Mocha Addict Rilis Single ‘Kembang Desa’

mocha-addict-web

Bermula dari hobi memproduksi musik sejak SMA, Mocha Addict atau yang sering disapa Tiyo, dia mulai mengeksplorasi berbagai macam genre musik seperti down tempo, chill, ambient, sampai genre yang mulai bermunculan, yaitu future bass.

Mocha Addict awalnya terinfluensi dari produksi musik di Jepang yang menggunakan  software voice synthesizer “Vocaloid”. Seiring waktu berjalan, Mocha Addict pun membuat  rencana skala besar yaitu membawakan angklung dengan sentuhan musik elektronik ke ranah internasional. Mocha Addict sangat terinfluensi dari para musisi – musisi elektronik saat ini, seperti porter robinson, rustie, spazzkid.

Pada lagu berjudul “kembang desa” ini Mocha Addict mencoba mempresentasikan unsur genre future sound dan tropical vibes dengan menyatukan karakteristik alat music tradisional jawa barat yaitu angklung. Sebuah perpaduan yang unik antara music electronic modern dengan unsur etnik, mengapa kembang desa? Merepresentasi dari suara angklung yang menggambarkan kearifan local yang masih terjaga ditatanan masyarakat tradisonal dihubungkan dengan arti kembang sendiri ialah bunga yang bertransformasi dengan hal yang tumbuh di dalam masyarakat ialah seorang perempuan yang dikenal karena keindahan dan kecantikannya. Akhirnya ialah imajinasi dari penikmat bahwa sesuatu yang indah bisa dihadirkan lewat suara.

(Visited 110 times, 1 visits today)

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment