Memaknai Efek Muatan Lirik Terhadap Penggemar di Project Audioview

Seiring berkembangnya media sosial dan semakin banyaknya komunitas yang bergerak di bidang hiburan terutama musik, hari ini semakin bebas pula ruang gerak pengkarya dalam bekarya.

Hal ini secara tidak langsung telah menciptakan trend dalam dunia keseharian dan menjadi gaya hidup pemuda hari ini. Semua tidak terlepas dari kacamata sosial, paradigma hingga pemahaman ideologi hidup, yang serta merta menjadikan kritik dalam pengkaryaan.

Audioview adalah ruang untuk mencari detil muatan dari sebuah lirik lagu. Sebuah peristiwa tentang bagaimana lagu diciptakan hingga menjadi lirik yang bisa berpengaruh dalam sebuah komunitas sosial.

Proyek yang dimulai pada tahun 2017 ini merupakan bentuk kolaborasi dari KANALTIGAPULUH dan KALARUPA Project. Berbentuk proyek audio visual dalam rupa dokumenter pendek dan live session, diharapkan Audioview dapat menjadi penjembatan dari pada musisi kepada para penggemarnya mengenai makna dari musik mereka yang diamini oleh banyak orang karena cukup banyak penggemar musik di Indonesia yang terpengaruh dalam hal gaya hidup di komunitas sosial mereka karena terinfluence oleh musisi idolanya.

Hingga saat ini sudah 2 musisi yang didokumentasikan pertunjukan live nya oleh Audioview,  yaitu salah satu pioner Oi!/Streetpunk di Indonesia yang terbentuk pada tahun 1994 di kota Malang, No Man’s Land dan Jason Ranti, musisi asal Jakarta yang liriknya dikenal nyeleneh dengan kritik sosial mengenai kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *