Review: Makalula Extreme Tour 2013

Cuaca cerah siang hari sampai dengan malam hari yang dingin sedikit berangin – angin di Malang 21 April 2013, jalan protokol Soekarno Hatta ada acara dari salah satu clothing daerah barat pulau jawa Bandung, yang menyerang daerah timur jawa Malang. Brand itu Makalula,  membawa tiga band yang tidak asing, ada Burgerkill, Siksa Kubur, dan Jeruji. Dan diramaikan band-band lokal Malang, Begundal Lowokwaru, Fallen To Pieces, Nadi dll.

Acara dimulai dari sepuluh pagi, saya sampai di venue sekitar sore jam empat, sudah banyak massa hitam – hitam, dan Fallen To Pieces beraksi yang kali ini posisi drum di bantu Mas Imam dari Breath Of Despair dan Stupid Rascal, uniknya beliau menyembunyikan identitasnya dengan menggunakan wig. Di lanjut Nadi unit death metal yang baru saja merilis album perdananya Nadisme, secara mandiri, sayang crowd masih tenang dan damai. Karena masih banyak lagi band, sengaja keluar venue untuk menghirup udara segar bersama teman, sambil minum kopi dan ngobrol ngalor ngidul di booth yang sudah menyediakan aneka makanan dan minuman.

Ba’da Isya acara dilanjutkan, langsung gak pake lama Ustadz Chipenk menyapa crowd dengan gayanya yang khas, quote malam itu dari beliau “kita disini gak usah beda bedain genre, kita datang disini hanya untuk bersenang senang”, crowd pun mengamini dengan bertepuk tangan semua. Ada bocoran lagu baru Begundal Lowokwaru yang dibawakan malam itu, karena baru saya pun lupa apa judulnya, selebihnya Selamat Menikah Teman, And The Bottle For All, Saudara Sebotol dan beberapa lagu lainnya yang saya lupa karena susah mengingat, maksimal dibawakan BL.

Masih ada energi, walau sedikit mengantuk, tapi tak apalah MC malam itu lumayan tuk dipandangi dengan gaya menantangnya. Gebrakan datang dari Jeruji, Them Fuck sang vokalis masih sangat terlihat enerjik, meloncat kesana kemari. Seperti biasa lagu Lawan menjadi andalan di setiap pertunjukan, padahal saya sendiri berharap mereka memainkan nomer Fuck Off Police, ode buat penjaga barikade malam itu.

Sampai disitu? Tunggu dulu, siksaan selanjutnya yang akan menyerang genderang telinga yang hadir malam itu di taman krida budaya. Siksa Kubur, death metal asal timur Jakarta ini kali ke limanya mereka pentas di Malang. Selalu menyenangkan bermain di Malang ucap Andre Tiranda (Gitaris) yang pernah tinggal di Lawang sekitar satu tahun setengah. Beberapa lagu dari album Eye Cry penuh energi dibawakan, menariknya ada satu lagu dengan judul lagu yang berbahasa daerah Padang, lagi – lagi penyakit lupa saya kumat.

Pamungkas yang di tunggu – tunggu oleh begundal Malang, Burgerkill. Yang beberapa waktu lalu merilis DVD perjalanan mereka dari awal band ini terbentuk dengan vokalis alm Ivan Scumbag, saya sendiri juga belum nonton, cuma diceritain temen, kasian banget ya saya. Sukses membakar publik underground Malang malam itu dengan Shadow Of Sorrow dan membawakan beberapa lagu di album Dua Sisi dan Venomous secara merata.

Sukses propaganda yang di buat Makalula, memanjakan publik bawah tanahnya dengan musik yang berkualitas, semoga tidak ada masalah setelah acara selesai, dan semua pulang dengan rasa senang dan puas. Respect

 Text by: Petok

Photos by: Dharul Dangers

(Visited 181 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment