Pijar dan Low Pink Ditunjuk Sebagai Band Pembuka Konser The Garden di Jakarta

combine

Seperti yang sudah di informasikan sebelumnya, sepasang anak kembar dari Orange County, California, AS yang memainkan musik garage punk dengan identitas The Garden telah dipastikan beraksi di 365 Eco Bar, Jakarta pada 9 Oktober mendatang.

Dalam rangka memeriahkan acara, sebanyak dua band dalam negeri telah ditunjuk untuk bertindak sebagai pembuka; masing-masing adalah Pijar dan Low Pink yang keduanya berbasis di Jakarta.

Pijar—diperkuat oleh vokalis sekaligus gitaris Alfredo, gitaris Ican, bassist Lizam, dan drummer Aul—mengusung ragam musik yang melayangkan memori kepada band-band dari daratan Inggris pertengahan 2000-an kesayangan majalah NME. Gitar yang bersahutan satu sama lain menjadi salah satu karakteristiknya; ingat The Wombats atau, yang lebih populer, Bloc Party dan Franz Ferdinand?

Sementara itu, Low Pink merupakan proyek musik psikedelik dari anak Malang berbakat, Raoul Dikka. Ia paham betul bagaimana mengaransemen lagu yang gurih, menyisipkan warna-warni pop sebagai magnet bagi pendengar. Lagu seperti “She’s Not Your Queen” dan “Across the Moon” yang dapat didengar lewat akun Soundcloud-nya menjadi bukti. Ini akan menjadi penampilan perdana Low Pink di Jakarta; Raoul telah menunjuk siapa saja musisi yang menjadi pengiringnya.

Mengenai tiket konser The Garden di Jakarta sendiri, untuk harga pre-sale sudah ludes terhitung Senin (28/10) lalu. Harga reguler yang dipatok Rp 150 ribu pun diaktifkan dan dapat dibeli melalui situs resmi Studiorama.net.

The Garden diperkuat oleh Wyatt Shears (vokal, bass) dan Fletcher Shears (drum). Mereka menggunakan koneksi kuat yang biasa terjalin antara kembaran untuk menciptakan nomor-nomor punk rock yang biadab tak tahu malu. Shears bersaudara sepakat menyebut musik mereka dengan istilah ‘Vada Vada’ yang tak memiliki arti harfiah.

Tergabung dalam daftar artis rekrutan Burger Records yang memiliki pengikut loyal, The Garden mulai mencuri perhatian banyak kalangan lewat album mini Burger Records Tape (2012)—memuat dua belas lagu, namun hanya satu yang durasinya melebihi satu menit. Mereka semakin beken lewat The Life and Times of a Paperclip (2013) yang singkat, bertenaga, primitif, dan memiliki unsur kekelaman tersendiri.

Penampilan The Garden di Jakarta nanti akan semakin istimewa karena tanggalnya yang berbarengan dengan perilisan album baru bertajuk haha. Ini merupakan momen langka yang mungkin tidak pernah terjadi dalam sejarah perkonseran band mancanegara di tanah air.

(Visited 568 times, 1 visits today)

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment