_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"kanaltigapuluh.info","urls":{"Home":"http://kanaltigapuluh.info","Category":"http://kanaltigapuluh.info/category/nowplaying/","Archive":"http://kanaltigapuluh.info/2017/04/","Post":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/","Page":"http://kanaltigapuluh.info/redaksi/","Attachment":"http://kanaltigapuluh.info/puma-keluarkan-koleksi-terbarunya-dalam-seri-classics/http-bae-hypebeast-comfiles201703sesame-street-puma-suede-2017-collaboration-1/","Nav_menu_item":"http://kanaltigapuluh.info/culture-art/","Wpcf7_contact_form":"http://kanaltigapuluh.info/?post_type=wpcf7_contact_form&p=1161"}}_ap_ufee

Pentas Ciamik Mondo Gascaro di Peluncuran Album Rajakelana

Sabtu (21/1) Sore bertempat di Institut Francais d’Indonesie (IFI) Jakarta menjadi penanda resmi diluncurkannya Album Fisik “Rajakelana” oleh Mondo Gascaro setelah 25 November lalu album ini hanya didapat diperdengarkan dalam layanan digital streaming saja.

Sekitar pukul 3.30 WIB didahului konferensi pers yang menghadirkan David Tarigan, seorang tokoh musik dan pegiat musik dalam negeri Irama Nusantara yang juga kerabat dekat Mondo Gascaro menceritakan tentang kecermatannya dalam menciptakan suasana dan mood yang direalisasikan dalam album ini.

“Gue kenal Mondo udah lama banget dari jaman dia bareng sama bandnya yang dulu, sampe sekarang ngerilis album solo dia ini seorang arsitektur musik yang mampu menciptakan ragam suasana lewat serangkaian nada yang udah dipilih terus dirangkai,” ucap David sore itu.

David juga menceritakan tentang keteraturan dan ketelitian sang mantan personil SORE ini dalam meramu dan merangkai nada untuk materi album ini yang telah terkumpul sejak 2011 silam dan pasca mengundurkan diri dari band barulah ia lebih fokus untuk mewujudkan album Rajakelana.

Usai konferensi pers acarapun berlanjut dengan pementasan sesi pertama yang hanya diperuntukkan bagi tamu undangan juga kawan media yang hadir meliput peluncuran album ini.

Diawali senyum dan tanpa banyak berkata, Mondo didampingi 14 musisi lain yang hadir diatas panggung membuka set Lewat “Strum und Drang – fur Ludwig Van” yang terdapat dalam album dan sengaja ia dedikasikan untuk sang maestro music klasik Ludwig van Beethoven.

Berlanjut ke “Naked” nomor selanjutnya dalam set pembuka pentas yang seakan membawa atmosfir pantai lengkap dengan semilir angin dilengkapi debur ombak hadir ditengah penonton yang menyaksikan performa sore hari itu.

Selama pentas berlangsung sebanyak kurang lebih 10 lagu yang dimuat dalam Rajakelana berhasil dibawakan dengan rapi  nyaris tanpa kekurangan didukung dengan tata suara dan akustik ruangan yang memadai termasuk diantaranya nomor “Rainy Days on the Sidewalk”, “Into The Clouds Out of The Ocean”, dan “Lamun Ombak” yang dinyanyikan berduet oleh Sari Sartje seorang vokalis White Shoes and The Couples Company.

Hingga di akhir set nomor “A Deacon’s Summer” yang merupakan single pertama album ini dihadirkan menjadi penutup dan mampu menjadi pelengkap gelaran ciamik malam itu dengan sangat baik serta penuh kesan.

 

Author: Nugroho Adhy

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *