Mitsume Sukses Guncangkan Japanese Whisper 2

Setelah sukses dengan gelaran perdana Japanese Whispers I pada September 2011 silam. Di tahun 2013 ini Common People kembali mengadakan event serupa, Japanese Whispers #2 (23/04). Bertempat di LAF garden Yogyakarta, event biannual kali ini menghadirkan The Aftermiles (Jakarta), Dojihatori (Yogyakarta) dan band indiepop asal Jepang Mitsume.

Pada pukul 19.50 acarapun dimulai dengan panduan oleh seorang narator yang berada dibalik panggung. Memang acara ini tidak memakai MC. Setelah sambutan dan narasi dibacakan munculah Dojihatori sebagai band pembuka. Band bernuansa british rock asal Yogyakarta ini beranggotakan Windho (gitar), Rinto (gitar) Yuma (vocal), Ferri (drum) dan Bimo (bass). Setelah sekian lama vakum, akhirnya band ini muncul kembali dihadapan publik. Cek sound dirasa cukup, lantunan “Lazy Bike” mereka pilih sebagai lagu pembuka. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan 2 lagu dari album It’s Too Risky to Take a Day Off yang dirilir 2006 silam yaitu “This Soul” dan “Brainwashed”.  Tembang-tembang andalan seperti “In The Stars”, “Trouble”, “Lights Up” dan “12 Siang” juga mereka bawakan. Band ini menutup aksinya dengan “Hero For Myself”.

Berlanjut ke band kedua yaitu The Aftermiles. Masuknya Ringgo menggantikan Andre mengisi lini vocal menjadikan daya tarik tersendiri bagi band yang mereka sebut “alternatif” ini. Tetapi ada yang disayangkan dari penampilan The Aftermiles kali ini, mereka datang dengan formasi yang tidak utuh. Hanya Eddie (gitar) yang malam itu merangkap sebagai vokalis, Yoga Pratama (gitar) dan Maulana (keyboard) sedangkan posisi Bass dan Drum diisi oleh additional dari FSTVLST yaitu Moved dan Danish. Band ini menyanyikan 3 lagu dari album Kids On Riot yaitu “Saint a Fakin Sinner”, “Kids On Riot”, “Today” serta ditutup dengan singel terbaru mereka “What You Say You Want”. Sontak pada lagu terakhir penontonpun ikut bernyanyi mengikuti arahan Eddie.

Seusai The Aftermiles menjajah panggung, kini giliran band pamungkas asal Jepang. Band yang beranggotakan Moto, Mao, Yojiro, dan Sanshiro membuat para penonton khususnya para wanita histeris. Singel Cinder-cinder dipilih sebagai lagu pembuka dalam pertunjukan pertama diluar Jepang. Setelah itu mereka melanjutkan aksi dengan “Disco”, “Entotsu”, “Utsuro”, “Tower”, “20 (or hotel?)” dan sebuah lagu yang belum diberi judul. Seusai menyanyikan keenam lagu mereka langsung turun panggung tetapi kali ini penonton berteriak “encore-encore”. Akhirnya mereka naik kembali keatas panggung menyanyikan “Kurage” dan “En. Sankakujougi”. Penontonpun larut dalam aksi gila mereka. Mereka berloncat-loncat diatas panggung, bahkan Sanshiro sempat menaiki Bass Drum.

Setelah turun dari panggung, banyak penonton yang memanfaatkan momen dengan meminta tanda tangan dan foto bersama keempat personil Mitsume. Mereka berfoto didepan backdrop Japanese Whisper II yang telah disediakan oleh panitia.

Text by: Agung Hutama

Photos by: Randy Surya

(Visited 99 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment