The Smell of the Soul – Sebuah Kabaret Interaktif Tentang Maut dan Kehancuran

sali2

“The Smell of The Soul” merupakan karya pertunjukkan kolaborasi dari Erika Batdorf (Kanada) dengan kelompok musik Arwinda (Jerman) yang berlangsung pada 07-08 Juni 2013 dalam perhelatan Helateater Salihara, Jakarta.

“The Smell of the Soul” adalah sebuah kabaret interaktif tentang maut dan kehancuran. Pertunjukkan ini mengisahkan tiga ekor kumbang (Silphidae, Necrophini, Kafer) dan Lacrymosa yang biasa memakan mayat, kini bernafsu memakan manusia yang masih hidup, karena mereka menghidupkan kematian pada manusia yang masih hidup. Ketika mereka tidak bisa menghirup jiwa manusia padahal manusia itu masih hidup, itulah saat kematian manusia dan waktunya mereka makan.

Pertunjukkan yang dikemas interaktif ini, membawa penonton berperan sebagai calon mangsa mereka. Sebuah lakon yang menertawakan maut seraya bernyanyi bersama.

Erika Batdorf pernah mencatatkan karyanya dalam 10 besar “Produksi Teater Terbaik Tahun Ini” versi majalah NOW, Toronto, untuk Gorey Story (2006) & Peer Gynt (2010). Sementara Arwinda adalah kelompok musik dari kawasan Bavaria, Jerman. Mereka memainkan musik eksperimental yang bercampur dengan musik rakyat kontemporer. Musik mereka adalah dialog antara yang lawas dan yang baru, antara bumi dan udara, antara rumah dan dunia luas. Album terbaru mereka adalah Weites Land (2013).(Hvz)

Photos by: Haviz Maulana

(Visited 52 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment