dari Nike menunjukkan suatu tanda ekspresi dari generasi baru.

(Visited 3,207 times, 1 visits today)

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment