“Millennial Heartbreaker”, Adu Lari Fatrace Bareng Pop-punk dan Patah Hati

Dengan ayunan elemen pop-punk klasik yang kental, Fatrace datang bersama EP terbaru Millennial Heartbreaker. Mini album berisi 4 track ini betah menempel di kuping karena begitu ringan didengarkan tanpa meninggalkan esensi punk itu sendiri.

Fatrace mengaku lumayan banyak terpengaruh oleh rilisan dari band pop-punk 90-an, terutamanya roster Mutant Pop Records hingga Lookout! Records. Alhasil, mereka cukup terdengar berbeda dari materi sebelumnya dimana kali ini juga ada pengaruh manisnya pop era 60-an.

Band yang beranggotakan tiga orang ini sejatinya berasal dari Bekasi namun namanya sudah dikenal sampai ke mana-mana, sampai tidak heran mini album Millennial Heartbreaker dirilis oleh label asal Bandung Geekmonger Records dan juga rilisan pertama Don’t Tell Your Mom, I’m Fat  oleh netlabel Jerman Ramone To The Bone.

Selain mampu mengobati patah hati, mini album Fatrace ini juga bakal bisa melengkapi koleksi rilisan pop-punk lokal favorit seperti Saturday Night Karaoke, The Spikeweed, dan Billy The Klits.

Jika masih ingin tahu lebih banyak, simak juga obrolan singkat KANALTIGAPULUH dengan Farhan, vokalis dan gitaris Fatrace soal mini albumnya kali ini.

Bisa deksripsikan musik kalian gak tapi pake minimal 3 emoji 😀?

😅😂🚀

Millennials Heartbreaker! ini bercerita tentang apa? 

Beberapa tentang jatuh cinta dan beberapa tentang aktivitas gua yang menyenangkan yakni menonton variety show Korea 😂😂😂

Kalau “Pandangan ke-5” itu lagu buat siapa?

Hehe.. itu tentang salah satu cewek di suatu sekolah di daerah Solo. Waktu itu kami ketemu gak sengaja di suatu kedai dimana dia dan teman-temannya lagi coret-coretan kelulusan. Sekolah dia berada di depan rumah kakek saya, itu kali pertama ketemu di 26 tahun menjalankan ibadah mudik haha.

Lagunya catchy semua ya. Album apa sih yang kalian selalu dengarkan sampe bisa bikin lagu-lagu yang catchy begini?

Alhamdulillah kami banyak dengar lagu-lagu enak untuk di album ini. Beberapa rilisan dari Mutant Pop Records, seperti The Proms, The Wanna-Bes, The Grrrlscouts, terus juga pasti nya The Queers, Chixdiggit, Mr T Experience juga mulai memasukan The Beach Boys sebagai daftar formula pembuatan lagu di EP ini dan mungkin seterusnya.

Ada rencana bikin video klip? Lagu mana yang kalian akan pilih dan tanpa memikirkan masalah dana dan lokasi, apa konsep ideal yang ada di pikiran kalian?

Ada banget. Moguri Dance akan dipilih sebagai lagu yg di buat video klipnya. Konsepnya udah dipikirin juga. Kami akan membuat konsep sederhana, seperti live perform tapi dengan space dan alat yang minim. Semoga bisa terlaksana secepatnya hehe.

(Visited 67 times, 1 visits today)

Author: Trian Solomons

Share This Post On

Submit a Comment