Sophia Sovia Stolka Rilis Mini Album Rumah Luka

Masih ingakah dengan band indie asal Yogyakarta yang bernama Sophie? Band yang hits dengan singelnya berjudul pejuang asmara ini eksis dipertengahan 2002 sampai 2008. Dengan di produseri oleh salah satu pentolan jikustik yaitu Pongki Tri Barata, mereka berhasil merilis 2 mini album, 1 full album dan beberapa singel. Setelah berkarya kurang lebih 6 tahun band ini akhirnya resmi dibubarkan pada Desember 2011.

Akhirnya pada Januari 2012 mereka kembali dengan nama dan format baru dengan dua personil yang tersisa, yaitu Hendra (vocal) dan Dodhi (bass). Mereka menggandeng Wiwid (gitar) yang sebelumnya sering menjadi additional saat Sophie masih sering manggung. Mereka menyebut diri mereka dengan sebutan Sophia Sovia Stolka (SSS). Tidak ada makna khusus dalam penggunaan nama baru ini. Mereka hanya ingin mengenang nama Sophie yang dulu menjadi cikal bakal terbentuknya ini.

Pada 15 November 2012 lalu, SSS mengeluarkan mini album pertamanya yang berjudul “Rumah Luka” yang berisi 3 lagu yaitu Rumah Luka, Afrika-Afrika dan Sisi Gelap Negeri Ini. Mini album ini dijual secara eksklusif dengan boxset kayu bertuliskan “Sophia Sovia Stolka – Rumah Luka” yang berisikan mini album, kaos, stiker, gantungan kunci serta merchandise lainnya.“Rumah Luka ini sendiri bermakna tempat kami berkumpul dengan para sahabat, bercerita tentang keluh kesah satu sama lain. Dan kami menjual mini album ini didalam boxset kayu sehingga terkesan sebagai kotak imajinasi rumah luka” ungkap Hendra.Terdapat perbedaan yang mendasar antara Sophie dan SSS. Dahulu, lirik Sophie biasanya mencerita tentang kegalauan akibat cinta. Tetapi sekarang, SSS cenderung menulis lirik tentang sosial, politik dan realita yang terjadi di masyarakat. Mereka menyebutnya dengan galau sosial.

Pada 27 Januari 2013, akhirnya SSS melaunching album “Rumah Luka” yang diadakan di Narasa Resto. Venue yang berada di lantai 3 menambah suasana harmoni.Peluncuran mini album ini dimeriahkan oleh beberapa band yang tergabung dalam commonpeople diantaranya Amnesiac Syndrome, Starfish, Summer in Vienna serta SKANDAL. Keempatnya membawakan masing-masing 3 lagu dan dilanjutkan dengan penampilan “si empunya acara”. Pada awalnya SSS membawakan 3 lagu yang terdapat pada mini album mereka, setelah itu mereka kembali bernostalgia dengan Sophie. Ini terakhir kalinya mereka menyanyikan lagu-lagu dari Sophie.

Sebagai bocoran, rencananya mereka akan merilis singel setiap 4 bulan sekali. Singel-singel ini nantinya akan digabungkan dalam sebuah album yang akan diluncurkan pada akhir tahun. Hal ini dilakukan agar mereka dapatkonsisten berkarya kembali sehingga SSS dapat eksis seperti Sophie.

(Visited 375 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment