Soundtrack – Soundtrack Yang Membius Para Gamers

 video-games-in-a-nutshell

Video game; bila kita mendengar kata itu yang ada di pikiran kita hanya sebuah hiburan semata yang membuat kita “bodoh” dan malas bila kita sering memainkan video game tersebut. Tapi percaya atau tidak, video game dan industri game sudah dapat dikatakan sebuah industri seni yang besar. Karena di dalam video game juga menggabungkan unsur seni gambar, seni sastra, alur cerita, dan seni musik yang bisa di bilang jenius, tentu saja  agar penikmat dapat berinteraksi langsung dengan seni-seni itu. Salah satunya adalah musik.

Musik dalam video game bukan sekedar “penghias” yang mengisi kekosongan ketika kamu tengah kesulitan dan terjebak dalam menjalankan petualangan besar. Perlahan namun pasti, ia juga membantu meningkatkan atmosfer yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah ilusi yang lebih realistis. Tugas utamanya mungkin memperkuat tema yang ingin ditawarkan oleh developer, namun alunan yang ada perlahan tapi pasti, mulai bermain dengan semua emosi yang kamu lihat di layar kaca.

Semua musik original ini dibangun dengan keseriusan yang pantas untuk diacungi jempol dari tangan-tangan terbaik, dan pada akhirnya soundtrack -soundtrack itu akan melekat di otak kamu.(Dny)

Inilah soundtrack yang bisa membius disaat para gamers memainkan videonya:

Gustavo Santaolalla – The Last Of Us

“Gustavo Santaolalla,kamu sangat jenius” itu yang ada di didalam pikiran redaksi saat mendengarkan dentingan suara gitar untuk karya video game horor dari Naugty Dog. Suara yang begitu dramatis, menegangkan, sedih namun ada sedikit nada yang membuat harapan dalam game ini. Petikan gitar Gustavo di dalam game “The Last Of Us” ini  menggambarkan sebuah dunia diambang kehancuran yang terkena wabah zombie yang mengerikan.

Andrew Hale & Simon Hale  – L.A. Noire

Jalur cerita dan menempatkan atmosfer dengan tepat; mungkin suatu persepsi yang cocok untuk game yang menggambarkan suasana tahun 1940-an ini. Soundtrack yang dimainkan jauh lebih krusial untuk mendefinisikan tema lawas, dan memperkuat karakter yang akan dimainkan. Genre Jazz yang dipilih oleh rock star untuk mengisi ruang kosong dalam game L.A. Noire. Soundtrack yang diisi suara saxophone yang lembut, alunan drum yang pelan, dan suara piano yang syahdu akan membawa kita ke jaman setelah perang dunia ke dua tersebut. Terbukti, game ini pun laris di dunia dan meraih penjualan tercepat di Inggris.

Joze Gonzalez Red Dead Redemption

Game keluaran tahun 2010 ini mendapat pujian dari para gamers di seluruh dunia. Bukan hanya gameplay yang menarik, tetapi juga rockstar menyuguhkan pemusik – pemusik handal dalam menelurkan sebuah game. Terbukti rockstar berkerja sama dengan Joze Gonzalez untuk melahirkan sebuah lagu yang berjudul “Far away”. Petikan dan suara vokal Joze Gonzalez dapat menghidupkan sebuah suasana padang gurun di amerika dan mexico, sehingga kamu pun masuk kedalam dunia game tersebut.

Guitar Hero : World Tour

Soundtrack bukan hanya untuk backsound dari video game saja, namun bisa menjadikan pemeran utama di dalam video game Guitar Hero ini. Permainan ini menggunakan peran musik untuk menghidupkan suasana para gamers seakan kamu menjadi pemain band kelas dunia siap untuk menghibur para penonton di dunia maya.Kamu bisa memilih menjadi bassis, drummer, atau bahkan gutaris .  Banyak lagu yang di tawarkan seperti blink 182 yang berjudul “Dammit”, Muse dengan lagu “Assasin” nya, bahkan sampai lagu Metallica yang berjudul “Trapped Under Ice”. Kamu pun akan terbawa suasana seakan – akan kamu menjadi “Kurt Cobain” dengan gaya khas kamu sendiri, atau menjadi drummer hebat seperti “Travis barker”. Selain itu, kamu akan dibawa ke suasana panggung yang kecil hingga panggung yang besar.

(Visited 647 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment