New York Bangun Taman Bawah Tanah Pertama di Dunia

Sebuah taman yang dibuat di dalam tanah akan segera direalisasikan di New York, Amerika Serikat pada beberapa tahun mendatang. Sebuah proyek bernama Lowline telah memperoleh persetujuan dari pemerintah kota pada minggu lalu untuk dapat membuat taman bawah pertama di dunia dalam kawasan terowongan bawah tanah Williamsburg bersejarah yang sudah tidak terpakai di Manhattan.

Konsep dari proyek yang digawangi tim Raad Studio ini, adalah untuk membuat taman yang berada di permukaan bawah tanah dengan sebuah teknologi yang dirancang khusus oleh James Ramsey. Tim ini bermaksud untuk membangun sebuah ruang hijau dan ruang publik baru yang manggabungkan unsur historis dan inovasi. Mereka ingin mengekspos situs bersejarah kepada publik sekaligus menawarkan teknologi “remote skylight” yang memungkinkan tumbuhan dan pepohonan tumbuh di bawah tanah, demikian dilansir situs resmi Lowline.

Ide mengenai konsep taman di bawah tanah ini muncul pada 2009 lalu. Ramsey yang tengah mendalami teknologi yang dapat menyalurkan tenaga surya ke bawah tanah untuk menumbuhkan tanaman, berdiskusi dengan rekannya Dan Barasch yang tengah memikirkan proyek instalasi seni bawah tanah di sepanjang kawasan terowongan bawah tanah. Atas diskusi keduanya munculah ide untuk mengembangkan konsep taman bawah tanah.

“Harapannya adalah kami memenuhi ekspektasi, dan ini menjadi kenyataan. Kami tunjukan pada setiap orang bagaimana seriusnya kami terhadap proyek ini,” ujar Barasch.

Pada Oktober 2015, Lowline telah membuka Lowline Lab, tempat penelitian terhadap pengembangan tanaman di bawah tanah. Sebanyak 3.500 jenis tumbuhan yang berbeda diteliti untuk memunculkan jenis tanaman terbaik yang dapat tumbuh di bawah tanah dan nantinya akan diaplikasikan pada taman bawah tanah. Lowline Lab dibuat terbuka bagi publik hingga 2017 mendatang dan telah didatangi oleh lebih dari 70 ribu orang. Lowline sendiri diprediksikan akan rampung dan dibuka pada 2021 mendatang.

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *