NAVICULA Gelar Peluncuran Album Repackaged “Love Bomb”‏

love bomb

Love Bomb adalah sebuah album istimewa baik dari materi yang ada, maupun proses pengerjaannya. Dari segi materi, Love Bomb istimewa karena ini adalah double album dengan 16 lagu yang mengajak setiap pendengar menghayati apa makna cinta. Navicula mencoba menghadirkan makna cinta yang lebih luas, tidak tipikal cinta yang menye-menye ala “pacaran, aku sayang kamu.” Misalnya dalam lagu “Days of War, Nights of Love” dengan lirik ditulis oleh Kartika Jahja yang terinspirasi dari buku berjudul sama yang diterbitkan kolektif anarkis CrimethInc. Atau simak ungkapan cinta Navicula kepada aktivis HAM Munir dalam lagu “Refuse To Forget.” Sebuah seruan agar kita menolak lupa akan adanya ketidakadilan dan kesewenang-wenangan yang akhirnya menghilangkan paksa nyawa aktivis HAM seperti Munir. Cinta adalah dorongan terbesar bagi manusia, itulah yang menjadikan Munir mencintai kemanusiaan dan terus memperjuangan keadilan bagi kemanusiaan tersebut sepanjang hidupnya. Ketika ia dipaksa meregang nyawa oleh kuasa yang tak memiliki cinta pada kemanusiaan, kita harus membalas cinta Munir dengan menjadi kritis, lalu menolak lupa atas kasus pembunuhannya.

Navicula mencoba menyadarkan kita bahwa cinta tak selalu indah dalam lagu “Harimau-Harimau” yang mengisahkan spesies nyaris punah harimau Sumatera yang kehilangan hutan sebagai rumahnya. Dan “Bubur Kayu” yang menyoroti semakin merosotnya luas hutan di Indonesia akibat eksploitasi perusahaan kertas dan perkebunan kelapa sawit. Jika kita bisa menangis karena putus cinta dengan kekasih, harusnya sekarang kita juga menangisi alam yang kita cintai karena dirusak oleh segelintir manusia yang lebih mencintai laba daripada alam yang indah.

Selain dari segi materi, pengerjaan album ganda ini pun istimewa. Dari 16 lagu yang ada, 11 lagu direkam di Bali, sementara 5 lagu direkam di Hollywood, Amerika Serikat. Atas bantuan RODE, produsen mikrofon asal Australia, Navicula bisa merekam 5 lagu tersebut di studio legendaris Record Plant dan dibantu oleh produser kreatif Alain Johannes. Ia adalah produser bertangan dingin yang kepiawaiannya sudah terbukti misalnya dalam album proyek solo Chris Cornell dan Jimmy Eat World. Johannes juga pernah tampil dalam proyek album dan film dokumenter Sound City yang disutradarai Dave Grohl. Juga sempat menjadi kolaborator untuk Them Crooked Vultures dan Queens of the Stone Age. Meski direkam di studio yang berbeda, akhirnya 16 lagu yang ada menjadi sebuah kesatuan yang utuh. Dengan adanya benang merah yang menghubungkan materi yang ada: cinta. Hal yang menjadikan Navicula memutuskan memberi judul “Love Bomb” untuk album ganda ini setelah proses pengerjaan selesai.

Setelah merilis album Love Bomb versi deluxe dengan kemasan istimewa tetra pack, Navicula akan kembali merilis album repackaged Love Bomb. The Green Grunge Gentlemen asal Denpasar ini akan meluncurkan album repackaged Love Bomb pada 18 Oktober 2014, pukul 19.00 WITA di Taman Baca Kesiman.

Dalam peluncuran album repackaged ini Navicula akan memainkan seluruh lagu dari album Love Bomb, dan akan berkolaborasi dengan beberapa seniman. Diantaranya saat memainkan lagu Harimau! Harimau! Navicula akan didukung oleh koregrafi yang dibuat oleh Tebo Aumbara, seorang penari yang biasa membawakan tari tradisional Indonesia dalam bentuk kontemporer. Koreografi yang dibuat Tebo tentu akan menguatkan pesan cinta lingkungan dalam lagu Harimau! Harimau! karena dia adalah penari yang biasa membawakan tarian yang bertema politik dan isu lingkungan di Indonesia. Kemudian saat memainkan lagu Orang Utan akan ada suguhan koreografi yang dibuat oleh Teater Kini Berseri. Selain membuat koreografi untuk lagu Orang Utan, Teater Kini berseri juga akan membuat cerita berdurasi 10 menit dengan melakukan proses cut and re-mix, yakni mengambil beberapa potongan lagu dari album Love bomb kemudian menjadikannya sebuah cerita. Selain didukung oleh Tebo Aumbara dan Teater Kini Berseri yang berkolaborasi dengan Navicula, acara akan dibuka dan ditutup dengan Love Bomb Mixtape yang dimainkan oleh duo Disc Jockey unik DJ Kasimyn & Ican Harem.

Hanya disediakan 400 tanda masuk untuk acara peluncuran album repackaged Love Bomb ini dengan harga Rp 50.000,- , pengunjung juga dapat menambahkan Rp 25.000,- untuk mendapatkan CD ini. Atau apabila hendak membeli CD secara terpisah selain di acara ini, harga CD dibanderol Rp 45.000,-. Pengunjung juga bisa membawa kaos berwarna gelap ke venue karena 77 Pengunjung pertama akan mendapatkan sablon gratis dari Komunitas Pojok.(KA)

 

 

(Visited 79 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment