Wanda Omar dan Ketertarikannya Menjadi Seorang Bassist dan Musisi

 

Sumber foto: Dokumentasi pribadi Wanda Omar

Pada umumnya terutama di Indonesia masih jarang wanita yang berminat untuk memainkan alat musik bass. Meskipun alat musik yang satu ini lebih populer dimainkan oleh seorang laki-laki, teryata Wanda Omar, seorang bassist perempuan asal Jakarta ini tertarik untuk memainkan alat musik tersebut.

Berikut obrolan kami bersama Wanda mengenai ketertarikannya memainkan alat musik bass dan juga keputusannya untuk berkarier sebagai seorang musisi.

Halo Wanda, sedang sibuk dengan proyek apa nih sekarang? 

Halo! sekarang lagi sibuk ngerjain project sama adik sendiri namanya Dana, sambil jadi session player dan tetep upload video cover di instagram dan youtube

Bisa diceritakan awal mula kamu bisa jatuh cinta dengan dunia musik? 

Awal mula jatuh cinta sama dunia musik bisa dibilang sebagian besar dari orang tua dan keluarga besar karena mereka juga suka musik

Cukup jarang di Indonesia perempuan bermain bass. Mengapa memilih alat musik tersebut? 

Awalnya karena Ayah saya sendiri bermain bass tapi lama lama saya mulai paham peranan bass itu ternyata sangat penting dan memiliki daya tarik tersendiri ketimbang alat musik lainnya

Musik seperti apa yang kamu gemari? 

Aku sukanya lebih ke pop, funk, rnb, soul gituuuu

Kamu sudah pernah berkolaborasi dengan Yance Manusama. Gimana awalnya kok bisa perform dan berkolaborasi dengan beliau? 

Sudah waktu Bass Heroes kemaren. Rasanya bangga aja biasanya dulu cuma denger nama lewat karya karya lagu yang dia mainin tapi sekarang sepanggung bareng dan benar-benar belajar sama yang namanya main musik di “next level” bukan cuma sekedar skill dan tau lagu

Hidup di keluarga musisi, apakah peran orang tua memiliki porsi yang besar dalam karier bermusikmu saat ini? 

Sangat besar karena merekalah yang mengajarkan saya nilai nilai hidup termasuk bermain musik dari kecil. Walaupun mereka sempat tidak mengijinkan saya mengambil sekolah dan bekerja di musik tapi seiring berjalannya waktu akhirnya mereka sangat mendukung saya

Kenapa pada akhirnya kamu memilih jalur hidup menjadi seorang musisi? 

Awalnya saya pun tidak menyangka akan memilih jalur hidup sebagai musisi tapi ketika mendapatkan kesempatan untuk mengerjakan hobi, kenapa tidak?

Banyak cover song yang kamu unggah di saluran Youtube pribadimu, ada alasan tertentu kenapa musisi-musisi tersebut yang kamu bawakan ulang musiknya? 

Ada dong! yang pertama lagu yang bass linesnya “ngena dihati” tau simpelnya sih yang asik gitu. karena kalo ga ngena atau ga asik gimana kita maininnya jadi enak di denger? tapi ga selalu kadang aku juga milih lagu lagu yang lagi hits biar masuk ke kalangan umum. karena ga semua lagu yang ngena di hati dan asik ini diketahui orang banyak

Lebih menarik mana, menjadi seorang komposer atau pemain musik? 

Sejujurnya sih dua duanya. Ketika apa yang kita compose bisa kita mainin sama musisi musisi lain. ga cuma sekedar nulis, atau sekedar main

Musisi idola kamu siapa? 

Sampai saat ini sih masih Nathan East karena dia musisi sekaligus composer yang menginspirasi saya dalam bermain musik. Kalo dari dalam negeri masih Om Yance Manusama arena dia yang menginspirasi permainan musik itu ga cuma sekedar bener dan skilful, but more than that

Ingin berkolaborasi dengan siapa di masa depan? 

Sama idola saya dong pastinya




Kamu juga menjadi bassist dari band, lebih menyenangkan mana bermusik dalam band atau berdiri sendiri dan berkolaborasi dengan musisi lain? 

Aku sih tipenya bukan yang frontman sebenernya. Aku lebih suka jadi “penjaga” di band. tapi tergantung kondisi sih berdiri sendiri sambil berkolaborasi dengan musisi lain pun bukan masalah

Rencana kedepan dalam karier bermusikmu seperti apa? 

Pengen punya karya sendiri, pengen punya project sendiri. Pokoknya ingin berkontribusi di industri musik Indonesia

 

Author: Komang Adhyatma

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *