Pandai Besi Merilis Single Terbaru, Laki-laki Pemalu

pandai-besi-live-rsi

Jakarta, 15 Juni 2013 Setelah ngulik beberapa lagu Efek Rumah Kaca untuk acara Joyland 2012, rasanya kalo manggung cuma bertiga jadinya sepi. Jadilah kami ketagihan manggung berenam –dan akhirnya jadi berdelapan- dengan membawakan aransemen baru dari lagu-lagu lama. Syukurlah setelah rampung rekaman di studio tua Lokananta, dan riuh redam ngurus ini itu dan distribusi paket crowdfunding Pandai Besi, album Daur, Baur, akhirnya bisa ngeluarin single pertama; “Laki-laki Pemalu”.

Diaransemen ulang dari album Kamar Gelap (2008), Laki-laki Pemalu versi Pandai Besi secara musikalitas berbeda dari nada aslinya. Sepi yang mungkin terasa pada lagu Laki-laki Pemalu di album kedua Efek Rumah Kaca telah jauh ditinggalkan oleh Pandai Besi melalui nada-nada yang up beat serta instrumen musik dan vokal yang lebih riuh. Penambahan gitar, trompet, keyboard, dan vokal latar serta permainan bass Popie Airil yang groovy menjadikan lagu ini terasa tercerabut dari aransemen aslinya yang sederhana dan bernada waltz. “Petikan gitar Hans yang mengawang a la britpop dan bass yang dimainkan groovy serta permainan drumnya Akbar yang semarak membuat lagu ini cukup energik dan lebih ngepop”, kata Asra, pemain keyboard dan spesialis sosial media.

Selain itu, pada ujung lagu Laki-laki Pemalu versi Pandai Besi juga dibubuhi dengan koor yang dinyanyikan oleh hampir semua personel yang menyanyikan lirik dan nada berulang-ulang. “Rasanya seperti membius siapa saja yang mendengar, karena jiwa kami yang bernyanyi di situ,” tutur Nastasha Abigail yang ikut bernyanyi di Pandai Besi.

Ini memang satu hal yang nggak pernah dilakukan oleh Efek Rumah Kaca di lagu-lagu sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan delapan lagu lain yang ada di album Daur, Baur, Laki-laki Pemalu termasuk lagu dengan durasi yang pendek, yaitu 4.51 menit (dan radio edit 3:24 menit). “Lagu ini dipilih sebagi single pertama Pandai Besi karena iramanya up beat dan durasinya pendek, jadi radio friendly” tambah Popie.

Mengenai keseluruhan album

Selain Laki-laki Pemalu, Pandai Besi telah mendaur ulang lagu-lagu pada album Efek Rumah Kaca sebelumnya yaitu Hujan Jangan Marah, Debu-debu Berterbangan, Menjadi Indonesia, Melankolia, Jalang, Di Udara, dan Jangan Bakar Buku. Lirik yang sama dicampur baurkan dalam notasi nada dan irama yang berbeda.

Album ini diproduseri oleh Efek Rumah Kaca di bawah community label yang berpartisipasi dalam crowdfunding Pandai Besi di bulan Februari-Maret. Selanjutnya, CD album akan segera didistribusikan melalui Demajors, dan nantinya bisa diunduh secara gratis di bawah creative common di www.efekrumahkaca.net. Semoga suka.

Tentang Pandai Besi. Pandai Besi adalah sebuah project dari Efek Rumah Kaca dengan lima personel tambahan pada gitar, bass, trompet, dan vocal latar yang menginterpresasikan Sembilan lagu Efek Rumah Kaca yang ada di album pertama dan kedua. Pandai Besi adalah Akbar Agus Sudibyo, Cholil Mahmud, Poppie Airil, Andi Sabarudin, Agustinus Panji Mahardika, Muhammad Asranur, Nastasha Abigail, dan Mbair-ma

(Visited 184 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment