Senyawa Akan Menjalani Tour Pulau Bali Pada Akhir Bulan Januari 2014

Poster-Detak2-Online1

ABOUT DETAK
DETAK is an art appreciation project in response to our thirst for innovation and creative process that triggers the dynamic development of art in the local and global scene.
Our project aims to stir the senses, space and time where traditional components and modern day aspect meet to create cultural diversity in the form of sound, visual and performance.
SENYAWA
Senyawa is a collaborative project between Rully Shabara ( ZOO ) & Wukir Suryadi ( Bambu Wukir ) that was inspired out of a spontaneous collaboration in Jogjakarta on 2010. Rully has a background in rock experimental music and Wukir’s background is rooted in Javanese tradition, he plays music with instruments that he creates himself with material mostly from bamboo, metal based and any object that can create sound. Their collaboration became an anomaly in the Indonesian music scene at the moment.
Their first album titled SENYAWA ( 2010 ) was a phenomenon both to local and international scene.
With their new upcoming album titled “ Garu”, Senyawa is indulging in the experimental potential with materials beyond our musical knowledge. Playing with raw sounds, primal screams, sound distortion combined with theatrical performace. Senyawa proves to be an interesting representative for Indonesian contemporary art sound.
TENTANG DETAK
DETAK adalah proyek apresiasi seni yang merespon adanya dahaga akan inovasi serta proses kreatif yang memicu perkembangan seni secara lokal dan global secara dinamis. Projek kami bertujuan untuk mengajak anda mengarungi rasa, ruang dan waktu dimana komponen tradisional dan aspek kekinian bertemu untuk menghasilakn keragaman kultur dalam bentuk bunyi, visual dan  pertunjukan.
SENYAWA
Senyawa adalah proyek kolaborasi dwi musisi Rully Shabara ( ZOO ) dan Wukir Suryadi ( bamboo Wukir ) yang diawali dari kolaborasi spontan di sebuah acara pada tahun 2010 di Jogjakarta. Meskipun Rully berlatar belakang music rock eksperimental dan Wukir bermusik dengan alat tak awam buatannya sendiri yang mayoritas berdasar bamboo, kaleng dan benda apapun yang menghasilkan bunyi dibalut akar kuat tradisional tanah Jawa, kolaborasi mereka menjadi anomali menarik di belantika music Indonesia sekarang.
Album pertama mereka berjudul SENYAWA ( 2010 ) adalah album yang sangat fenomenal untuk scene lokal maupun internasional. Sekarang dengan amunisi terkini dari album terbaru mereka “ Garu” Senyawa semakin menikmati potensi eksperimentasi kesenian mereka dengan materi yang menjangkau lebih luas dari khazanah music yang kita kenal. Bermain di bebunyian asal, primal pra tradisional dengan teriakan, dentingan, distorsi yang dipadu aksi pertunjukan teaterikal, Senyawa membuktikan sebagai perwakilan menarik seni bunyi kontemporer Indonesia.
Raung Purba akan berkumandang di beberapa tempat berikut ini :
24 / 1 / 14 . 7.30 Pm – Antida – Denpasar
25 / 1 / 14 . 7.30 Pm – Betelnut – Ubud
26 / 1 / 14 . 7.30 Pm – Ryoshi, Seminyak
Info lebih lanjut :

 

(Visited 65 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment